
Alice sudah menyiapkan semua pakaian yang akan di bawa nya kembali ke Jakarta untuk melihat cucu nya, namun dia harus bersabar menunggu kepulangan Steve yang masih meeting penting bersama Kliennya..
Sebenarnya Alice bisa saja pulang sendiri namun Steve tidak membolehkannya dan sebagai istri dia pun hanya bisa menurut dan menunggunya..
Alice benar benar-benar sudah tidak sabar ingin melihat cucu pertamanya, ini sudah sore dan Steve masih belum kembali..
" Kemana si, kenapa belum pulang,, " guman Alice
Namun terdengar suara mobil dari depan rumahnya dengan segera dia membuka pintunya, wajahnya tersenyum senang saat melihat Steve yang pulang..
" Sayang, kamu ngapain di luar Ucap Steve mengecup kening Cila
" Nunggu Kamu,, aku sudah gak sabar ingin pulang Yank,, Ucap Alice dengan memeluk lengan Steve..
" Maaf,, tadi mereka begitu susah untuk diajak kerja sama..
" Terus,, apa semua sudah selesai..
Steve tersenyum dan menatap istrinya,
Baginya Alice masih menjadi Istri Kecilnya yang sangat menggemaskan, dia akan selalu memanjakan ya..
" Semua sudah selesai, dan kita bisa segera pulang ke Indonesia, bukannya kamu sudah sangat ingin pulang hem,, ucap Steve dengan mencubit hidung mancung Alice
" Aw,, Sakit Yank,,
" Maaf Yank,, aku terlalu gemas sama kamu..
" Kamu tuh ya, inget umur Yank, udah punya cucu juga sekarang..
" Hahahaha, apa aku sudah kelihatan tua..
Alice mengangkat bahunya dan berjalan masuk ke dalam kamarnya dengan Steve yang segera menyusulnya..
" Kamu mau aku siapin minum apa Yank,, Ucap Alice dengan membatu melepas Jas Steve..
" Tidak usah,, aku akan mandi dan kita akan segera terbang ke Indonesia..
__ADS_1
" Baiklah,, sekarang kamu mandi karena aku begitu tidak sabar..
Steve menggelengkan kepalanya, dia pun menurut masuk ke dalam kamar mandi..
-
Steve dan Alice sudah bersiap, Satu tangan Steve menarik koper dan tangan satunya menggenggam tangan Alice..
" Ndri,, panggil Steve
" Iya Tuan,,
" Apa sudah siap,
" Semua sudah siap Tuan,,
Steve mengangguk dan kembali berjalan menuju mobilnya..
*****
Steve sengaja menggunakan Jet agar bisa segera sampai di Jakarta mengingat Alice yang sudah tidak sabar ingin melihat cucu mereka..
" Kamu tidur dulu aja Yank, nanti aku bangunin Ucap Steve
" No Sayang, aku gak akan bisa tidur..
" Baiklah,, aku temani kamu..
Alice tersenyum menatap wajah suaminya,
Steve benar-benar sama sekali tidak pernah marah bahkan berbicara keras terhadapnya, berbeda saat dia berada di kantor, semua karyawan begitu takut kepadanya, sikapnya yang dingin juga tegas membuat siapa pun takut kepadanya namun berbeda dengan Alice yang mampu meluluhkan bahkan bisa membuat Steve begitu menurutinya..
******
Setelah perjalanan beberapa jam, mereka akhirnya sampai di Jakarta..
Memang Steve sudah menyiapkan segalanya,mobil Jemputan mereka pun sudah berada di sana menunggu mereka..
__ADS_1
" Sayang,, kita pulang..
" No,, kita langsung ke Rumah Sakit Ucap Alice memotong ucapan Steve..
" Tapi kamu,,
" Sayang,, aku mau kita ke Rumah sakit sekarang..
" Baiklah,, tapi setelah sampai di Rumah Sakit kamu harus istirahat karena kamu sama sekali gak istirahat selama di perjalanan..
" Iya Papa Sayang,, Ucap Alice tersenyum
Steve mengusap pipi Alice dan tersenyum,,
Mereka pun segera menuju Rumah Sakit, Alice bersender di bahu Steve sambil membuka ponselnya dan melihat pesan masuk dari Gea yang menanyakan kapan mereka akan pulang ke Jakarta..
" Yank,, Ucap Alice sambil menunjukan ponselnya..
" Biar Yank,, gak usah kasih kabar mereka.. Kita beri kejutan..
Alice tersenyum dan kembali menyimpan ponselnya di dalam tas..
Jalanan memang cukup padat,
Banyak kendaraan di sana yang memadati jalanan Ibu Kota..
Mobil mereka pun harus bersabar karena terkena kemacetan..
" Ndri,, nanti setelah dari Rumah Sakit kamu langsung pulang saja, besok pagi kamu kembali ke Rumah Sakit Ucap Steve..
" Baik Tuan,,
Setelah perjalan cukup panjang juga cukup melelahkan karena kena macet akhirnya mereka sampai di Depan Rumah Sakit..
Steve dan Alice Segera berjalan masuk ke dalam, Semua yang berada di sana melihat ke arah mereka dan kini Alice pun sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini..
Walaupun mereka sudah tidak muda lagi, namun pesona dari ke duanya masih terpancar, apa lagi Steve yang masih tampan dan tubuhnya yang masih kekar tidak Melihatkan jika dirinya sudah mempunyai anak bahkan mempunyai cucu..
__ADS_1