
Tania membanting semua benda yang ada di dalam kamarnya dan terus berteriak,,
Dia tidak menyangka Steve akan berbuat ini kepadanya..
" Aarg,, aku gag akan biarin kalian hidup bahagia teriak Tania dengan kembali melempar benda yang ada di depannya
Aldi yang berada dalam kamarnya pun langsung berlari masuk ke dalam kamar Tania..
" Astaga,, Ka Tania ucap Aldi dengan langsung memeluknya
" Ka, Kaka kenapa seperti ini,,
" Steve Al,, Steve,, ucap Tania dengan terus menangis
" Steve sudah melupakan aku, dia lebih memilih istrinya, dan sekarang aku semua Perusahaan gag mau kerja sama denganku lanjut Tania
" Kakak tenang Al gag akan biarin semua ini Ka,, Aldi akan membalas semua perlakuan mereka terhadap kaka..
" Kaka mau mereka berpisah, kaka mau Steve kembali dengan Kaka Al, Kaka sangat mencintanya..
" Al janji Ka, Al akan membuat Steve Kembali bersama Kaka, sekarang kaka tenang Ya..
Aldi pun terus memeluk dan menenangkannya, Tania terus terisak..
Aldi tau perasaan Kakaknya sekarang,,
Setelah lebih tenang Aldi melepaskan pelukannya dan membawa Tania menuju ranjangnya..
" Kaka istirahat ya, tenangin pikiran kaka Al janji akan membalas semua untuk Kaka
Aldi meninggalkan Tania yang berbaring,,
Tania terus mengingat beberapa hari sebelumnya dia menemui seorang Produser untuk menandatangani kontrak kerja samanya namun mereka malah membatalkan secara sepihak.
Dan Dia pun kembali mendapatkan tolakan untuk menjadi sebuah model iklan dengan tanpa mereka menyebutkan alasannya..
Bahkan beberapa Kontraknya dengan Perusahaan lain pun semua dibatalkan sepihak..
Dan semua itu adalah ulah dari Steve yang sudah menyuruh mereka untuk tidak kembali menggunakan Tania menjadi modelnya..
**********
Steve terlihat masih memikirkan ancaman Tania, dia takut Tania akan berbuat jahat terhadap Alice..
Dia tau siap Tania, Tania akan melakukan apapun untuk mendapatkan keinginannya..
Dia pun berpikir untuk mencarikan pengawal untuk selalu mengawal Alice kemanapun apa lagi saat Alice tidak bersamanya..
Saat Steve sedang berpikir tiba-tiba Alice datang dan duduk disebelahnya sambil memeluk lengannya..
__ADS_1
Steve tersenyum dan mengecup keningnya..
Dia bingung apakah harus menceritakannya atau tidak..
" Yank,, kamu masih mikirin Tania ucap Alice dengan sedikit mendongakan wajahnya
" Sayang,, ada yang mau aku bicarakan sama kamu
Alice langsung melepaskan tangannya karena melihat wajah Steve yang serius..
" Sayang dengar, mulai besok kemanapun kamu akan dikawal oleh bodyguard, aku gag mau terjadi sesuatu dengan kamu Oke
Alice menatap bingung dengan ucapan Steve
" Bodyguard Yank,, kenapa,,
" Tania mengancam kalo dia gag akan biarkan kita hidup tenang..
" Apa Yank,,
" Kamu gag usah takut aku gag akan biarkan dia menyentuh kamu apalagi berbuat jahat
Alice terdiam, bukan rasa takut akan ancaman dari Tania kepadanya tapi dia lebih merasa takut Tania akan berbuat jahat kepada Steve..
" Yank,, tidur yuk udah malem ajak Steve
Alice pun hanya mengangguk dan berjalan mengikuti Steve menuju ranjangnya..
Alice masih belum bisa terpejam, dia mengingat ancaman Tania..
Dia takut jika dia berpisah dengan Steve atau bahkan Tania mencelakai Steve..
Tania menatap wajah Steve yang sudah terlelap tanpa disadarinya air matanya kembali mengalir, dia tidak bisa membayangkan bagaimana jika mereka berpisah, Alice sangat mencintai Steve dia tidak mau berpisah dengannya..
Alice mengusap wajah Steve..
" Aku gag mau berpisah denganmu Yank, aku sayang juga cinta kamu,, ucap Alice lirih
Steve yang memang belum tertidur pulas pun mendengar ucapan Alice dan merasakan sentuhan tangan Alice pun membuka matanya.
Dia melihat Alice yang ternyata menangis, namun Alice langsung menyeka air matanya dan membuang wajahnya agar Steve tidak melihatnya..
" Sayang,, liat aku ucap Steve
Alice hanya menggelengkan kepalanya dan membelakanginya..
" Aku ngantu, aku mau tidur ucap Alice
Dia tidak mau Steve khawatir dengannya dia juga tidak mau menambah beban untuknya..
__ADS_1
Steve langsung menarik bahu Alice, dan pandangannya langsung tertuju pada mata Alice yang terlihat sembab..
" Aku gag mau pisah dengan kamu,, ucap Alice dengan kembali terisak
" Sstt,, semua itu gag akan terjadi Yank,, kita akan terus bersama, kamu gag usah pikirin semua, biar aku yang selesaikan semua Oke..
Steve langsung menarik Alice dalam pelukannya, Alice terus terisak dalam pelukan Steve.
Steve membulatkan pikirannya untuk segera mencari bodyguard untuk terus mengawasi Alice.. Dia gag mau membuat Alice terus merasa takut.
Setelah sekian lama Alice pun terlelap..
Steve membenarkan selimutnya dan mencium keningnya..
Dia pun berjalan keluar kamarnya dan memanggil Hendra keruangannya..
" Tuan memanggil saya tengah malam ada yang bisa saya bantu Tuan,, ucap Hendra
" Tania mengancam akan memisahkan saya dengan Alice, dan saya gag mau terjadi sesuatu dengan Alice..
" Apa Tuan, Tania mengancam Anda
" Ya,, Alice terus merasa takut dan Saya ingin kamu segera mencarikan bodyguard untuk menjaga Alice kemana pun..
" Baik Tuan, saya akan segera mencarika Bodyguard untuk Nona Alice..
" Baik lah kamu beristirahat,,
" Permisi Tuan,, ucap Hendra dan berjalan keluar..
Steve pun langsung kembali ke kamarnya dan kembali berbaring disebelah Alice yang tertidur pulas..
Steve memeluknya dan ikut tertidur pulas..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
OMG,,, 😱😱😱
Apa yang bakal Tania juga Adi lakukan kepada mereka ya Gaes.. 😖😖😖
Tapi,, Tapi,, Tapi,,
Kekuatan Cinta mereka akan mengalahkan semuanya kok,🤗🤗🤗
Tetap ikuti kelanjutan ceritanya ya..
Like Vote juga komen kalian tetap Author tunggu apa lagi Vote kalian,, 😚😚
Love You All
__ADS_1
💋💋💋💋