Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Berangkat ke Jerman


__ADS_3

Vano dan Gea berada di dalam Bandara, mereka akan segera terbang ke Jerman


Sedangkan Doni yang memang mengantar mereka pun masih berada disana,,


" Don,, gue titip Perusahaan ya..


Hubungin gue langsung kalo ada apa-apa


" Siap,, Lo gag usah khawatir gue pasti terus kasih laporan ke Lo


" Udah kalian masuk, bentar lagi pesawat kalian terbang kan


" Oke,, thanks ya,, gue nitip Cila..


Awas jangan macem-macem Lo,,


" Kalo gue gag khilaf ya..


" Awas aja kalo Lo berani,,


Cila yang melihat mereka berbisik pun lantas merasa bingung..


" Kalian tu bicara apa zi bisik-bisik terus..


" Hahaha,, Gag De..


Ya Udah yu kita masuk..


" Daah Ka Doni,,


" Daaah,, Hati-Hati Ge,,


Doni kembali berjalan keluar saat melihat mereka sudah mulai masuk..


********


Seperti biasa,


Setelah pulang kuliah Cila langsung menuju Kantor..


" Kenapa gue jadi males banget ya ke kantor..


Tapi, gue tetap harus bekerja" gumam Cila


Akhirnya Cila mengendarai motornya menuju kantor..


-


Cila berjalan masuk kantor seperti biasanya, dia tidak banyak bicara atau mengenal karyawan lainnya..


Sedangkan tatapan mereka membuatnya risih


Dia pun segera masuk ke dalam lift..


Ting,,


Pintu lift terbuka..


Cila berjalan menuju ruangannya,


Dia menoleh ke pintu ruangan Vano dan kembali masuk ke ruangannya..


Di dalam ruangan,


Cila langsung melajukan pekerjaannya..


Walaupun dia baru beberapa hari bekerja namun dia sudah bisa mengikuti pekerjaan di sana, dan dia sudah mulai menguasainya..


Jam terus berputar,


Cila masih terus menatap layar leptopnya..


Sampai akhirnya dia menoleh jam di dinding yang ternyata sudah menunjukan pukul 4 sore,,

__ADS_1


" Astaga,, kok cepet banget udah jam 4..


Perasaan gue baru aja mulai kerja,, "


Cila menatap pintu yang selalu di buka oleh Vano saat menuju ruangannya..


Hari ini pintu itu terus tertutup dan Vano sama sekali tidak membuka untuk menghampirinya..


Cila pun berjalan keluar ruangan,,


Ternyata dia berpapasan dengan Doni yang juga akan pulang..


" Eh Cila,, mau pulang juga ya..


" Iya,, Pak Doni juga mau pulang..


" Aduh,, panggil Doni aja,, gue masih muda kali


" Maaf Don,,


" Ya udah kita bareng aja..


Cila mengangguk,


Mereka pun berjalan masuk ke dalam lift..


" Oya, gimana.. Apa masih ada yang kamu bingung..


" Sampai saat ini saya sudah bisa mengikuti, Vano juga terus mengajari saya..


" Oya,, Lo tau kan Vano ke Jerman


" Astaga,, Gue baru inget kalo Vano hari ini ke Jerman,, pantes aja ruangannya terus tertutup" batin Cila


" Cila,, Hey,, kok Lo melamun,,


" Ah Iya gimana..


" Iya bilang,,


Doni manggut-manggut..


Ting,,


Pintu lift terbuka..


" Saya permisi duluan Don,, Ucap Cila


" Oke,, Hati-Hati..


Cila tersenyum dan mengangguk..


-


Cila masuk ke dalam rumahnya dengan wajah yang sedikit kusut, entah dia sedang merasakan sesuatu atau memang dia sedang memikirkan sesuatu..


" Ibu,, Ucap Cila sambil mencium punggung tangan Ibunya


" Kamu sudah pulang Nak,,


" Cila ke kamar dulu ya Bu,,


Bu Nita bingung dengan tingkah anaknya yang tidak seperti biasanya..


-


Cila langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang..


tubuh juga pikirannya merasa sangat lelah dia mencoba memejamkan matanya namun susah..


Dia pun bangkit dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya..


Setelah 15menit Cila keluar dengan sudah terlihat lebih segar, namun dia tetap memikirkan sesuatu..

__ADS_1


Ceklek,,


Pintu kamarnya terbuka,,


Bu Nita berjalan menghampiri Cila yang duduk di depan meja riasnya..


" Cila,, Ibu boleh bicara..


" Ibu mau bicara apa,,


" Kamu ada masalah Nak,


Cila menggeleng..


" Terus kamu kenapa jadi diem seperti ini..


" Cila cuma cape aja Bu, Cila gag kenapa-kenapa


" Kalo kamu memang Cape, kamu gag usah kerja lagi ya.. ibu masih bisa Kok bayar kuliah juga buat biaya kita sehari-hari..


Cila tersenyum dan menggenggam tangan ibunya..


" Cila gapapa Bu,, Cila hanya sedikit lelah..


ibu juga gag boleh cape-cape ya,, Cila kerja baut bantu Ibu,,


" Tapi Nak,,


" Cila Gapapa Kok Bu,,


Cila mencium kedua tangan Ibunya..


" Ya udah kita makan dulu ya,, Ibu sudah masak makanan kesukaan kamu..


" Wah,, beneran Bu,,


Bu Nita mengangguk dan menggandeng tangan Cila ke luar kamar..


Tok,, Tok,, Tok,,


Terdengar suara ketukan pintu..


" Biar Cila yang buka Bu,,


Cila berjalan dan membuka pintu..


" Eh Ka Irvan,,


Silahkan masuk Ka..


" Cila,, siapa Nak,, Ucap Bu Nita


" Eh Nak Irvan,, yuk ikut makan bareng..


" Gag usah Tante,, biar Irvan tunggu di sini


" sekalian aja Ka,, Kaka pasti belum makan kan..


Mereka menuju ruang makan dan makan bersama..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hay,, Kesayangan..


Masih menunggu Kelanjutan ceritanya..


Ayo,, Vote, Like juga Komen kalian dong,,


Author juga bakal Up tiap hari nie..


Love you all


🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2