
Percuma juga jika sekarang dia terus mengajak Alice bicara, yang ada bukannya mereka baikan tapi malah akan semakin ribut..
Steve pun membiarkan Alice tidur dikamarnya dulu bersama Vano dan dia akan bicara dengan Alice paginya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Keesokan Harinya,,,
Steve bangun dan menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya..
Semalam dia benar-benar tidak bisa tidur, ingin rasanya cepat bicara dengan Alice agar dia tidak marah lagi dengannya..
Saat Steve keluar kamar, dia mendengar suara Vano menangis dari dalam kamar..
Dia pun membuka pintu kamar Alice dan untungnya tidak terkunci,,
Terlihat Alice sedang menggendong Vano namun Vano tetap menangis..
Steve pun berjalan mendekatinya..
" Vano kenapa Yank,, Ucap Steve mengusap kepala Vano
Vano langsung mengangkat kedua tangannya saat melihat Steve,
Mungkin Vano merasa kangen dengan Papanya..
Steve yang melihatnya pun langsung menggendongnya, tidak berapa lama tangisan Vano pun berhenti dan malah tersenyum ke arah Steve..
Alice membiarkan dan dia pun berjalan keluar kamarnya, dia masih kesal dengan Steve..
Namun Steve langsung menahan tangannya..
" Mau kemana Yank,, Ucap Steve
" Masak,, siapin sarapan Ucap Alice cuek
" Aku mau bicara,, please
Alice pun menghela napasnya dan dia pun mengangguk..
Alice juga tidak mau mereka ribut, dia pun akan mendengarkan alasan Steve..
Steve mengajak Alice duduk di sisi ranjang..
mereka pun duduk dengan Vano yang berada dipangkuan Steve..
" Aku Minta maaf Yank,,
Aku gag akan ngelakuin lagi,, aku janji sama kamu,,
" Yank,, aku cuma gag mau kamu kenapa-kenapa, kamu ngeroko, kamu minum itu akan merusak badan kamu, dan kamu pulang kamu main sama Vano, Vano pun bisa menghirup baunya Yank,,
Aku cuma gag mau kalian kenapa-kenapa
" Maafin aku Yank,, aku janji gag bakal ngelakuin itu lagi,, dan please jangaj diemin aku seperti ini, jangan jauhi aku Yank,,
Aku gag bisa kalo jauh dari kalian, kalo kamu diemin aku..
" Terus kenapa kamu bisa bau Rokok juga minuman,, kamu bilang kalo kamu cuma akan meeting..
" Aku memang meeting Yank,,
__ADS_1
Kita meeting di sebuah Hotel dan ternyata Klien aku malah memesan minuman juga,,,
(Ucapa Steve terputus,, dia bingung untuk melanjutkannya)
" Juga,,,
" Para Wanita,, Ucap Steve menunduk
" Astaga,,
Alice merasa sangat kesal, dia tidak ingin lagi bicara dengan Steve,, dia pun berdiri dan akan keluar kamar..
" Aku gag bermain dengan wanita di sana Yank,,
Alice menghentikan langkahnya dan membalikan badan..
" Meeting disebuah Hotel dan ditemani wanita,, aku gag percaya jika tidak terjadi sesuatu,,
" Aku serius Yank,,
Jujur aku ikut minum itu juga sedikit dan karena dipaksa oleh Klien aku, aku gag rokok dan wanita disana, aku gag sama sekali bersama mereka apa lagi bermain dengan mereka, aku cuma mencintai kamu Yank,
Aku udah punya Kamu juga Vano,,
Kamu bisa tanya Andri kalo gag percaya..
Alice menatap wajah Steve yang terlihat serius, dia pun merasa tidak tega dan tidak mungkin dia akan menjauhkan Vano darinya juga dia tidak bisa untuk terus mendiamkannya, Dia pun harus percaya dengannya..
Alice pun mengangguk dan tersenyum..
" Aku juga minta maaf Yank,, gag seharusnya aku diemin kamu,, semalem aku cuma emosi.. Ucap Alice duduk disamping Steve
Steve tersenyum dan langsung memeluk Alice,,
Alice membalas pelukan Steve,
Dan Vano pun menarik-narik rambut Alice..
Steve melepaskan pelukannya,, dan menatap Vano yang bermain dengan rambut Alice..
" Maafin Papa sayang,,
Ucap Steve mengecup pipi Vano..
" Kamu kangen ya sayang sama Papa semalam gag tidur bareng Papa,, Ucap Alice
Vano hanya tertawa mendengar ucapan orang tuannya, dia seperti mengerti dengan ucapan orang tuannya..
" Ya Udah,, aku mau masak dulu..
Kamu jaga Vano ya
Steve menahan tangan Alice,
" Biar pelayan yang siapin, kamu di sini aja temani aku juga Vano..
Alice tersenyum dan kembali naik keatas ranjang,,
Mereka pun bermain dengan Vano yang sudah mulai bisa sedikit mengoceh...
*********
__ADS_1
Setelah mereka rapi dan Vano pun sudah mandi, mereka turun ke bawah dan berjalan menuju meja makan..
Terlihat sarapan sudah tersedia disana..
Steve menggeser kursi untuk duduk Alice yang menggendong Vano..
Steve mengambilkan sarapan Alice, karena Vano masih mengusu..
" Kayaknya mau tidur Vano Yank,, Ucap Steve
" Iya ngantuk dia, semalam rewel banget Ucap Alice
" Kenapa kamu gag ke kamar aja Yank,, kan aku juga gag tidur..
" ih kamu tuh,, aku malu lah,,
" Kenapa Malu,,
" Kan aku lagi Marah sama kamu, masa ke kamar
" Hahaha,, kamu tu ya,, sama suami sendiri malu,,
Alice hanya mengangkat bahunya dan mengusap kepala Vano yang mulai terlelap..
" Aku tidurin Vano duku ya..
Kamu makan dulu aja Yank,, Ucap Alice
" Mau aku bantu Yank,,
" Gag usah,, kamu sarapan dulu aja..
Steve pun mengangguk,
Dia menatap Alice yang berjalan menaiki anak tangga..
-
" Kok belum sarapan Yank,, Ucap Alice duduk disamping Steve
" Nunggu kamu Yank,,
Vano udah tidur,,
" Udah,, tadi aku minta pelayan buat jagain
Steve manggut-manggut,,
" Ya udah makan Yank,,
Mereka pun menikmati sarapannya dengan tidak bersama Vano yang malah tertidur akibat semalam dia sama sekali gag tidur, dia terus rewel entah kenapa..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Gaes.. Kesayangan..
Plisss,, jangan minta visual ya..
Author Up dari malam minggu masih review dan belum dilolosin.. 🙏🙏
Like,, Vote juga Komen Kalian dong,,
__ADS_1
Love you all
💋💋💋 mengalah