
Vano langsung menggandeng tangan Steve juga Alice,
Dia terlihat sangat senang,,
" Pa,, kalo Vano besar mau seperti Papa
" Kenapa mau seperti Papa Nak,, Ucap Alice
" Mau kerja di kantor yang besar, Yang sayang sama Mommy sama Vano
" Terus kalo gantengnya mau ikuti Papa gag giliran Steve yang menjawab..
" No,, Vano mau lebih tampan dari Papa
Steve dan Alice saling pandang dan bingung dengan Ucapan jagoan mereka..
Itu lah percakapan mereka selama dalam perjalanan menuju restoran..
-
Alice duduk di kursi tengah dengan menikmati jus yang sudah dipesannya, sedangkan Steve sedang mengantar Vano ke toilet..
Tidak lama mereka kembali dan langsung duduk bareng Alice..
" Mom,, makan Vano mana
" Ini,, mau Mommy potongin Nak
" Engga usah Mom,, Vano bisa sendiri
Alice mendekatkan piring berisi Nasi juga ayam crispy kesukaan Vano,,
Alice menatap Steve dan Vano yang sedang makan, mereka benar-benar sangat mirip, dilihat dari cara makannya juga makanan kesukaannya..
-
Setelah mereka selesai makan,
Vano merajuk untuk jalan-jalan dan bermain di area permainan..
Steve dan Alice hanya bisa menurutinya..
" Vano main sama Papa ya,, Mommy tunggu di sini ya,,
" Ya Mom,,
" Kamus sendiri gapapa Yank,,
" Iya gapapa, kamu temani Vano ya,, aku duduk disini..
" Ya Udah,, aku ke sana dulu ya..
Alice duduk dikursi tunggu, karena dia tidak mungkin ikut bermain,
Perutnya sudah besar, dia pun sudah gampang lelah..
Alice tersenyum bahagia melihat kedua orang yang dicintainya bermain dan tertawa bersama, dia pun mengeluarkan ponselnya dan memfoto mereka..
" Sayang,, Liat Papa juga Kakak kamu Nak,,
Mereka benar-benar mirip,, kamu sehat-sehat di perut Mommy ya,, kami gag sabar nunggu kamu sayang," gumam Alice mengusap perutnya..
-
Cukup lama mereka bermain, Alice yang menunggunya pun sedikit bosan..
Dia kembali membuka ponselnya dan membaca berita di sana untuk menghilangkan rasa bosannya..
Di Area permainan, Steve melihat Alice sendiri,, dia pun mengajak Vano untuk kembali..
" Sayang,, udah yuk,, kasihan Mommy lama nunggunya..
__ADS_1
Vano menatap Alice dan kemudian mengangguk..
Saat mereka keluar, Vano melihat stan Es Krim,, dia pun langsung minta beli..
" Pa,, beli itu,, Ucap Vano menunjuk Es Krim
" Ya Udah,, kita beli Es Krim terus ke Mommy
Vano terlihat membawa 2 es krim rasa coklat juga Vanila..
Dia sengaja minta beli dua, karena untuk mommy..
" Mommy,,, Ucap Vano
" Hey,, Udah mainnya..
" Udah,, Ini buat Mommy,,
" Es Krim,, buat Mommy,,
" Iya,, Vano rasa coklat terus Mommy rasa Vanila
" Makasih Sayang,, Ucap Alice mengecup pipi Alice
Alice dan Vano terus menikmati es krimnya sedangkan Steve terlihat sedang menelpon..
**********
Setelah seharian bermain di luar,
Kini mereka sudah berada di rumah,,
Di dalam kamar,
Steve sudah duduk diatas ranjang dengan bersender di tepi ranjang,
Alice terlihat masih menyisir rambutnya..
Alice menoleh dan tersenyum..
" Bentar Yank,,
Alice meletakan sisir diatas meja rias dan berjalan menuju ranjangnya..
Saat mereka akan memakai selimut tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka..
" Papa,, Mommy,, Ucap Vano
Ya, dia adalah Vano yang sudah menggunakan piyamanya dan berjalan masuk ke dalam kamar mereka..
" Lo,, Jagoan Mommy kenapa belum tidur Nak,,
" Vano gag bisa tidur,, Vano tidur di sini ya..
" Masa udah jagoan tidurnya masih sama Papa Mommy Nak,,
" Boleh ya Pa,, Vano pengin tidur sama kalian sama Ade juga..
Steve menatap Alice yang mengangguk..
" Ya udah,, sini naik,, tapi kamu tidurnya jangan nakal sama perut Mommy ya..
" Iya Pa,,
Akhirnya mereka pun naik ke atas ranjang,,
Vano pun tidur diantara Mereka dan langsung mendapat pelukan dari Steve juga Alice..
Tidak lama mereka terlelap..
-
__ADS_1
Keesokan harinya,,
Alice terbangun,, dia beranjak,,
Pandangannya menuju dua jagoannya yang masih terlelap..
Alice pun mengecup kening Vano juga Steve dan membenarkan selimut mereka..
Alice berjalan masuk kamar mandi untuk membersihkan wajahnya..
-
" Selamat pagi Nyonya,, Ucap Hendra
" Pagi Pa,,
Alice berjalan menuju dapur dan membuat sarapan..
Setelah selesai membuat sarapan,
Alice kembali ke kamar untuk membangunkan Steve juga Vano..
Ceklek,,
Pintu kamar terbuka, dan mereka masih terlihat pulas dibalik selimut..
" Vano,, Bangun sayang,,
" Hem,, bentar lagi Mom,,
" Yank,, bangun udah siang,,
" Hem,,
Alice hanya menggeleng,
Tidak hanya Steve yang susah untuk dibangunin namun Vano pun juga susah..
Mereka masih terus berada di dalam selimut..
" Kalian gag bangun nanti pada terlambat..
" Iya,, Ucap mereka kompak..
" Ayok,, pada mandi udah siang..
Steve dan Vano berjalan masuk kamar mandi dengan mata yang masih terlihat mengantuk..
Alice membereskan ranjang dan menyiapkan pakaian Steve juga Vano..
***
Walaupun di rumah sudah ada pelayan dan Babysister buar Vano, namun Alice berusaha menyiapkan semua keperluan mereka sendiri mulai dari sarapan sampai menyiapkan perlengkapan mereka..
Pelayan dirumah hanya untuk membantu Alice mengerjakan pekerjaan rumah..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam,, Malam,,
Terus ikuti kelanjutan ceritanya Oke,,
Author udah berusaha Up sehari 2 -3 part ya..
So,,
Mana nie Vote kalian..
Semangatin juga dengan like, Komen kalian..
Love you all
__ADS_1
encha