Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Ritual Kerinduan


__ADS_3

Rasa kangen yang menyelimuti keduanya benar-benar membuat mereka melupakan jika mereka berada di Kantor,,


Vano sama sekali tidak memperbolehkan Cila kembali ke ruangannya dan melanjutkan pekerjaannya.


Dia terus menyuruh Cila berada disampingnya dan menemaninya di ruangan..


Cila merasa bosan karena hanya menatap Vano yang sedang bekerja, dia pun berjalan mendekat dan berdiri di samping kursi Vano..


" Aku kembali ke ruangan ya,, Ucap Cila


Vano langsung menoleh dan menatap Cila..


" Kenapa hem,,


" Aku masih ada kerjaan Van, lagian aku juga bosan gak ngapa-ngapain..


Vano memeluk pinggang ramping Cila dan terus memandangnya..


" Vano,, Rengek Cila..


" Sayang,, kamu benar-benar membuat aku gemas,, Ucap Vano menarik Cila sampai jatuh dipangkuannya..


" Eh,, Lepasin Van,, nanti kalo ada yang liat gimana..


" Gak ada yang berani masuk ke dalam ruangan ini Sayang..


Cila tersenyum dan mengalungkan tangannya di leher Vano,,


" Aku kembali kerja ya,, kan kamu juga sibuk..


" Kamu gak perlu kerja lagi sayang,,


" Tapi aku kan masih punya hutang sama kamu,,


" Kamu sudah melunasi semuanya..


" Kapan aku melunasinya..


" Dengan kamu menjadi pacar aku, semua hutang kamu lunas..


Oya sebentar..


Vano membuka laci mejanya dan mengambil uang yang berada di sana..


" Ini aku kembalikan uang kamu,,

__ADS_1


" Engga,, itu uang buat aku gangi rugi Van..


" No sayang,, Ini uang kamu,, kamu ambil lagi ya..


" Engga mau,, aku udah kasih sama kamu..


" em,, gimana kalo uangnya kita kasih uangnya buat seseorang Van..


" Maksud kamu,,,


" Nanti aku ajak kamu ke suatu tempat ya..


Aku juga sudah lama gak ke sana..


Vano manggut-manggut, namun dia kembali menarik Cila saat Cila akan berdiri..


" Kamu mau kemana,, tetap temani aku disini ya..


" Tapi aku,,


" Please sayang,, Ucap Vano memasang wajah memelas..


" Baiklah,, Aku akan menemani kamu..


CUP..


Dan mau gak mau Cila menuruti Keinginan Vano untuk menemaninya di ruangan..


Dia terus menatap wajah Vano yang terlihat lebih tampan saat serius seperti ini,,


Dia tidak menyangka jika akan menjadi kekasih dari orang yang dulu sering membuatnya kesal..


" Oya Van,, gimana keadaan Mommy kamu..


" Mommy sudah membaik,, kemarin hanya kelelahan dan pingsan saat keluar kamar mandi..


" Astaga,, tapi beneran gak kenapa-kenapa Van..


" Beneran Sayang,, lagian di sana ada Gea yang bantu Mommy,, ada Papa juga yang jaga Mommy..


" Oya Yank,, Papa sama Mommy pengin ketemu kamu,, lanjut Vano..


" Haah,, Maksud kamu..


" Iya,, mereka sudah tau kamu, aku udah cerita kamu sama mereka dan mereka setuju dengan hubungan kita..

__ADS_1


Bukan merasakan senang namun Cila malah terlihat takut, dia pun menundukan kepalanya, dia merasa jika mereka tidak sama, keluarga Vano kaya sedangkan dirinya hanya anak keluarga biasa saja..


Vano menatap Cila yang terlihat sedih,,


" Sayang kamu kenapa,,


" Gak papa Van, Ucap Cila sambil menampilkan senyum terpaksanya..


" Hei,, aku tau kamu sedang memikirkan sesuatu..


" Gak kok Van,, Ucap Cila memalingkan wajahnya..


Vano langsung menarik wajah Cila agar menatapnya..


" Jujur sama aku,, kamu kenapa, kamu pasti memikirkan sesuatu kan


" Aku- Aku takut Van,,


" Maksud kamu, kamu takut kenapa..


" Aku takut hubungan kita gak di restui, keluarga kita beda jauh Van, kamu anak orang kaya sedangkan aku, aku hanya anak orang biasa..


" Cila,, kamu bicara apa si,,


Vano tidak pernah menyangka jika Cila akan berpikir sejauh itu, dia pun tidak mempermasalahkan status keluarga mereka, bahkan kedua orang tuanya pun tidak pernah melarangnya untuk bergaul dengan siapa pun..


" Maafin aku Van,, Ucap Cila menundukan kepalanya


" Sayang maaf,, aku gak ada maksud bentak kamu.. Maafin aku..


Cila hanya terdiam, namun Vano tau jika Cila menangis karena ucapannya..


" Sayang,, aku bener-bener minta maaf.. Aku gak maksud bentak kamu..


Aku cuma gak nyangka kamu berpikir seperti itu bahkan aku sendiri saja gak pernah mempunyai pikiran seperti itu..


" Aku takut Van,, jika keluarga kamu tidak setuju dengan hubungan kita..


" Sstt,, Sayang,, Papa dan Mommy bukan orang seperti itu,, mereka tidak pernah melarang aku buat bergaul dengan siapa pun, dan aku sudah menceritakan semua tentang kamu, mereka setuju dengan hubungan kita..


" Tapi mereka belum ketemu aku Van,,


" Kamu percaya sama aku ya,,


Mereka akan setuju dengan hubungan kita, Papa dan Mommy sudah mendukung hubungan kita, bahkan mereka sangat ingin bertemu dengan kamu..

__ADS_1


Cila tersenyum dan memeluk Vano,,


Dia merasa tenang dengan ucapan Vano, dia pun berharap jika ucapan Vano memanglah benar, dia sudah sangat mencintai Vano dan dia tidak mau kehilangan orang yang dicintainya..


__ADS_2