Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Maaf,,


__ADS_3

Cila langsung membawa Vano masuk ke dalam ruangan nya..


" Van,, udah ya.. Aku gag mau liat kamu emosi seperti ini lagi..


" Tapi sayang,, mereka sudah berbicara yang engga-engga tentang kamu,, dan aku gag bisa terima semua itu..


" Hei,, dengerin aku..


Biarin mereka bicara semau mereka, aku gag peduli asal bukan kamu yang bicara seperti itu tentang aku..


" Tapi Sayang,,


" Vano denger,, mereka pasti mengira aku merayu kamu,, siapa pun pasti mengira seperti itu karena mereka merasa iri dengan aku yang bisa mendapatkan hati kamu, siapa zi yang gag mau jadi pacar kamu,, kamu ganteng bahkan seorang CEO...


Tapi aku,, siapa aku Van,, aku hanya gadis biasa..


Vano langsung menarik Cila ke dalam pelukannya..


Hatinya teriris mendengar ucapan Cila..


" Sayang,, aku mohon.. Jangan pernah lagi bicara seperti itu.. Aku sangat mencintai kamu, aku gag peduli siapa kamu..


Cila mengangguk dalam pelukan Vano dan memeluknya dengan erat..


Tiba-tiba Pintu terbuka, Doni langsung berjalan masuk..


" Ehem,, tolong jaga perasaan para jomblo ya..


Cila langsung melepaskan pelukannya dan menundukan kepalanya karena merasa malu..


" Apa gag bisa Lo ketuk pintu kalo masuk..


" Lah sejak kapan gue harus ketuk pintu, biasanya saja gue langsung masuk kok..


" Sejak sekarang dan sejak saat ini..


" Dih,, kalo gue inget ya..


" Terserah Lo,, kalo lo lupa gue potong gaji Lo..


" Astaga Van,, Lo bener-bener kejam ya sama temen sendiri.. Cila, Lo kok bisa zi suka sama orang kaya dia..


Cila hanya tersenyum,,


" Oya Cil, Lo gag papa kan..


" Iya aku gag apa-apa kok,, ya Udah aku balik ke ruangan ya..


Cila berjalan masuk ruangan sedangkan Doni masih berada di sana..


" Ngapain Lo masih di sini,, gag ada kerjaan Lo..


" Iya gue balik ke ruangan..


**********


Hari sudah sore..


Cila membereskan mejanya karena memang sudah waktunya pulang..


Ceklek,,


Pintu terbuka, Vano tersenyum dan menghampirinya..

__ADS_1


" Udah mau pulang,,


" Hem,, kamu belum pulang Van,,


" Belum dong,, kan kamu juga belum pulang..


Ya udah kita pulang yuk,,


" Van,, kunci motor aku mana ya..


" Oya aku lupa,, Motor kamu sudah aku suruh orang buat anterin ke rumah..


" Lo kok gitu,, terus aku nanti gimana berangkat sama pulangnya..


" Hey sayang,, kan ada aku pacar kamu yang bisa anter jemput kamu..


" Kamu kan sibuk Van, lagian nanti kamu muter-muter kan jalannya..


" No ya,, pokoknya mulai sekarang kamu gag boleh naik motor lagi Oke..


" Tapi itu motor kesayangan aku.. Kalo aku mau kemana-mana gimana..


" Aku yang akan mengantar kamu Oke..


Cila merasa kesal dengan Vano yang sudah mulai protektif kepadanya..


-


Selama dalam perjalanan Cila terus menatap keluar jendela dengan tangan yang disilangkan diatas dada..


Vano yang sedang menyetir Pun lantas menoleh..


" Sayang,,


" Hem,,


" Aku sebel sama kamu,,


" Lah kok,, memangnya aku ada salah apa sama kamu..


" Aku suka naik motor Van, tapi kamu malah melarang aku..


" Sayang dengerin ya,, aku gag mau kamu kenapa-kenapa, sekarang kan ada aku pacar kamu yang bisa anterin kamu kemana-mana..


" Cila,, dengerin aku..


Aku minta maaf kalo kamu berpikiran aku protektif sama kamu,, tapi semua itu karena aku sayang sama kamu,, aku gag mau ada sesuatu dengan kamu sayang..


Cila menatap wajah Vano, tidak ada kebohongan di sana..


" Makasih ya,, aku juga sayang kamu Van.. Ucap Cila dengan memeluk lengan Vano tanpa mengganggunya saat menyetir..


-


Mereka pun sampai di depan rumah Cila,


" Aku langsung pulang ya,, salam buat Tante Nita..


" Iya.. Kamu hati-hati ya.. Ucap Cila membuka pintunya..


" Sayang sebentar,,


CUP,,

__ADS_1


Vano langsung mengecup Bibir Cila dengan tiba-tiba..


" Love you sayang,,


" Love you too,, Kamu hati-hati ya..


Cila membuka pintu mobilnya, dan Vano langsung melajukan mobilnya..


Saat Cila akan masuk ke dalam rumah, Irvan memanggilnya..


" Cila,, tunggu..


" Kak Irvan,, kenapa ka..


" Apa kakak bisa bicara sebentar sama kamu..


" Oh ya,, duduk ka..


Mereka pun duduk di kursi teras depan rumah Cila.


" Cila,, Kakak mau tanya apa hubungan kamu sama laki-laki itu..


" Maksud kaka laki-laki mana..


" Dia bos kamu kan,, tapi sepertinya kalian sangat dekat..


" Itu bukan urusan Kakak..


" Cila,, Kakak gag mau kamu kenapa-kenapa Kakak gag mau jika kamu cuma di mainkan..


" Maksud kakak apa ya..


" Dia orang kaya mana mungkin dia benar-benar menyukai kamu..


" Cila,, jujur sebenarnya Kaka menyukai kamu sejak lama, dan kaka ingin kamu mau menjadi kekasih Kaka.. Kakak janji akan menjaga kamu juga tante Nita..


Cila merasa kaget dengan ucapan Irvan namun dia hanya menganggap Irvan cuma sebatas kakak..


" Kak Irvan,, Cila minta Maaf ka..


Cila gag bisa, Cila cuma menganggap Kakak seperti Kakak Cila sendiri..


Dan Laki-laki yang kakak Maksud itu, dia Kivano Bos Cila di Kantor dan asal kaka kau jika kami sudah menjalin hubungan..


Maafin Cila ka..


" Tapi Cila,, Dia pasti tidak sungguh-sunggu mencintai kamu..


" Cila percaya dengan Vano Ka..


Maaf Cila capek, Cila mau istirahat...


Cila langsung masuk ke dalam rumahnya dan meninggalkan Irvan yang masih duduk di depan rumahnya..


" Gag mungkin mereka sudah ada hubungan, aku gag akan biarkan hubungan mereka terus terjalin,, Cila hanya aku yang pantas menjadi kekasih juga suami kamu ". Gumam Irvan


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Vote,, Vote,, Vote..


Author Up lagi nie Kesayangan..


Like juga Komen nya mana dong..

__ADS_1


Love you all


🤗😘😘


__ADS_2