
Vano menyandarkan tubuhnya di sofa ruang tengah rumahnya, tangannya memijat keningnya, dia masih sangat penasaran dengan teror itu..
Siapa yang berani melakukannya dan apa motifnya..
" Kamu sudah pulang,, gimana Cila dan Bu. Nita Kak..
Steve berjalan dan duduk di sampingnya..
" Pah,, Cila sama Bu Nita masih Syok Pa.. Makanya Vano menyuruh mereka tinggal di Apartemen..
" Terus bagaimana kelanjutan penyelidikannya..
" Gak tau Pah.. Ini sangat aneh..
Mereka susah untuk di lacak, tapi Vano sudah menyuruh orang untuk mengawasi terus rumah Bu Nita..
" Papa akan menyuruh orang Papa untuk ikut melacak.. Sekarang kamu istirahat..
" Iya Pa,, Vano ke kamar dulu Pa..
Steve menatap wajah Vano yang terlihat sangat lelah, dia harus mengurus Perusahaan juga melindungi Cila..
Dia pun terlihat langsung menelpon seseorang..
-
Setelah masuk ke dalam kamarnya, Vano melepaskan semua pakaiannya dan menuju kamar mandi..
Badannya sangat lengket juga lelah,,
**********
Keesokan Harinya..
Vano berjalan keluar kamarnya dan menuju meja makan yang terlihat sudah ada Steve, Alice juga Gae di sana..
" Pagi Pa, Mom, Ade.. Ucap Vano duduk di kursinya..
" Pagi Kak,,
Mereka langsung menikmati sarapannya dengan tidak ada suara dan hanya ada suara sendok juga garpu..
Namun tiba-tiba Alice membuka pembicaraan di sana..
" Kak,, Habis sarapan Papa sama Mommy mau bicara,,
__ADS_1
" Bicara apa Mom,,
" Kamu selesaikan sarapannya dulu,,
" Iya Pa..
-
Dan disini lah sekarang mereka di ruang tengah terlihat Steve, Alice dan Vano duduk di sana dengan wajah yang terlihat serius..
" Papa sama Mommy mau bicara apa sama Kakak..
" Kak,, gimana keadaan Cila dan Bu Nita..
" Mommy tenang aja ya,, mereka sudah baik- baik saja, mereka sekarang tinggal di Apartemen dan Kaka sudah menyuruh seseorang untuk menjaga mereka..
" Kakak belum tau siapa pelakunya..
Vano menggelengkan kepalanya..
Alice menatap Vano, dia tidak tega melihat anak laki-lakinya seperti ini,,
" Kak,, Papa sama Mommy sudah membicarakan semua ini semalam..
" Maksud Papa..
" Kak,, Mommy gak mau terjadi sesuatu dengan mereka, dan Mommy juga gak tega melihat kamu yang terus mondar mandir perusahaan juga menjaga mereka..
Jadi jika kalian sudah menikah, itu akan lebih bagus untuk kalian..
Cila ada yang menjaga sedangkan kamu juga tidak harus bolak balik..
" Yang Mommy kamu bilang bener Ka..
Jika kalian sudah menikah, Cila akan lebih aman..
Vano menatap kedua orang tuanya bicara, dia merasa senang karena orang tuannya memikirkannya juga Cila dan Bu Nita sejauh ini bahkan dia sendiri sama sekali tidak mempunyai pikiran itu..
" Gimana Kak,, Ucap Alice saat melihat Vano hanya terdiam..
" Kakak bicarakan ini dengan Cila dan Bu Nita dulu Pa.. Mom..
" Malam ini Kakak ajak mereka ke rumah, kita bicarakan hal ini bersama..
" Iya Pa,,
__ADS_1
Makasih Pa, Mom,, kalian udah peduli dengan mereka..
" Sayang,, kamu anak Papa juga Mommy dan Cila juga anak Mommy Nak..
Kamu gak perlu berterima kasih sama kami,
" Makasih Pa,, Mom,,
Ucap Vano memeluk mereka, dia benar-benar merasa sangat beruntung mempunyai orang tua seperti mereka yang selalu memikirkan kebahagiaan anak-anaknya..
" Ya Sudah Vano ke Apartemen Jemput mereka Mom,,
" Iya Nak,, Hati-hati..
Vano langsung berjalan keluar rumahnya, sedangkan Alice mengusap lengan Steve dan tersenyum..
Karena memang ini adalah hari libur jadi mereka sengaja mengajak bertemu untuk membicarakan Rencana pernikahan mereka..
Steve dan Alice memang sudah membicarakan ini semua dan mereka tinggal menunggu keputusan Vano juga Cila karena mereka juga tidak mau memaksakannya, Karena Vano dan Cila lah yang akan menjalankannya..
" Pa,, Mom,, dimana Kak Vano.. Ucap Gea yang baru saja keluar kamarnya..
" Dia lagi jemput Cila dan Bu Nita De..
" Memangnya mau kemana Mom..
" Mau ke rumah dong,, kan Mommy yang undang mereka..
" Yey,, ketemu Kak Cila..
Eh,, tapi memangnya ada apa Mom..
" Kamu pengin tau aja ya,, Ucap Steve dengan mengusap kepala Gea..
" Papa,, Nyebelin,,
" Hahaha,,
" Sudah,, Ade Yuk bantu Mommy siapin makanan..
" Siap Mom,,
Gea mengikuti Alice berjalan masuk ke dalam dapur..
Sedangkan Steve masih berada di sana dan menyalakan televisi..
__ADS_1