
Steve terbangun karena mendengar suara dari dalam kamar mandi,,
Dengan segera dia berlari dan masuk ke delam..
" Uwek,, Uwek,,,
" Astaga Yank,, Kamu kenapa Ucap Steve cemas
" Gag tau Yank,, perut aku mual banget..
Steve pun membantu memijat tengkuk lehernya dan membenarkan rambutnya agar tidak terkena cairan..
Steve mengusap bibir Alice dengan jari jempolnya dan Alice langsung bersender di dada Steve karena sangat lemas..
Setelah lebih baik,
Steve langsung membopong Alice dan membaringkannya diatas ranjang..
" Kita ke Dokter Ya,, Ucap Steve
Alice terus menggeleng,,
Dia pun langsung mengambil kalender diatas nakas dan langsung menatapnya..
" Yank,, ini tanggal berapa..
" Tanggal 27, Kenapa Yank..
" Yank,, kalo aku ternyata hamil gimana,,
" Apa Yank,, kamu hamil Ucap Steve senang
" Aku udah telat seminggu Yank,,
Coba kamu tolong ambilin tespek di laci Yank,,
Steve pun berjalan dan membuka laci, . dia pun mengambil tespek disana..
" Ini Yank,,
Alice menerimanya dan kembali berjalan masuk kamar mandi dengan dipapah Steve..
" Kamu tunggu disini aja Yank,,
" Tapi,, Apa kamu bisa Yank,,
Alice mengangguk dan berjalan masuk..
Steve menunggunya di depan pintu dengan perasaan cemas..
Setelah beberapa menit,
Pintu kembali terbuka dan Alice berjalan dengan wajah yang terlihat muram..
" Sayang,, gimana,, Ucap Steve memegang tangan Alice,,
Alice hanya diam dan hanya memberikan tespek itu kepada Steve..
Steve bingung melihat wajah Alice,
Dia pun menerimanya dan menatap dengan tidak percaya..
" Yank,, Ini,,, Ucap Steve
Alice mengangguk dan tersenyum,,
" Astaga Sayang,,, Ucap Steve langsung memeluknya..
Terlihat dua garis biru pada tespek yang diberikan oleh Alice kepada Steve..
" Sayang,, aku seneng banget,,
Berarti Vano bakal punya adik, Ucap Steve mengusap perut Alice yang masih rata
Alice terlihat sedikit muram,
Dia memikirkan Vano, dia masih kecil tapi dia bakal mempunyai adik..
" Sayang,, Kamu kenapa hem,,
" Vano Yank,,
Dia masih kecil, kasihan dia bakal punya adik
Steve tersenyum dan mengajak Alice untuk duduk..
" Sayang,,
Aku bakal cari Babysister untuk menjaga Vano, lagian Vano sudah mau satu tahun dan aku juga bakal jaga Vano..
" Babysister Yank,,
" Ya,, gag mungkin kamu terus mengasuh Vano dengan kondisi kamu yang hamil seperti ini..
" Tapi Yank,,
__ADS_1
Aku takut kalo pakai Babysister..
" Kenapa,,
Aku bakal cari dari sebuah Yayasan dan yang sudah bersertifikat ya, kamu jangan khawatir soal itu Oke..
Alice hanya terdiam,
Sebenarnya dia masih belum siap untuk hamil lagi namun mau bagaimana lagi, ini adalah rejeki dari yang diatas..
Alice pun bersyukur untuk semua itu..
******
Di tempat lain,,
Seorang perempuan berambut ikal panjang dengan tubuh tinggi dan pakaian yang sedikit sexy sedang duduk menunggu seseorang disebuah ruang tunggu tahanan..
Dan tidak lama seseorang pun keluar dan langsung duduk dihadapannya..
" Maya,, Bagaimana Ucap Tania pelan
" Gue dipecat,, Ucap Maya singkat
" Maksud Lo,, Lo dipecat gimana
" Steve langsung mecat gue,
Gue bikinin dia kopi dan langsung memberikannya saat ada istri juga anaknya..
" Bodoh,,
Kenapa Lo begitu gegabah,,
" Tania,, Gue juga suka sama Steve..
Gue gag tau kalo dia setampan itu,,
" Eh,, Lo jangan main-main ya,,
" Cih,, Memangnya Lo bisa apa ngancem gue
Lo sendiri aja masih di penjara Tania..
Kalo gue tau Steve setampan ini, gue gag bakal bantuin Lo,, gue bakal rebut Steve sendiri buat gue..
" Maya,,
Lo kurang ajar Ya,, Steve itu milik gue dan Lo gag bisa deketi dia..
