Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 73 Jebakan untuk Tania


__ADS_3

Steve terus berpikir bagaimana caranya dia untuk bisa menjebloskan Tania ke dalam penjara..


Tania adalah wanita yang sangat licik, dia tika akan mau diajak bertemu karena dia pasti sudah tau orang suruhannya sudah menceritakan semuanya..


Dia pun langsung menghubungi Andri dan menyuruhnya untuk mencintai rumah juga Apartemen Tania, semua gerak gerik Tania harus dilaporkan kepadanya..


************


Tania terlihat sangat gelisah,


Dia tau orang yang disuruhnya tertangkap Steve..


Posisinya benar-benar terancam sekarang apalagi jika mereka menceritakannya jika dia lah yang menyuruh mereka..


"Apa yang harus aku lakukan sekarang, Steve pasti akan membawaku ke dalam penjara.. Aku gag mau itu terjadi" Gumam Tania..


Dia pun hanya berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya..


Ingin rasanya dia keluar dan mencari udara namun dia takut jika tiba-tiba Steve datang menghampirinya..


-


Hari semakin gelap,,


Tania yang sangat merasakan bosan pun nekat untuk keluar dari rumahnya dia akan menuju sebuah BAR..


Tania langsung masuk ke dalam mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan diatas rata-rata,,


Sekitar 15menit dia sampai di sebuah BAR yang ramai akan pengunjung dia pun segera masuk dan duduk di salah satu kursi bagian tengah dan terlihat memesan minuman..


Pandanganya melihat kanan kiri dia harus waspada di sana takut Steve akan membuntutinya..


" APA MAU KAMU,, ucap Steve saat melihat Tania terduduk di salah satu kursi


Tania langsung kaget karena Steve langsung duduk disebelahnya dan bertanya dengan penuh emosi..


Flashback


Steve mendapatkan informasi bahwa Tania keluar dari rumahnya dan akan menuju ke sebuah BAR,


Steve pun langsung menuju ke sana untuk menemui Tania..


FlashOn


" Kenapa kamu ingin mencelakai Alice


" Tenang sayang,, ucap Tania


" Jawab Tania,, kenapa kamu ingin mencelakai Alice


" Apa maksud kamu Steve, aku tidak tau maksud ucapan kamu


" Gag usah bersikap bodoh Tania, gag usah berpura-pura.. Aku sudah tau semua..


" Sayang,, tenang dulu kita bicarakan Baik-baik.. Lagian aku juga gag tau ucapan kamu,, mencelakai Alice maksudnya gimana..


Steve mulai geram, dia sengaja berbicara lembut agar Tania mau mengakui tapi tetap saja Tania tidak mengakuinya..

__ADS_1


" Kamu yang menyuruh seseorang untuk mencelakai Alice juga anak kami,,


Kamu gag usah mengelak Tania..


" Hahaha,, kamu menuduh aku memangnya kamu punya bukti hah..


" Kamu tau mereka,, ucap Steve dengan memanggil dua orang..


Tania langsung membulatkan matanya menatap orang yang dikenalnya..


" Kalian,, ucap Tania


" Maaf Nona,, kami sudah menceritakan semuanya..


"Breks** kalian,, liat saja aku bakal hancuri keluarga kalian,,


" Jadi,, kamu masih mau mengelak hah,, ucap Steve


" Ya memang aku yang menyuruh mereka untuk mencelakai bahkan membunuh Alice, dia sudah merebut kamu dari aku, di sudah membuat aku seperti ini, Teriak Tania


" Kamu sadar apa yang kamu lakukan Tania..


" Ya aku sadar Steve dan aku sengaja melakukan semua, gag ada siapa pun yang bisa dapetin kamu selain aku, termasuk perempuan miskin itu..


" CUKUP TANIA, kamu benar-benar keterlaluan,, kalian bawa Dia ke kantor polisi


Jono dan Joni langsung menghampiri Tania dan menarik tangannya, dia akan membawa Tania ke Kantor Polisi.


