Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 KABAR BURUK,,


__ADS_3

" Maaf Nyonya,, Tuan.. Kami sudah berusaha namun Bu Nita terlalu banyak menghirup asap dan karena Bu Nita sebelumnya sakit Asma..


" MAKSUD DOKTER APA HAH,, Ucap Vano yang sudah benar-benar emosi..


" Bu Nita meninggalkan..


" Astaga,, Ucap Alice dengan menutup mulutnya tidak percaya..


Vano langsung merosot ke lantai, dia mengusap rambutnya kasar..


Vano memikirkan bagaimana jika nanti Cila tau, dia pasti akan merasa terpukul..


" Kaka,, kamu sabar Ka..


Kasihan Cila, dia butuh kamu sekarang..


" Apa yang harus Kaka katakan sama Cila Mom,, dia pasti akan sangat terpukul..


Tiba-tiba seorang suster mendekati mereka..


" Maaf Tuan Kivano,, Nona Cila mencari anda..


Vano langsung berdiri dan berjalan menuju kamar Cila, apa yang diucapkan Alice benar Cila membutuhkannya, hanya dia yang bisa menenangkan Cila..


Vano menghela napasnya saat berada di depan pintu..


Ceklek,,


Pintu terbuka, dan terlihat Cila yang terbaring dengan Oksigen di hidungnya..


Cila juga banyak menghirup asap namun karena dia tidak mempunyai sakit asma sehingga kondisinya lebih baik..


" Sayang,, Ucap Vano duduk dan menggenggam tangan Cila..


" Van,, gimana keadaan Ibu..


Vano menunduk dan terus menciumi tangan Cila, dia tidak tau harus mengatakannya dari mana..


" Vano,, Bagaimana Ibu,,


Vano menatap wajah Cila yang terlihat khawatir,,


" Vano,, jawab.. Bagaimana Ibu Van..


Cila meneteskan air matanya, dia menatap wajah Vano yang hanya diam dan tidak menjawabnya..


" Sayang,, aku Minta maaf..


" Engga,, Bagaimana Ibu Van,, Ibu baik-baik aja kan..


Cila langsung mencopot selang di hidungnya dan akan beranjak namun Vano langsung memeluknya erat..


Cila terus memberontak, dia tau apa yang di maksud Vano..


" Sayang,, Ibu meninggalkan.. Ucap Vano pelan..


" Engga Mungkin, kamu pasti bohong kan..


Jawab Van kalo semua itu Bohong..

__ADS_1


Vano terus memeluk Cila erat namun Cila terus memberontak bahkan memukuli bahu Vano..


" Engga Mungkin, Ibu gak mungkin meninggal,, Ibu gak mungkin ninggalin aku sendiri..


" Sayang,, kamu sabar ya..


Ada aku, ada Mommy, Papa juga Gea..


Cila menangis histeris dalam pelukan Vano, dia benar-benar merasa sangat terpukul dengan kabar ini..


-


Sementara di ruangan Lain,


Alice dan Hendra terlihat mengurus semua biaya Rumah Sakit juga semua Biaya pemakaman Bu Nita..


" Pak Hendra,, tolong urus semuanya..


Saya mau melihat kondisi Cila..


" Baik Nyonya,,


Alice berjalan menuju kamar Cila,


Ceklek,,


Pintu terbuka, terlihat Vano duduk di sampingnya dan Cila yang terlihat melamun dengan mata sembabnya..


Alice berjalan masuk dan mendekatinya..


Dia tau jika Vano pasti sudah memberitahu Cila tentang kabar ini..


Vano dan Cila menoleh ke sumber suara..


" Mommy,, Ucap Cila dengan menangis..


Alice langsung memeluknya, dia menyalurkan semangat untuk calon menantunya..


" Kamu yang sabar ya Nak,, Bu Nita sudah tenang di syurga..


" Cila sekarang sendirian, Gak ada lagi Ibu yang menemani Cila..


" Stt,, sayang.. Kamu gak sendiri Nak..


Ada Mommy, ada Kivano yang selalu ada buat kamu..


" Kenapa Ibu meninggal Mom,, kenapa gak Cila aja.. Cila belum menjadi anak yang baik buat Ibu Mom..


" Sayang,, kamu jangan bicara seperti ini lagi Nak,, Bu Nita pasti sedih melihat kamu seperti ini Nak..


" Mom,, Cila ingin melihat Ibu..


" Tapi Nak,, kamu masih lemas..


Kamu harus banyak istirahat sayang..


" Mom,, Please..


Alice menatap wajah Cila yang benar-benar berduka, dia pun tidak mampu untuk menolaknya..

__ADS_1


" Mommy ijinin,, tapi kamu janji sama Mommy kamu harus kuat..


Cila hanya mengangguk, Alice mengusap air mata di pipi Cila dan mengecup keningnya..


" Kaka,, bantu Mommy ambilkan kursi roda ya..


" Iya Mom,,


Vano berjalan keluar mengambil kursi rodanya..


" Hati-hati Nak,,


Vano membopong Cila duduk di kursi roda, mereka pun menuju Kamar Bu Nita..


Cila menghela napas kasarnya saat akan masuk ke dalam kamar..


Cila langsung histeris saat melihat Bu Nita yang sudah berbaring kaku dan seluruh tubuhnya di tutup dengan kain..


" Ibu,, Kenapa Ibu Ninggalin Cila..


Cila berdiri dan memeluk tubuh Bu Nita yang sudah kaku di balik kain putih..


" Ibu janji bakal temani Cila, kenapa Ibu malah pergi..


Alice meneteskan air matanya melihat Cila yang begitu kehilangan, dia mengingat saat dulu dia juga kehilangan Orang tuanya..


Sedangkan Vano langsung memeluk Cila, dia tidak tega melihat gadisnya menangis seperti ini..


" Sayang,, kamu sabar ya..


Masih ada Aku,, masih ada Mommy,,


Namun tiba-tiba Cila pingsan dalam pelukan Vano..


" Cila,, sayang,, kamu kenapa..


" Astaga,, Cila...


" Ka,, cepat bawa Cila ke kamar, Mommy panggil dokter..


Vano langsung membopong tubuh Cila kembali ke kamarnya diikuti oleh Doker yang sudah di panggil Alice..


Vano dan Alice berdiri di luar pintu, mereka menunggu Dokter yang sedang memeriksa keadaan Cila..


Mereka sangat khawatir dengan kondisi Cila..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay,, Kesayangan..


Selamat Week End buat kalian semua..


Untuk janji Author yang bakal kasih Crazy Up buat kalian, ditunggu ya..


Kali ini Author Up 1eps buat kalian yang pada penasaran dengan Bu Nita..


Bantu Vote juga Semangat kumpulin Poin yukk..


Love you All

__ADS_1


😘😘😘


__ADS_2