
Setelah selesai makan siang juga pergi ke suatu tempat akhirnya Vano kembali ke kantornya dan Cila pun ikut dengannya..
" Jadi Mas udah rencanain semua ini,,
" Gak juga Yank,, Mas baru kepikiran tadi pas kita makan..
" Tapi bagus juga si Mas,,
Vano tersenyum,,
-
Vano menggandeng tangan Cila masuk ke dalam kantornya..
Semua karyawan menundukan kepalanya melihat Bos mereka berjalan masuk..
Saat mereka melintas ruangan Doni, Doni masih terlihat melamun..
Vano membuka pintu ruangannya dan berjalan masuk..
" Ehem,, ini Makan dulu Don,, nanti sakit Lagi Ucap Vano dengan memberikan kantong plastik berisi makanan.
" Tumben Lo baik sama gue Van,,
" Astaga bener bener Lo ya,, bukannya makasih malah ngatain gue Lo..
" Iya Sorry,, tapi gue gak nafsu makan Van..
" Kalo Lo gak makan gimana sama kerjaan gue Don,, Lo kan yang ngurus semua. Loe sakit gue yang repot..
" Sumpah deh gue punya temen kayak Lo Van,, Cila Lo kok bisa mau si sama orang kaya dia..
" Beda dong kalo sama istri sendiri, Iya kan Sayang,, Ucap Cila memeluk lengan Vano
" Tolong lah.. Kasihan sama yang jomblo..
" Lagian Don,, kalo memang kamu suka sama seseorang kejar dong,, jangan diem aja.. Kalo udah diambil orang aja baru tau..
" Tapi Cil,, dia itu jauh gimana gue ungkapin perasaan gue..
" Jauh,, Maksud Lo..
Memangnya Lo suka sama siapa si Don..
" Eh,, Engga Van,, bukan siapa siapa kok..
Doni langsung memalingkan wajahnya, dia keceplosan,,
Vano mengambil sesuatu di dalam saku jasnya..
" Ini Buat Lo,, Ucap Vano memberikan sebuah amplop coklat..
__ADS_1
" Apa ini Van,, Lo gak mecat gue kan
" Itu Gaji terakhir Lo Don,,
" Astaga Van,, Lo serius pecat gue..
Jahat banget Lo Van,, masa gue balik lagi ke Amerika apa kata Nyokap gue Van..
Vano dan Cila menatap Doni yang terlihat membuka amplopnya dengan wajah sedih namun wajahnya berubah saat dia melihat sebuah kertas di dalamnya..
" Van,, Ini..
" Itu tiket ke Jerman buat Lo,,
Susulin Ade gue dan Lo ungkapin perasaan Lo ke dia..
" Van Lo lagi gak becanda kan..
" Kapan gue becanda Don,,
Gue kasihan Liat Lo sedih terus,,
" Kivano,, Lo bener bener Sahabat gue..
" Tapi Awas aja Lo cuma mainin perasaan Ade gue, Lo bakal berurusan sama gue..
" Siap Van,, jadi Lo ngerestui Gue dong..
" Gue yakin Gea juga suka sama gue Van..
Tapi,, Kalo gue ke jerman terus Lo gimana Van..
" Udah lah,, Gak usah mikirin kerjaan..
Lo juga butuh liburan Don,, itung itung itu bonus buat Lo liburan ke sana
" Waahh thank Van, ,
Lo memang kakak ipar paling baik..
" Sebenarnya gue males punya Adik Ipar kaya Lo Don,, cuma karena Gea aja gue setuju.
" Sialan Lo..
Cila tersenyum melihat dua orang yang terus berdebat, mereka memang selalu debat saat bersama namun jika sudah mengenai masalah pekerjaan mereka akan berbeda jauh dan bahkan mereka akan sangat dekat..
*********
Cila dan Vano sudah berada di ruangannya..
Cila duduk di kursi depan Vano yang sedang menatap Leptopnya..
__ADS_1
" Mas,, kalo Doni ke Jerman terus kamu gimana kerjanya.. Masa kamu mau kerja sendiri..
" Biar nanti Mas cari sekretaris Yank,, buat bantu Mas..
" Sekretaris..
" Iya,, Memangnya kenapa..
" Apa perempuan Mas..
" Biasanya sekretaris itu perempuan dong Yank,, memangnya kenapa Hem,,
" Apa gak bisa laki laki aja Ya Mas..
Vano menatap Cila dan menutup Leptopnya..
" Memangnya kenapa Kalo perempuan atau laki-laki kan sama aja Yank,,
" Tapi aku gak mau kalo sekertaris kamu perempuan Mas..
" Iya Kenapa gak boleh sayang,,
" Pokoknya Gak Boleh perempuan titik..
Vano tertawa mendengar ucapan istrinya, dia pun berjalan menghampiri Cila dan berdiri di depannya..
" Sayang,, Apa kamu cemburu..
" Iya,, Aku cemburu Mas..
Kan biasanya sekertaris selalu cantik, dan biasanya mereka akan menggoda bosnya dan.. (ucapan cila terputus)
" Dan mereka mempunyai hubungan dengan bos mereka,, Ucap Vano meanjutkan
Cila mengangguk..
" Astaga sayang,, Kamu terlalu banyak nonton sinetron..
" Tapi banyak yang seperti itu Mas..
" Hei denger,, Secantik apa pun sekertaris Mas atau seperti apa pun wanita yang deketin Mas, Mas gak akan terpengaruh..
Karena Mas sudah memilik Bidadari yang sangat cantik..
" Mas beneran,,
Kalo dia cantik dan berpakaian sexi apa Mas tidak akan tergoda..
" Cuma kamu yang bisa membuat Mas tergoda sayang,, dan hanya kamu wanita satu satunya buat Mas sekarang bahkan untuk Selamanya..
Cila tersenyum dan langsung berhampur dalam pelukan suaminya..
__ADS_1
Cila memang sangat beruntung memiliki suami seperti Vano yang selalu menyayanginya, membuatnya nyaman bahkan dia sangat mencintai dirinya..