Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Mertua Idaman


__ADS_3

Ceklek,,


Pintu ruangan terbuka,


Cila, Vano, Gea juga Doni serempak menatap ke arah pintu yang terbuka..


Terpancar senyuman di wajah mereka ketika tau siapa yang datang..


" Papa,, Mommy,, Ucap Gea dengan berjalan menghampiri dan langsung memeluk mereka..


" Sayang,, Gimana kabar Kamu Nak


" Baik,, Papa sama Mommy gimana.. Ade kangen


" Kami juga kangen kamu,,


Gea melepaskan pelukannya dan menarik tangan Alice..


" Ayo Mom,, Mommy harus liat Gladis.. Dia sangat cantik seperti Ade..


" Sayang, Ade, pelan pelan Nak kasih Mommy baru sampai Ucap Steve..


" Ah Maaf Mom,, Ucap Gea dan di balas senyuman oleh Alice..


" Papa, Mommy,, kenapa gak kabari Kaka.. Kan bisa Suruh Doni jemput..


" Iya Om,, kan Bisa Saya jemput tadi


" Gapapa,, Kalian pasti sibuk..


Gimana kabar kalian, gimana Nak sekarang kamu udah jadi orang tua.. Selamat ya.. Ucap Steve langsung memeluk anak jagoannya yang bahkan sekarang sudah mempunyai anak..


" Makasih Pa,, Kaka masih perlu belajar dari Papa


" Cila,, Selamat Ya Nak..


" Makasih Pa,,


Setelah mereka saling bertukar kabar, giliran Alive dan Steve menghampiri cucu mereka..


Betapa menggemaskan Gladis yang tertidur pulas bahkan mendapat ciuman dari Oma dan Opa nya pun dia hanya menggeliat dan sama sekali tidak menangis..


" Pa,, Liat benar benar sangat menggemaskan.. Ucap Alice terus mencium pipi Gladis..


" Iya Mom,, cantik seperti Mommy..


" Papa, kamu liat Cila dia cantik dan dia Mama nya..


" Hahah,, Kalian semua cantik maksud Papa


-


Hari semakin malam dan Doni sudah pulang dengan Gea, sedangkan Alice sama sekali tidak mau pulang karena dia ingin berada di Rumah Sakit menemani cucunya dan bagaimana pun Steve juga tetap harus menemaninya..


Cila sendiri terlihat sudah tertidur, dan Alice pun terlihat tertidur di ranjang yang sengaja Steve minta untuk di siapkan..

__ADS_1


Vano dan Steve masih terjaga,


Mereka masih duduk di sofa dan masih sedikit mengobrol masalah Perusahaan dan sesekali Steve memberikan nasihat Untuk anak jagoannya agar menjadi Papa yang baik..


" Ka, kamu harus inget semua ucapan Papa.. Kerja adalah kewajiban kamu untuk mencukupi kebutuhan Cila juga Gladis tapi keluarga tetap nomor 1 dan kamu jangan sampai melupakan itu Nak..


" Iya Pa,, Kaka pasti akan selalu ingat dengan ucapan Papa dan Kakak juga ingin sekali seperti Papa..


Steve tersenyum,,


" Ya Sudah,, kita istirahat ya..


Papa juga sedikit lelah..


" Iya Pa..


Steve pun berbaring disofa sedangkan Vano masih terlihat duduk dan memandang ke arah istri juga Mommy nya dan tidak lupa dengan Box yang berada di tengah tengah mereka..


Dia pun berjanji untuk menjadi seperti Steve yang selalu mengutamakan keluarga dari pada semuanya..


Dia pun beranjak menghampiri Cila,


Memandangnya, mengusap rambutnya dan mengecup keningnya cukup lama..


Dia pun kembali berjalan menghampiri Alice, dia membenarkan selimutnya dan mengecup kening Alice yang selama ini sudah menjadi Mommy yang sangat sempurna baginya..


Dan kini giliran Anaknya..


Vano tersenyum menatap wajah Gladis yang menggemaskan namun dia sangat cantik sama seperti Istri juga Mommy nya..


Vano pun kembali ke sofa dan membaringkan tubuhnya yang sangat lelah namun juga sangat bahagia..


*********


Keesokan harinya..


Alice terbangun dan terlihat Cila yang sudah menggendong Gladis..


" Sayang,, Kamu kok gak bangunin Mommy Nak.. Gladis nangis


" Gak papa Mom,, tadi Gladis pipis jadi Cila ganti popoknya..


" Sebentar ya,, Mommy ke kamar mandi dulu.


Cila mengangguk dan kembali menggendong Gladis dan berjalan di dalam ruangan,,


Cila memang sudah tidak di infus karena kondisinya sudah stabil..


" Papa sama Vano masih pada tidur ya Nak..


" Iya Mom,, mereka pasti lelah Mom..


" Sini biar Mommy gantian gendong,,


Cila memberikan Gladis kepada Alice,

__ADS_1


Dia pun berjalan ke kamar mandi,, Alice menggendongnya dan sesekali mengecup kening juga pipinya..


Steve yang mendengar suara langkah pun mengejapkan matanya di lihatnya Alice yang sudah terbangun dan sedang menggendong Gladis, dia pun bangkit..


" Lo Papa bangun,, Keganggu mommy ya Pa


" Engga Mom,, Ucap Steve sambil berjalan mendekatinya..


" Selama Pagi Kesayangan Opa..


" Pagi Opa,, Jawab Alice menirukan suara baby..


Cila yang baru keluar kamar mandi pun menghampiri Vano yang masih terlelap..


" Mas,, Mas Vano bangun..


" Hem,, Kenapa Yank,, Gladis nangis ya


" Engga Mas,, kamu pindah di ranjang Aja nanti badan kamu sakit..


Vano mengucek matanya,,


Dia menatap Steve dan Alice yang sudah bangun dan malah sudah bermain dengan anaknya..


Mereka mengajak ngobrol Gladis,,


Seakan Gladis sudah bisa mengerti ucapan mereka..


" Mas ke Kamar mandi dulu Yank..


Cila mengangguk dan berjalan menghampiri Alice..


" Kalian pasti laper kan,, Biar Papa telpon Andri suruh bawa sarapan buat kita..


" Gak usah Pa,,


" Engga Nak,, Kamu harus makan yang banyak, kan kamu harus kasih Asi ke Gladis Ucap Alice


Steve pun terlihat mengambil ponselnya dan menghubungi Andri..


Vano yang baru keluar dari kamar mandi pun ikut bergabung duduk di antara mereka, Alice sendiri terus menggendong gladis..


Dia benar benar-benar merasa bahagia mempunyai cucu..


\=\=\=\=\=\=\=\=


Mu'uph ya author baru sempet Up, dari kemarin ada saja kesibukan.. 🙏🙏


Untuk kalian yang tanya tentang kehidupan Andri, nanti author akan mengungkapnya namun bukan menceritakan kehidupannya.. Yang ada malah nanti banyak eps kaya sinetron lagi.. 😀😀


Terus ikuti kelanjutan ceritanya..


Tetap semangat buat Vote nya..


Like juga komen kalian..

__ADS_1


Love you All


😘😘😘


__ADS_2