Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 88 Kesedihan dan Penyesalan


__ADS_3

Sudah 2 hari Alice sadar,


Keadaanya pun sudah lebih baik namun masih sering merasa sakit di bagian kepalanya akibat benturan cukup keras..


Alice pun sudah mulai turun dari ranjangnya walaupun sebenarnya Steve melarangnya tapi Alice memaksanya..


Malam harinya,


Seperti biasa, Steve duduk di samping Alice, memandangnya dan terus menggenggam tangannya..


" Yank,, selama aku koma apa kamu terus menemani aku,, Ucap Alice


" Aku temani Kamu terus,, kenapa


" Engga,, aku merasa sedih saat itu, aku mendengar orang berbicara tapi setiap aku ingin membuka mata itu sangat susah


Apa itu suara kamu Yank,,


" Aku selalu mengajak ngobrol kamu Yank saat kamu Koma, karena orang koma itu harus sering diajak ngobrol..


" Apa kamu menangis saat itu..


Steve menatap Alice yang juga sedang menatapnya,,


Dia pun mengangguk..


" Kenapa,,


" Sayang,, bagaimana mungkin aku tidak menangis,, aku gag mau kehilangan kamu..


Alice tersenyum,,


" Tapi aku sekarang disini bersama kamu


" Ya,, dan itu membuat aku bahagia..


" Tapi Yank,, aku melihat anak kita menangis dan memanggil aku saat itu,,


Aku benar-benar sedih melihatnya, itu kenapa aku langsung bangun..


Steve hanya terdiam mendengarkan ucapan Alice, memang perasaan ibu dan anak benar-benar kuat, itu pasti anak mereka yang terus memanggil mommy nya..


" Udah malam,, kamu istirahat ya ucap Steve


Alice pun mengangguk, dia membaringkan badannya dengan dibantu Steve..


Tidak lama pun Alice tertidur, Steve mencium tangan Alice..


" Maafin aku Yank, aku harus bohong sama kamu tentang kondisi anak kita..


Tapi aku yakin dia akan kuat seperti kamu, dan kita akan berkumpul bertiga " gumam Steve..


Setelah Alice pulas, Steve pun keluar dan berjalan untuk melihat anaknya..


" Sayang,, cepat sehat ya..


Mommy kamu sangat merindukanmu,,


Papa akan selalu menunggu kamu,


Papa Sayang dan cinta kamu " Gumam Steve


***********


Keesokan Harinya..


Steve terbangun karena mendengar suara dering ponselnya..

__ADS_1


Dia pun segera berjalan menjauh dan mengangkatnya..


" Halo Ndri,, kenapa ucap Steve


" Maaf Tuan, saya mengganggu Anda pagi-pagi ucap Andri di seberang


" Ya tidak apa-apa,,


" Sore ini Anda mendapat undangan dari Perusahaan X, apa perlu Saya batalkan atau bagaimana Tuan


" Jangan batalkan, kamu wakili Saya dan sampaikan Maaf Saya tidak bisa datang


" Baik Tuan,, Saya akan Sampaikan..


Oya Tuan, bagaimana keadaan Nyonya juga Anak Anda


Steve terlihat menghela napasnya..


" Alice sudah membaik, tapi Anak kami masih belum membaik kondisinya, masih perlu perawatan,


" Sabar Tuan,, Saya yakin dia akan kuat seperti Mommy nya..


" Oya Ndri,, Saya minta tolong untuk masalah ini Alice jangan dulu tau,, kondisinya masih belum pulih dan Saya tidak mau dia kepikiran


" Baik Tuan,,


Steve pun menutup Ponselnya dan betapa terkejutnya saat dia melihat Alice yang sudah duduk menatapnya dan menangis..


" Sayang,, ucap Steve mendekat


" Kenapa kamu bohong Steve,, ucap Alice menangis


" Sayang,, dengerin aku dulu


" Aku mommy nya,, aku harus tau gimana kondisi anak aku Steve,,


" Kamu jahat Steve, kamu bohong tentang kondisi anak aku


Steve memeluk tubuh Alice,


Alice memberontak namun karena badan Steve lebih besar dia pun kalah..


