
Masih sama seperti dulu,
Alice selalu bangun pagi menyiapkan sarapan juga menyiapkan segala sesuatu untuk suami juga anak anaknya,,
Namun kini hanya menyiapkan keperluan Steve suaminya saja karena kedua anaknya sudah mempunyai keluarga sendiri..
Alice menuruni tangga dan langsung menuju dapur, dia akan menyiapkan sarapan dan dia ingin sekali membuat opor ayam..
" Pagi Nyonya,, sapa salah satu pelayan di rumahnya..
" Pagi Mba,, ucap Alice tersenyum
Dia pun menyiapkan semua sendiri, memotong bahan bahan sampai mencuci ayamnya Alice lakukan sendiri..
Setelah sekitar 1jam, akhirnya opor ayam pun sudah matang dan baunya sangat harum..
" Mba,, tolong ini siapkan di meja ya.. Saya mau ke atas dulu
" Baik Nyonya..
Alice tersenyum dan berjalan naik ke lantai atas menuju kamarnya..
-
Alice membuka pintu kamarnya dan tersenyum saat melihat suaminya yang masih tertidur pulas..
" Yang,, Bangun udah jam 6.. Ucap Alice sambil mengusap lengan kekar Steve
" Emm,, bentar lagi Yank,,
Alice tersenyum dan membiarkan suaminya yang terlihat masih mengantuk, dia pun berjalan menuju lemari untuk menyiapkan pakaian kerja Steve..
Semua pakaian lengkap sudah siap namun dilihatnya Steve yang masih tertidur..
Alice menghela napasnya dan kembali menghampiri suaminya,,
" Sayang,, udah siang loh.. Nanti kamu kesiangan ke kantor.. Ucap Alice sambil menggoyangkan lengan Steve..
Steve membuka matanya dan tersenyum melihat wajah cantik istrinya yang selama ini sudah menemaninya..
" Suruh bangun malah senyum senyum,, udah siang Loh Yank,,
" Memangnya jam berapa Sayang,,
__ADS_1
" hampir jam 7, Cepet bangun Yank,, kamu kan harus ke kantor..
Steve tersenyum mendengar ocehan dari istrinya, dia merasa gemas melihatnya..
Alice memanyunkan mulutnya saat melihat Steve yang masih berada di atas ranjang sambil tersenyum menatapnya,,
" Astaga sayang,, Kamu beneran bakal kesiangan kalo terus berada di sana..
Steve menggelengkan kepalanya dan berjalan menghampiri Alice yang sudah terlihat kesal dengan menyilangkan kedua tangannya di atas dada sambil menatapnya tajam..
" Hei,, kamu lupa jika suami kamu ini adalah seorang Bos,, dan kamu lupa jika semalam ada yang minta aku buat temani di rumah goda Steve
Alice teringat jika semalam memang dia meminta Steve untuk menemaninya..
" Memangnya siapa yang bilang,, aku gak tau
" Baiklah,, kalo gak ada yang ngaku,,
Aku bakal kembali ke kantor dan sibuk seperti biasanya Goda Steve sambil berjalan menuju kamar mandi..
" Sayang,, kamu tega sama aku..
Steve membalikan tubuhnya dan tertawa melihat tingkah istrinya yang selalu membuatnya gemas..
" Gak mungkin aku tega ninggalin kamu sendiri di rumah,,
Steve mengusap pipi Alice dan kembali berjalan masuk ke dalam kamar mandi..
Sedangkan Alice membereskan tempat tidur..
-
Steve sudah siap dengan pakaian santainya, dia tidak akan ke kantor hari ini sesuai dengan janjinya jika akan menemani Alice di rumah..
" Sarapan yuk,, ajak Alice sambil memeluk lengan suaminya..
Steve tersenyum dan berjalan turun..
" Kamu masak apa Yank,, wangi banget..
" Opor ayam,,
Steve manggut-manggut dan terlihat Alice mengambilkan nasi juga opor di atas piring Steve..
__ADS_1
Saat mereka sedang menikmati sarapannya tiba tiba terdengar suara bel rumah..
" Siapa pagi pagi gini udah bertamu,, jawab Alice
" Surprice..
Terlihat Vano, Cila juga Gladis berjalan menghampiri mereka..
Alice kaget tidak percaya karena mereka datang ke rumahnya..
" Kalian,, kok ke sini gak bilang Mommy dulu..
" Kejutan Mom,, dan kita bakal tinggal di sini Ucap Vano
Steve mengangkat bahunya saat melihat Alice yang ternyata menatapnya..
" Kalian pasti belum sarapan kan,,
Ayo kita sarapan bareng Ucap Steve
" Sus,, Tolong bawa Gladis ke kamar ya.. Dia masih ngantuk kayaknya Ucap Cila
" Baik Nyonya..
Dan kini terlihat mereka sarapan bersama, Alice terus tersenyum karena kedatangan anak juga menantunya di rumah, dia pasti tidak lagi merasa kesepian..
Sebenarnya Steve sudah meminta Vano juga Cila untuk tinggal di rumahnya karena Mereka sudah tidak akan kembali ke jerman dan juga tidak mau melihat Alice yang merasa kesepian berada di rumah, Untungnya Vano juga Cila bersedia ..
Bagi seorang Steve,
Kebahagian Alice adalah nomor satu, begitu pula dengan kebahagian kedua anaknya walaupun mereka sudah berkeluarga namun bagi Steve mereka masih tanggung jawabnya dan akan selalu mendapatkan perhatian darinya..
\=\=\=\=\=\=\=\=
Kesayangan Akoh,,
Maaf baru sempet Up,, Author lagi stuck Ide nie jadi masih ngehalu dulu buat kembali nulis.. 😅😅
Thanks buat kalian yang selalu dukung Istri kecilku semoga kalian gak bosan ya dengan alur ceritanya.. 🙏🙏
Terus semangat buat dukungannya..
Vote, like juga komen kalian selalu jadi penyemangat saya..
__ADS_1
Love you all.
😘😘