" Nikmati aja Lo di dalam penjara,,
Maya adalah teman Tania yang disuruhnya untuk menghancurkan rumah tangga Steve dan Alice dengan menyamar sebagai Sekretaris, namun Maya sendiri malah langsung menyukai Steve saat bertemu dengannya..
-
Steve mengecup kening Alice yang mulai terlelap..
Steve berjalan keluar untuk mencari Vano..
Dia berjalan turun dan melihat Vano yang sedang bermain dengan Pelayannya..
" Hey,, Jagoaan Papa lagi apa ni Ucap Steve
Vano yang melihat Steve pun langsung mengangkat kedua tangannya dan tersenyum.
Steve langsung menggendongnya..
" Mba,, Vano udah makan juga minum susu..
" Sudah semua Tuan,,
Maaf Tuan, bagaimana keadaan Nyonya..
" Astaga Saya lupa memberitahu kalian..
Alice sedang hamil, dan Vano akan segera mempunyai Adik,, jadi saya Minta agar Alice tidak kecapaian..
Oya Hendra suruh ke ruangan Saya..
" Baik Tuan,,
Steve pun menggendong Vano dan berjalan masuk ke dalam ruangannya..
Mereka duduk di sofa dan Vano terus bermain mainannya..
Tok,, Tok,, Tok,,
" Maaf Tuan mencari Saya,, Ucap Hendra
" Oh Ya,,
Hen, Saya minta kamu carikan Babysister yang sudah bersertifikat untuk Vano karena sekarang Alice sedang mengandung
" Selamat Tuan,,
__ADS_1
Den Vano akan segera mempunyai Adik..
Untuk Babysister Saya akan segera mencarikannya Tuan
" Terimakasih Hen,,
Kamu segera cari dan bawa dia kerumah.
" Baik Tuan,,
Hendra pun berjalan keluar,
Sedangkan Steve terus menemani Vano yang sedang bermain,,
Dia merasa sangat bahagia saat ini,
karena Vano akan mempunyai adik dan dia akan mempunyai anak lagi, dia pun berharap anaknya kali ini adalah perempuan namun apa pun jenis kelaminnya dia akan selalu bersyukur..
" Pa,, Pa,, Pa,,,
Ucap Vano menepuk tangan Steve,,
" Astaga Jagoan Papa sudah bisa memanggil Papa hem,, Steve menciumi pipi Vano dan Vano terdengar terus tertawa karena geli..
" Pa,, Pa,, Pa,, Pa,,,
Vano terus terdengar mengucapkan kata kata itu,,,
-
Steve menggendong Vano dan masuk ke dalam kamarnya untuk melihat Alice..
" Sayang,, Jangan berisik Ya,,
Mommy sedang istirahat dan kamu akan seger mempunyai Adik,, Ucap Steve
Vano tiba-tiba menangis dan tangannya terus menjulur ke arah Alice..
Steve pun berbalik untuk keluar karena dia takut mengganggu Alice,,
Namun Alice mendengarnya,
" Yank,, Ucap Alice bangkit dan duduk
Steve berhenti dan membalikan tubuhnya..
" Maaf Yank,, kamu keganggu ya..
" Vano bawa sini Yank,,
Dia pasti mau sama aku,,
Steve pun membawa Vano dan memberikannya kepada Alice..
Dia pun terus menemani mereka, dan Vano terlihat terus menempel dengan Alice..
" Yank,, sini Vano biar sama aku,,.
Kamu istirahat aja ya
" Aku gapapa Yank,,
Aku kangen sama Vano,,
Steve terus menatap mereka yang bermain, Alice terus menciumi pipi Vano..
" Pa,, Pa,, Pa,,
Ucap Vano dengan tertawa..
" Astaga,, Jagoan Mommy sudah pinter manggil Papa hem,,
" Dari tadi dia terus mengoceh gitu Yank,,
Alice merasa sangat gemas dengan celotehan Vano..
Sedangkan Steve terus memandang mereka dan tersenyum, dia merasa sangat bahagia dengan keluarga kecilnya..
" terimakasih Tuhan,
Sudah memberikanku keluarga kecil yang sangat membuatku bahagia..
Jagalah mereka, berikan kami terus kebahagiaan,, " batin Steve
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sesuai Keinginan Kalian Reader Kesayangan.
Mommy Alice hamil lagi nie, Vano bakal punya adik,, dan Pastinya Papa Steve tambah sayang dengan mereka,,, 😚😚😚
Vote Vote Vote dong,, kencengin..
Semangat kumpulin Poin,,
Like Juga Komen juga mana nie..
__ADS_1
Love you all
😘😘😘