Alice menangis dalam pelukan Steve..


Dia merasa menjadi seorang ibu yang gagal, ibu yang tidak berguna..


" Aku mau liat dia Steve, aku mau liat dia..


" Sayang,, kamu tenang dulu ya..


" Aku mau ke sana,, dia butuh aku,,


Alice terus terisak dan memberontak, dia ingin sekali melihat anaknya..


Akhirnya Steve pun menurutinya..


" Aku akan membawa kamu liat anak kita, tapi kamu harus kuat..


" Aku mau ketemu anak kita Yank, aku mau ke sana..


" Aku ambil kursi roda dulu, kamu tenang dulu ya..


Steve pun keluar dan mengambil kursi Roda, dia pun membantu Alice duduk..


Steve membawa Alice melihat anak mereka..


Alice langsung terisak saat melihat anaknya dengan tangan yang diinpus dan selang oksigen dihidungnya..

__ADS_1


" Ini semua salah aku Yank,, harusnya aku yang di sana bukan anak kita..


" Sayang, dia pasti kuat..


" Yank,, lakukan apapun untuk kesembuhannya, aku mohon Yank, aku gag mau di sehat dan kumpul bareng kita..


Steve tidak tega melihat Alice yang terus menyalahkan dirinya, Alice yang sangat sedih melihat kondisi anak mereka..


" Sayang, aku janji akan membawa anak kita kembali berkumpul tapi kamu juga harus istirahat ya,, kamu baru pulih..


" Engga,, engga,, aku gag mau, aku mau disini temani dia Yank,, dia pasti butuhin aku.


" Sayang,, kamu masih belum pulih.. Kita kembali ke kamar kamu ya, kamu harus istirahat..


" AKU GAG MAU,, AKU MAU DISINI ucap Alice


" Baiklah,, aku temani kamu disini..


Alice pun terus menatap anaknya lewat jendal kaca, dia terus menangis dan menyalahkan dirinya..


Steve berusaha menenangkannya dia terus memeluk tubuh Alice, air matanya pun menetes melihat orang yang disayanginya seperti ini..


" Sayang, bangun Sayang,


Ini mommy,, mommy disini,, maafin mommy karena Mommy kamu jadi seperti ini..


Bangun sayang,, kamu harus kuat.. " Ucap Alice dengan terus terisak..


Namun tiba-tiba Alice terjatuh, Steve yang berada disampingnya pun langsung menariknya dan Alice jatuh pingsan di pelukannya..


" Sayang,, kamu kenapa..


" Sayang bangun..


Steve pun langsung membopong Tubuh Alice kembali ke ruangannya, Hendra yang melihatnya pun langsung membantu Steve membukakan pintunya dan langsung memanggil Dokter Nia..


Tidak lama Dokter Nia datang dan langsung memeriksanya..


" Bagaiman keadaan istri Saya Dok,


" Apa istri anda sudah tau keadaan anak kalian


Steve mengangguk..


" Maaf Tuan, ini yang saya takutkan..


Keadaan istri Anda baru pulih dan tubuhnya akan kembali drop jika dia mempunyai pikiran..


" Apa yang harus saya lakukan Dok,,


" Saya minta agar Anda terus menemaninya dan menenangkan pikirannya,, jangan biarkan Nyonya terlalu berpikir keras..


Steve mengangguk dan menatap wajah Alice,


" Kalo begitu Saya permisi, jika ada apa-apa langsung panggil Saya Tuan..


Steve menggenggam tangan Alice dan terus menciumnya,,


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


😭😭😭


Ikuti terus kelanjutan ceritanya,,, 🤗🤗


Like, Vote juga Komen kalian dong,,


Love you all

__ADS_1


💋💋💋


__ADS_2