
Andri melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena memang melihat sikap Steve yang sudah sangat tidak tenang..
Steve melihat jam diarlojinya yang menunjukan pukul 8 malem berarti Alice pun tertidur..
Mobil mereka sampai di depan rumahnya dengan segera Steve keluar dan langsung masuk dilihatnya Alice masih mengerjakan tugas kuliahnya di depan ruang tengah..
Steve segera menggandeng dan mengajak Alice menuju kamarnya..
" Yank,, kenapa ucap Alice yang merasa bingung..
Steve langsung menutup pintu dan menguncinya..
Dengan segera Steve langsung ******* bibir Alice..
" Emm,, Yank,, kamu kenapa ucap Alice dengan melepaskan ciuman Steve..
" Please Yank,, kamu ikut aku dulu Oke
Alice semakin bingung dengan Ucapan Steve dia menatap wajah Steve yang memerah,,
Steve yang memang sudah merasa sangat panas pun langsung membopong badan Alice menuju ranjangnya..
Dengan segera melepaskan semua pakaiannya dan juga membuka pakaian Alice..
Dia pun kembali ******* bibir Alice dengan kasar,
" Yank,, pelan-pelan ucap Alice
" Maaf Sayang,, aku akan lebih pelan..
Alice merasa sangat kewalahan menghadapi Steve yang sangat liar juga agresif, namun dia terus mengikuti keinginan suaminya dan dia hanya terdiam tanpa banyak bertanya..
Steve melirik Alice yang terbaring lemas karena ulahnya dia pun mencium bibir kening juga leher Alice..
" Alice aku cinta kamu,, bisiknya ditelinga Alice..
Alice yang mendengarnya pun tersenyum dan mengusap keringat di wajah Steve sekitar satu setengah jam ternyata dia melayani Steve..
Entah karena masih ada reaksi dari obat itu atau tidak Steve kembali ******* bibir Alice dan mereka pun kembali melakukannya..
Keesokan Paginya
Semua badan Steve terasa sangat pegal, semua otot-ototnya seperti mengeras dia pun memutuskan untuk tidak pergi ke kantornya dan hanya akan melakukan meeting dengan para staf melalui Vidio Call..
Alice yang memang sudah bangun terlebih dulu pun sedang menyiapkan sarapan untuk Steve..
Setelah semua selesai, Alice kembali masuk ke dalam kamarnya dan melihat Steve yang sudah duduk diatas ranjang dengan masih berbalut selimut..
Alice pun berjalan menghampirinya..
" Udah bangun,, ucap Alice duduk disampingnya..
" Kamu habis dari mana Yank,, ucap Steve setelah mengecup bibir Alice..
__ADS_1
" Dari dapur,, kamu gag ke kantor Yank
" Kayaknya engga deh Yank,, badanku pegal-pegal semua
" Harusnya aku yang pada sakit Yank, semalaman kamu benar-benar menyiksaku
" Maaf Yank,,
" Tapi kamu semalem aneh deh,
" Semalem aku ketemu Tania di Hotel saat selesai meeting, kita sempat ngobrol karena dia ingin berbicara tentang kamu Yank,,
" Terus...
" Dia memberiku minuman, dan ternyata dia juga mencampuri obat kuat di dalamnya..
" Apa,, terus kalian,,
" Gag Yank,, aku langsung pulang walaupun sebelumnya dia sudah menjebak aku..
" Untung lah,, ucap Alice
" Kenapa Hem,, kamu kira aku sama dia udah,,
" Awas aja kalo kamu berani main-main
" Hahahaha,, istri kecilku ternyata galak ya..
" Iya,, Iya,, aku mandi ,,
Alice langsung merapikan ranjang mereka dan setelah selesai dia pun kembali turun ke meja makan untuk menunggu Steve..
Tidak lama Steve pun turun dengan menggunakan pakaian santainya dan menghampiri Alice yang dudu dengan menatapnya..
" Kenapa liatin aku sampe mangap gitu,, ucap Steve duduk di sebelah Alice
" Kamu beneran gag ke Kantor Yank,,
" Engga Sayang,, Lah terus
" Mau bikin baby lagi,, goda Steve
Alice yang mendengarnya pun menggidikan bahunya, dia merinding mendengar ucapan Steve..
*********
Steve duduk dimeja kerja nya dengan terlihat sangat serius menatap Leptop..
Entah dia sedang melihat apa..
Alice yang sedari tadi hanya tiduran di ranjang dengan membaca komik kesukaannya pun sudah mulai bosan,,
" Bosan banget, mana cuekin suami.. Orangnya zi ada tapi tau deh sibuk sendiri gerutu Alice..
__ADS_1
Steve yang sedikit mendengar ucapan Alice pun hanya menoleh dan tidak berkomentar dia pun kembali menatap layar leptopnya..
Alice sungguh merasa kesal, dia pun langsung berjalan menghampiri Steve dan langsung duduk dipangkuan dengan mengalungkan tangan dileher Steve..
" Yank,, kamu gag ke kantor tapi malah diemin aku,, ucap Alice dengan mengecup singkat bibir Steve..
Steve hanya diam dan menatap Alice sedangkan salah satu tangannya menggeser leptopnya dan terdengar berbicara..
" Saya tutup sebentar rapatnya,, ucap Steve dengan mencopot earphone ditelinganya..
Alice menatap wajah Steve, dia pun Terlihat bingung..
" Yank,, jangan bilang kamu lagi meeting dengan staff kamu
" Menurut kamu Yank,, ucap Steve dengan menggerakan alisnya..
Alice langsung menatap leptop dan ternyata memang benar, Steve sedang meeting melalui Vidio Call..
Alice langsung membenamkan wajahnya dileher Steve, dia merasa sangat malu dengan tingkahnya tadi dan pasti dilihat oleh semua karyawan yang mengikuti meeting..
" Kenapa kamu gag bilang Yank,, aku sangat malu..
" Kenapa harus malu, mereka semua karyawanku dan mereka juga sudah tau kamu istriku Yank,,
" Steve,, aku malu is ucap Alice saat Steve menarik wajah Alice
CUP,,
Steve mengecup bibir Alice,,
" Aku lanjut meeting dulu ya, habis meeting aku janji bakal temani kamu,,
Alice pun mengangguk dan turun dari pangkuan Steve..
Dia berjalan kembali menuju Ranjangnya dan berbaring menatap Steve yang terlihat melanjutkan meetingnya dengan serius..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai,, Hai,, Hai,,
Kalian,, Kalian,, kangen gag nie dengan kelanjutan cerita Istri Kecilku,, 🤗🤗
🤔🤔 kalo sama Author kangen gag,, 😁😁
Mana jempol kalian dong,, 👍
Komen kalian juga Author tunggu,, ❤
Kalo Vote malah lebih Ditunggu,, ⭐
Love You All
💋💋💋💋
__ADS_1