Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 123 Makan siang..


__ADS_3

Steve terbangun dan tersenyum melihat Alice yang masih terlelap dengan masih memeluknya..


Dia memandang wajahnya dan membenarkan rambut yang menutup wajah cantiknya..


Tidak seperti biasanya Alice masih terlelap padahal sudah menunjukan pukul 7 pagi dan pastinya Vano sudah berangkat sekolah..


Steve mengecup bibir Alice dan mengusap pipinya..


Alice merasakan bibirnya lembab, dia pun mengerjapkan matanya..


" Yank,, Ucap Alice dengan masih memeluknya


" Masih ngantuk,, Ucap Steve sambil membelai rambut Alice


" Hem,, kamu ke kantor siangan aja ya,, temani aku tidur lagi ...


Steve tersenyum mendengar ucapan Alice yang sedang manja, dia pun hanya mengangguk dan kembali memeluknya..


Mereka pun kembali terlelap..


-


Steve sudah bersiap dengan setelah Jas nya, dia duduk di meja sambil menikmati teh hangatnya..


Alice berjalan menuruni tangga dengan wajah sedikit kesal..


Entah mengapa dia merasa bosan dengan kegiatannya yang hanya dirumah, Vano pun sudah besar dan tidak lagi bermanja-manja dengannya..


" Kamu kenapa hem,, Ucap Steve saat Alice duduk di sebelahnya..


" Aku bosan Yank,, Vano udah besar dia udah gag manja lagi sekarang..


" Hahaha,, kamu tuh lucu ya..


" Maksud kamu,, Ucap Alice


" Ya udah kita kasih Vano adik lagi ya.. Goda Steve


" Ist,, kamu tuh kalo ngomong gampang banget..


" Lah terus gimana,, kamu mau ikut ke kantor aja..


" Em,, emang boleh Yank,,


" Kenapa engga,,


" Ya udah aku siap-siap dulu ya..


Steve tersenyum menatap tingkah Alice yang menggemaskan, walaupun dia sudah menjadi seorang ibu namun dia masih sama bagi Steve, dia masih istri kecilnya yang begitu menggemaskan..


-


Mobil mereka sampai di depan kantor,


Steve langsung menggandeng tangan Alice berjalan masuk ke dalam perusahaan..


Semua karyawan yang melihat mereka pun membungkukkan badannya..


Sudah tidak asing lagi bagi Alice pemandangan seperti ini, karena memang di kantor Steve terkenal bos yang sangat dingin..


" Selamat Pagi Tuan, Nyonya sapa Andri


" Pagi Ndri,, ucap Alice tersenyum


Mereka pun masuk ke dalam ruang Steve..


" Kamu duduk dulu ya, aku cek berkas dulu


Alice mengangguk dan berjalan menuju sofa..


Dia membuka majalah yang berada diatas meja dan membacanya..


Steve tersenyum melihat Alice yang sedang membaca..

__ADS_1


Tok,, Tok,, Tok,,


" Permisi Tuan,, Ucap Andri


" Hem,, kenapa,,


" Maaf Tuan, Anda sudah ditunggu untuk meeting


" Oke sebentar saya ke sana..


" Baik Tuan..


Andri keluar dan hanya menunggu Steve didepan pintu..


Steve berjalan mendekati Alice,,


" Sayang,, aku ada meeting sebentar.. Kamu gapapa kan aku tinggal


Alice mengangguk sambil tersenyum..


" Kalo butuh apa-apa langsung telpon aku ya..


" Iya bawel,,


Steve mengecup kening Alice sebelum meninggalkannya..


-


" Hem,, sama saja ya bosan juga ikut ke kantor,, hampir semua majalah aku baca,,


Steve lama banget zi meeting nya". gumam Alice


Ceklek,,


Pintu ruangan terbuka dan ternyata Steve yang berjalan masuk..


Dia pun duduk disamping Alice..


" Iya Maaf ya,, tadi banyak pembahasan..


" Yank,, gimana kalo kerja di perusahaan aja


" Hah,, Kerja,,


" Iya Yank,, jadi aku ada kegiatan tiap harinya


" Memangnya kamu mau kerja apa


" Em,, terserah kamu.. Kan kamu Bosnya..


" Gimana kalo jadi sekretaris aku aja,,


" Boleh Yank,,


" Tapi,,,, kenapa kamu tiba-tiba pengin kerja Yank,, atau jangan-jangan biar kamu selalu deket aku atau bahkan untuk memata-matai aku selama di kantor..


" Ist,, buat apa mata-matain kamu, kalo kamu ganjen kan pasti Andri udah ngadu ke aku,,


" Hahaha,, engga lah,, mana bisa aku berpaling ke wanita lain sedangkan istri aku terlalu sempurna..


Blus,,


Wajah Alice merona mendengar ucapan Steve, walaupun mereka sudah menikah hampir 9tahun namun Alice masih selalu malu jika mendapat gombalan dari Steve..


" Eh jam berapa sekarang,, Vano udah waktunya pulang Yank,,


" Ya udah kita jemput dia aja Yuk,,


" Nanti dia marah gimana..


" Em,, gag Bakal marah deh Yank,,


" Kamu tanggung jawab ya kalo dia marah

__ADS_1


Steve hanya mengangkat bahunya,,


Dan mereka pun berjalan keluar,, semua karyawan menatap mereka dengan kagum..


" Benar-benar pasangan yang sangat serasi, Tuan Tampan dan Nyonya pun cantik, ". Gumam para karyawan disana..


-


Steve dan Alice sudah menunggu Vano di depan sekolahnya..


Tidak lam pun terlihat Vano yang berjalan keluar dengan menggendong tasnya..


Vano tersenyum saat melihat mereka menjemputnya..


Dia pun segera berlari menghampiri..


" Yeey,,, Papa sama Mommy jemput,,


Vano langsung memeluk Alice dan mencium pipinya..


" Jagoan Mommy,,


" Jagoan Papa giman sekolah hari ini hem,,


" Biasa Aja Pa,,


" ehem,, gimana kalo kita makan siang Ucap Alice


" Yuk Pa,, kita makan di tempat biasa..


Vano langsung menarik tangan Mereka menuju mobilnya..


Pas sampai di pintu mobil, wajah Vano berubah cemberut,,


" Anak Mommy kenapa jadi cemberut gini,,


" Em,, Mom,, Vano boleh duduk di depan tapi pangku Momny..


Alice mengernyitkan keningnya, dia sedikit merasa heran dengan tingkah Vano..


Tidak biasanya dia bersikap manja seperti ini..


" Boleh,, kenapa engga,,


Vano langsung tersenyum mendengar jawaban Alice, dia pun langsung naik dan duduk di pangkuan Alice..


Steve hanya menggelengkan kepalanya menatap mereka..


" Ayok Pa,, Vano laper


" Siap Bos,,


Steve langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,,


Vano dan Alice pun terdengar bernyanyi selama dalam perjalanan..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sore Readers Kesayangan.. 😘😘😘


Author Up sorean ini,, malam nant Author usahain Up lagi..


Sesuai permintaan kalian, selagi author senggang pasti langsung Up.. 😙😙


Tapi,,


Author kasih semangat dong dengan Vote-Vote kalian.. 🤗🤗🤗


Like, komen kalian..


Love you all


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2