
Setelah mereka selesai makan, Cila segera masuk ke dalam kamarnya untuk bersiap karena sesuai janji Vano akan membawanya ke suatu tempat,,
Walaupun Cila terus merasa penasaran dan bertanya kepadanya namun Vano tetap terus menutupinya..
Kini Vano duduk di sofa sambil menunggu Istrinya..
Tidak lama Cila turun dengan mengenakan Rok jeans selutut dan kaos lengan panjang juga slim bag mini yang,,
Terlihat sederhana namun tetap membuatnya terlihat cantik..
" Yuk,, Ucap Vano dengan segera menggandeng tangan Cila
Cila mengikuti langkah Vano dengan terus terdiam karena masih merasa kesal Vano tidak menjawab pertanyaannya..
Vano menoleh, dia tersenyum melihat wajah istrinya..
Tangannya pun menarik pinggang Cila dan memeluknya dari samping membisikan sesuatu di telinganya..
" sayang,, Kamu semakin cantik kalo sedang kesal..
Cila membulatkan matanya dan menatap Vano dengan rasa yang semakin kesal, bahkan Vano malah merayunya disaat dia sedang kesal kepadanya..
Pintu Lift terbuka,
Tangan Vano masih memeluk pinggang Cila dan mereka berjalan menuju mobil..
-
Selama dalam perjalanan pun Cila masih terus terdiam dan hanya menatap keluar jendela, menyilangkan kedua tangannya di dada..
Vano membiarkannya, dia hanya sesekali melirik dan tersenyum..
Setelah perjalanan sekitar 30menit mereka sampai di sebuah kawasan perumahan elit,,
Cila menatap sekeliling,,
Dia bahkan baru pertama datang ke sini,
" Mas,, Kita sebenarnya mau kemana si..
Ini juga bukan ke rumah Mommy kan..
__ADS_1
" Sabar sayang,, sebentar lagi kita sampai..
Mobil Vano masuk ke dalam sebuah rumah besar dan mewah setelah sebelumnya seorang penjaga membukakan pintu pagar besi tinggi..
" Yuk turun,,
" Eh Mas,, ini rumah siapa..
Vano tidak menjawab dan langsung membuka pintu mobilnya dan berjalan memutar untuk membukakan pintu Cila..
Mereka bergandengan berjalan menuju pinti rumah itu,,
Saat mereka semakin dekat, tiba-tiba pintu terbuka dan mereka di sambut oleh beberapa pelayan di sana..
" Selamat datang Tuan,, Nyonya.. Sapa para pelayan
Cila tersenyum ramah kepada mereka sedangkan Vano tetap bersikap dingin juga cuek..
Cila menghentikan langkahnya dan menahan tangan Vano,,
" Mas,,
" Iya sayang,, kenapa
Vano tersenyum dan menatapnya..
Memegang bahu Cila dengan kedua tangannya..
" Ini rumah untuk kamu,, untuk kita tinggal sekarang juga selamanya..
Cila kaget dengan ucapan Vano, dia bahkan tidak tau tentang semua ini, kapan Vano membelinya..
" Maksud kamu Mas,,
" Ya,, selamat datang di rumah Sayang,,
Apa kamu suka dengan rumah ini
Cila menatap sekeliling, rumah dengan tatapan yang sangat indah juga mewah, rumah yang sangat besar..
" Aku suka Mas,, tapi ini terlalu besar..
__ADS_1
" Sayang,, untuk sekarang memang sangat besar tapi kan suatu saat nanti kita akan mempunyai anak, dan rumah kita akan ramai oleh mereka
Cila tersenyum, dia bahkan tidak sama sekali berpikir ke sana namun Vano malah mempunyai pikiran seperti itu..
Mata Cila mulai berkaca-kaca mendengar ucapan suaminya..
Dia segera memeluk Vano erat, menangis di dalam pelukan suaminya yang selalu menjadi sandaran untuknya..
" Makasih Mas,, kamu bahkan sampai mempunyai pikiran seperti Itu..
Vano membalas pelukan Cila dan terus mengecup kepalanya..
-
Vano membawa Cila berkeliling rumahnya,,
Rumah dengan dua lantai dan di lantai atas adalah kamar utama mereka yang sangat luas juga terdapat jendela kaca yang terlihat sebuah pemandangan di luar,,
Juga terdapat dua kamar tidur dengan ukuran yang tidak kalah jauh besarnya yang kelak akan digunakan untuk anak mereka..
Kali ini Vano membawa Cila menuju lantai bawah, membawanya ke samping rumahnya yang terdapat kolam berenang juga taman yang sangat indah..
Vano mengajaknya duduk di kursi taman,
Cila terlihat melihat sekeliling dan tersenyum..
" Mas,, kapan kamu membeli rumah ini,, terus kenapa aku gak tau..
" Mas membelinya sehari sebelum kita menikah, dan lagi Mas sengaja tidak memberitahu kamu karena Mas mau buat kejutan juga ini adalah hadiah buat kamu atas pernikahan kita sayang,,
" Kenapa kamu selalu membuat aku bahagia Mas,,
" Hey,, kenapa kamu malah bicara seperti itu hem,,
" Aku gak tau mau bicara apa sama kamu, kamu selama ini udah selalu membuat aku bahagia mulai dari kita belum menikah sampai menikah,,
Makasih ya Mas,, Love you Mas
" Love you too my wife..
Cila memeluk Vano,
__ADS_1
Dan mereka menikmati keindahan taman samping rumah mereka..