Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Membaik,, Pulang ke rumah


__ADS_3

Kondisi Cila sudah semakin membaik,


Dia pun sudah diperbolehkan pulang namun dia harus tetap istirahat dan tidak boleh kelelahan..


" Ingat apa yang tadi Doker bilang,, kamu harus banyak istirahat dan gag boleh mikir macem-macem.. Ucap Vano


" Iya,, aku bakal istirahat di rumah..


" Ya Udah kita pulang sekarang ya,,


Vano langsung menggenggam tangan Cila, Mereka pun berjalan keluar dan menuju mobilnya..


Karena Bu Nita tidak bisa menjemput Cila karena harus segera ke Butik ada masalah dengan gaun jahitannya jadi Vano lah yang menjemput Cila..


" Van,, Ibu gimana,, kamu udah kasih kabar


" Kamu tenang aja ya,, Tante Nita bakal baik-baik saja..


Vano langsung melajukan mobilnya menuju rumah Cila..


-


Sesampainya di rumah,


Vano membantu Cila berjalan, Bu Nita yang sudah berada di rumah pun segera keluar..


" Sayang,, Maaf Ibu gag bisa jemput kamu


" Ibu gimana di butik,,


" Gapapa itu hanya kesalahan dari karyawan butik,,


" Syukur lah..


" Kamu istirahat ya di kamar, Nak Vano tolong bantu Cila ke kamar ya..


" Iya Tante..


Mereka kembali ke dalam kamar Cila,


Vano membantu Cila naik ke atas ranjang,,


" Istirahat ya,, aku kembali ke kantor..


" Hem,, makasih udah jemput aku,,


" Kalo ada apa-apa langsung hubungi aku Oke,, kamu jangan kecapean harus banyak istirahat, jangan lupa makan juga diminum obatnya..


" Iya bawel,,


CUP,,


Vano mengecup pipi kanan Cila,,


Wajah Cila pun memerah karena Vano yang tiba-tiba menciumnya..


" Aku ke kantor ya.. Kamu istirahat


" Iya, kamu Hati-hati,,


-


Cila duduk diatas ranjang dengan terus telihat senyuman di wajahnya..

__ADS_1


Hatinya sedang berbunga-bunga, dia selalu merasa sangat spesial jika bersama Vano,


Vano selalu membuatnya bahagia..


" Ehem,, kayaknya ada yang sedang bahagia ini,, ucap Bu Nita


" Ah Ibu,, Ibu dari kapan disitu


" Dari kamu senyum-senyum sendiri sayang..


" Ibu,, Cila jadi malu,,


" Sayang,, Ibu bahagia melihat kamu seperti ini,,


" Makasih Bu,,


" Jadi,, kalian sudah jadian..


Cila hanya mengangguk dan tersenyum,,


" Ah sayang,, selamat ya,, Ibu ikut bahagia..


Ibu liat juga Vano anak yang sangat baik


" Iya Bu,, Vano sangat baik sama Cila..


Tok,, Tok, Tok,,


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu..


" Sepertinya ada tamu, sebentar ya Ibu liat dulu


" Iya Bu,,


" Eh Nak Irvan,, masuk Nak..


" Makasih tante,, Maaf Bu,, Cila beneran sudah pulang dari Rumah Sakit..


" Sudah Nak,, Baru saja Cila sampai..


" Aku boleh ketemu Cila Tante


" Bisa Nak,, silahkan duduk dulu biar tante panggilkan Cila ya..


Irvan duduk di ruang tamu menunggu Bu Nita yang sedang memanggilkan Cila..


" Ka Irvan,, Ucap Cila


" Cila,, Hati-hati..


" Makasih Ka,, Kaka ada apa ya ke rumah..


" Kenapa kamu pulang gag kabari Kaka, tadi kaka ke Rumah Sakit tapi ternyata kamu sudah pulang


" Maaf Ka,, Cila sudah gag betah di Rumah Sakit..


" Tapi apa kamu sudah baikan,,


" Cila sudah gag papa Ka,, hanya butuh istirahat saja..


" Oya,, tadi kaka mampir beli ini buat kamu..


" Kenapa Kaka repot-repot,,

__ADS_1


" Engga repot, tadi pas dijalan Kaka liat jadi sekalian beli..


Cila merasa tidak enak karena Irvan selalu baik dengannya, namun dia juga tidak bisa membohongi dirinya jika dia hanya menganggapnya sebagai seorang kaka..


-


Sesampainya di Kantor,


Vano langsung sibuk dengan Pekerjaannya namun berbeda dengan biasanya,


Kali ini dia merasa lebih semangat karena hatinya sedang bahagia..


Bagaimana tidak, ternyata perempuan yang di sukainya ternyata juga menyukainya..


Ceklek,,


Pintu terbuka,, Doni berjalan masuk dengan membawa beberapa Map ditangannya..


" Van,, ini semua berkas yang perlu Lo tanda tangan..


" Hem,, kamu letakkan disitu.. Ucap Vano dengan terus menatap Leptopnya


" Oya gimana keadaan Cila,, hari ini dia jadi pulang..


" Ya,, dia sudah lebih baik


" Terus gimana dengan hubungan Lo sama dia, apa kalian sudah..


Ucapan Doni terhenti karena mendapatkan tatapan dari Vano..


" Apa lo kurang kerjaan,,


" Astaga Van,, kenapa Cila bisa suka dengan Lo yang seperti singa gini ya..


Vano hanya diam, dia terus melanjutkan kerjanya tanpa mendengarkan ucapan Doni..


" Oya Van,, Gea kapan pulang ke Jakarta


" Kenapa Lo tanyain adik gue,,


" Memangnya gag boleh,,


" Gea masih kangen Papa sama Mommy jadi gue gag tau kapan dia balik, lagian juga kuliahnya sedang libur..


Doni hanya manggut-manggut,


" Oya gimana dengan laki-laki yang menyukai Cila, apa dia masih sering menemui Cila..


Vano langsung menghentikan kerjanya dan dia baru teringat dengan Irvan..


" Lo Cari tau siapa Irvan,,


" Irvan,,


" Ya, laki-laki itu bernama Irvan,, Lo cari tau semua tentang dia..


" Kolo gini aja Lo inget gue..


" Gue bakal kasih Lo bonus lagi, kalo Lo berhasil mendapatkan info tentang dia


" Nak,, kalo gini kan gue jadi semangat kerjanya..


" Ya udah gue langsung cari tau sekarang..

__ADS_1


Vano hanya menggelengkan kepalanya menatap Temannya yang selalu semangat jika sudah mendengar kata bonus..


__ADS_2