Steve pun berjalan menuju dua orang yang terlihat menunduk,


" Kalian pulang lah,, terima kasih untuk kerja sama kalian ucap Steve


" Kalian hanya suruhan, dan saya tidak akan membawa kalian dalam kasus ini, jaga keluarga kalian,, ingat jangan pernah lagi mau di suruh untuk mencelakai orang lain ucap Steve berjalan keluar


" Terimakasih Tuan,,


Steve langsung masuk ke dalam mobilnya bersama Andri, merekapun menuju Kantor Polisi..


-


Tania sudah berada dalam sebuah ruangan kecil dan memakai baju biru bertuliskan Tahanan..


Dia resmi menjadi tahanan karena Steve memang sudah melaporkan kejahatan Tania sebelumnya..


" Lepaskan Saya, keluarkan Saya, Kalian tunggu pembalasan Saya" teriak Tania di dalam jeruji besi


Steve berjalan masuk dan menghampiri Tania yang terus berteriak..


" Percuma kamu berteriak Tania, tidak akan ada seorang pun yang akan mengeluarkan kamu dari sini ucap Steve dengan tersenyum


" Steve,, tolong lepaskan aku, aku gag mau ada disini ucap Tania menangis


" Percuma Tania, kamu memohon sampai berlutut pun aku gag akan keluarkan kamu dari sini,,,


" Breng*** kamu Steve,, awas saja aku bakal balas semua ini sama kamu,,


" Silahkan Tania,, saya tunggu,,

__ADS_1


" Steve,, kamu keterlaluan.. Kamu lupa bagaimana kita dulu,, kita bahkan sudah akan menikah..


" Semua itu sudah aku kubur Tania, semua masa lalu kita..


" Ini semua gara-gara wanita sialan itu,,


" JAGA BICARA ANDA NONA TANIA,,


" Hahahaa,, memang dia wanita sialan seharusnya dia mati saja


" Saya Pastikan Anda bakal lam berada di dalam penjara.. Ucap Steve berjalan meninggalkan Tania yang terus berteriak tidak jelas..


Steve kembali masuk ke dalam mobilnya dan Andri sudah menunggu di dalam..


" Ndri, kamu anterin saya pulang nanti Mobilnya kamu bawa pulang saja ucap Steve dengan menyenderkan kepalanya..


" Baik Tuan,,


Andri pun melajukan mobilnya menuju rumah Steve sesuai perintah sedangkan Steve terlihat memejamkan matanya..


Andri membiarkan Tuannya seperti itu, dia tau Steve pasti merasa kelelahan dengan situasi seperti ini,,.


Dia harus menjaga istrinya yang sedang hamil, mengurus perusahaan bahkan dengan masalah Tania yang terus akan mencelakai mereka..


Namun pasti Steve bisa sedikit merasa lega karena sekarang Tania sudah mendekam dalam penjara dan tidak ada lagi yang akan mencelakai Alice dan membuat mereka berpisah..


Mobil mereka sampai di depan rumah Steve,


Andri bingung karena Steve masih belum bangun,, dia pun dengan terpaksa membangunkan Steve..


" Tuan,, Tuan Steve.. Ucap Andri


Steve membuka matanya dan menatap keluar jendela..


" Maaf Tuan,, sudah sampai dirumah


" Oya Maaf Andri, saya ketiduran..


" Tidak apa-apa Tuan..


" Kamu bawa mobil saya saja, besok kamu gag usah jemput saya.. Saya bisa diantar jono..


" Baik Tuan..


" Kamu hati-hati di Jalan,,


Steve pun turun dan langsung berjalan masuk ke dalam rumahnya,


Andri langsung kembali melanjutkan mobilnya untuk pulang ke rumahnya..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Gabung Grup yu Gaes yang pada belum gabung,,


Kita bisa saling sharing jga saling kenal disana..


Like, Vote juga Komen kalian mono dong,,

__ADS_1


Love you all.


💋💋💋


__ADS_2