
Vano sedang membatu Cila meminum obatnya sedangkan baby mereka tertidur di dalam box samping ranjang Cila..
" Mas,, kapan aku bisa pulang.. Ucap Cila
" Sayang,, Badan kamu masih belum pulih dan masih dalam masa pemulihan pasca melahirkan..
" Tapi aku melahirkan normal Mas, dan bukan secar..
" Aku gak betah di sini dan lebih nyaman di rumah.. Lanjutnya..
" Ya Udah nanti Mas coba tanya ke dokter ya..
Cila mengangguk dan tersenyum,
Dia pun menoleh ke box, dan terlihat wajah anaknya yang begitu menggemaskan..
" Em Mas,, apa kamu sudah mempunyai nama untuk anak kita,, Ucap Cila tanpa mengalihkan pandangannya dari anak perempuannya..
" Gladisya Naura Vernandes" Ucap Vano tersenyum..
Cila langsung menoleh dan menatap Vano..
" Gladisya Naura Vernandes,,
" Ya,, Gadis kecil yang selalu bersinar.. Ucap Vano tersenyum
Cila yang mendengarnya pun tersenyum,,
" Nama yang bagus Mas,, kamu kapan cari nama itu..
" Saat Mas tau jika anak kita perempuan..
" Kenapa Mas gak kasih tau aku..
" Kan kamu juga gak tanya sayang,,
Cila cemberut mendengar jawaban Vano,
" Hahahah,, Mas becanda Sayang,,
Cila masih terlihat kesal, namun Vano langsung mengecup bibir Cila..
CUP,,
Cila yang tersadar langsung membulatkan matanya dengan tingkah suaminya..
" Jangan cemberut lagi ya.. Ucap Vano
__ADS_1
" Iih Mas,, kenapa cium,,
" Kamu sangat menggemaskan sayang, Mas gak tahan liat kamu seperti itu..
" Ih nyebelin..
" Tapi ngangenin kan..
Cila memutarkan bola matanya, sedangkan Vano terlihat tertawa melihat tingkah istrinya..
-
Hari sudah sore,
Dan Cila terlihat tidur, malam dia selalu begadang karena Anak mereka yang sering menangis..
Vano terus terpejam, dia harus menjadi suami siaga yang menjaga istri juga anaknya..
Tiba tiba pintu ruangannya terbuka dan terlihat Doni juga Gea masuk..
" Mana Ponakan Ade Ka,, Ucap Gea
" Sstt,, Ucap Vano
" Ah Maaf,, Ade gak tau jika mereka sedang tidur..
Pandangan Gea langsung menuju box, dia pun meletakan tasnya dan segera berjalan menghampiri box..
Aunty Gendong ya..
Vano menggelengkan kepalanya melihat adiknya, dia pun membiarkan Gea menggendongnya dan sesekali memperingati untuk hati hati..
" Selamat Van,, Lo sekarang udah jadi Papa.. Ucap Doni
" Thanks Don,, Ucap Vano dengan memeluk sahabatnya dan bahkan akan menjadi adik iparnya..
Cila mengerjabkan matanya karena mendengar suara..
" Kalian kemari,, Ucap Cila
" Ah,, Maaf kami mengganggu tidur kamu ya..
Cila menggeleng dan tersenyum, dia pun beranjak duduk dan Vano dengan segera membantunya..
" Cila,, selamat ya.. Lo sekarang udah jadi Mama muda.. Sorry gue baru datang Ucap Doni
" Iya gapapa Don,, makasih ya..
__ADS_1
Terus kalian kapan mau nyusul hem,, goda Cila
Gea yang sedang menggendong terlihat tersenyum dan wajahnya merona mendengar ucapan dari kakak iparnya..
" Secepatnya,, iya Kan Yank,, Ucap Doni..
" Maksud Lo,, bahkan Lo belum minta restu dari gue Don,, Ucap Vano
" Astaga Vano,, kan Lo udah ngerestui kita..
" Kapan gue bilang gitu,,
" Lo bener bener kakak ipar yang jahat..
Cila pun hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah mereka yang selalu ribut jika sudah bertemu..
" Oya Ka,, siapa nama nya Ucap Gea yang terus mengecup pipi gembulnya
" Gladisya Naura Vernandes " Ucap Cila tersenyum
" Gladis,, Nama yang cantik sama seperti kamu yang cantik dan sangat menggemaskan.. Ucap Gea dengan kembali mendaratkan kecupannya di pipinya..
Doni yang melihat kekasihnya asik menggendong , dia pun berjalan menghampiri dan terpesona menatap wajah cantik Gladis..
" Hei,, kamu benar benar-benar sangat cantik bahkan pesona kamu sudah sangat terlihat.. Ucap Doni dengan mengusap pipi Gladis..
" Ooh jadi aku kalah ni sama gladis,, Ucap Gea
" Eh engga Yank,, kamu tetap yang tercantik dong,, kalo Gladia kan masih kecil masih baby..
" Berarti kalo Gladis udah gede dia lebih cantik dari Aku Kak..
" Bukan gitu sayang,, aduh gimana ini..
Van, Cil tolongin gue dong..
" Rasa in Lo, Gea ngambek Lo ditinggal dia balik ke Jerman lagi.. Ucap Vano tertawa
" Gladis kesayangan Aunty,, gak usah dengerin Om Doni ya.. Kita mending main aja yuk..
Gladis memangkunya di Sofa dan terus mengecup gemas pipinya,,
Cila da Vano membiarkannya, dia tau jika Gea akan hati hati..
" De,, Hati hati gendong nya.. Ucap Vano
" Iya Ka,, kakak tenang aja.. Ade bisa kok..
__ADS_1
Doni dan Gea terlihat terus mengajak bicara Gladis seakan Gladis sudah bisa mengerti tentang ucapan mereka..
Sedangkan Vano membantu Cila yang akan ke kamar mandi..