Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 DEMI CILA


__ADS_3

Keesokan Harinya..


Cila terbangun, dia melihat Vano yang masih tertidur di kursi sampingnya sedangkan Bu Nita entah dimana karena tidak kelihatan..


Kepala Cila sudah lebih mendingan, namun badannya masih lemas dan wajahnya pun masih pucat..


Cila memandang Vano..


Dia pun menyentuh wajah tampan Vano,,


Vano merasakan sentuhan, dia pun akhirnya mengerjakan matanya..


" Sayang,, Maaf aku ketiduran.. Kamu mau apa,, Ucap Vano dengan suara khas bangun tidur..


" Kamu gak pulang semalaman..


" Aku jaga kamu Yank,,


Gimana keadaan kamu,, kepala kamu masih pusing..


" Sedikit,,


" Sayang,, kamu jangan mikirin apa-apa lagi ya.. Aku gak mau kamu sakit seperti ini..


Cila tersenyum dan mengangguk..


Ceklek,,


Pintu terbuka, dan ternyata Bu Nita berjalan masuk..


" Udah pada bangun,,


Ini Nak Vano, Tante belikan sarapan buat kamu,, kamu sarapan dulu ya..


" Iya Tante makasih,, Vano cuci muka dulu..


" Sayang,, gimana keadaan kamu,,


" Mendingan Bu,, cuma kepala Cila masih sedikit pusing..


" Sekarang kamu sarapan dulu ya terus minum obatnya.


Bu Nita membantu menyuapi Cila..


Vano yang baru keluar kamar mandi langsung duduk di sofa dan mengambil ponselnya yang terdengar berdering..


" Ya Mom,,


" Vano masih di Rumah Sakit,,


" Oke Mom,, Hati-hati..


Vano menutup dan menyimpan ponselnya..

__ADS_1


-


Vano terus menemani Cila di Rumah Sakit dan dia tidak ke Kantor hari ini..


Bu Nita pamit pulang untuk mengambil pakaian ganti Cila..


Vano duduk di samping Cila dan menggenggam tangannya..


" Kamu gak ke kantor,, Ucap Cila


" Ada Papa di Kantor,, Aku jagain kamu di sini


" Kamu ke kantor saja, aku gak papa Kok..


" Aku gak akan bisa fokus sayang,,


Vano kembali mengambil ponselnya yang berdering dan itu dari Doni..


" Sayang,, aku angkat telpon dulu ya..


Cila hanya menganggukan kepalanya..


" Ya Don,,


" Lo terus awasi mereka,, terus kasih kabar ke gue..


" Oke,, thank Don,,


" Van,, ada apa..


" Gak Papa Sayang,, sudah ya kamu jangan terlalu banyak pikiran,,


" Apa kamu sudah tau semuanya,,


" Apa kamu sudah tau Sintya, juga Ibu yang dipecat dari Butik.. Ucap Cila dengan mata yang berkaca-kaca..


" Iya aku sudah tau semuanya, dan aku sangat tidak terima dengan semua ini Yank,, aku janji sama kamu bakal balas mereka..


" Vano,, jangan Please..


" Kenapa Yank,, mereka sudah membuat kamu seperti ini..


" Aku gak mau kembali berurusan dengan mereka, aku udah mengiklaskan semuanya..


Aku mohon sama kamu Vano..


Vano melihat Cila yang memohon kepadanya dia pun tidak tega,,


" Baiklah,, Aku gak akan berbuat sesuatu kepada mereka, tapi aku terus akan menyuruh Orang untuk mematai mereka, dan aku gak akan membiarkan mereka melakukan sesuatu lagi sama kamu atau tante Nita Yank..


" Dan aku minta sama kamu,,


Please Cila, tolong kamu cerita semua masalah kamu sama aku, aku gak mau kamu sakit seperti ini,,

__ADS_1


Cila meneteskan air matanya,


Bukan maksud dia menutupi semua dari Vano hanya saja dia tidak mau membuat Vano ikut kepikiran,,


" Maafin aku Van,,


Vano mengusap air mata Cila,,


" Janji ya sama aku, apa pun masalah kamu,, kamu cerita sama aku, jangan pernah ada lagi sesuatu yang ditutupi..


Cila mengangguk,,


Vano kembali mengusap air mata Cila dan mengecup keningnya..


Sebenarnya Vano akan tetap membuat perhitungan dengan mereka karena ulahnya hanya saja dia akan menutupinya dari Cila..


Dia tidak mau Cila kembali menderita atau di hina seperti ini lagi..


" Kamu istirahat ya..


Aku jagain kamu di sini,,


" Aku Cape,,, tiduran terus.,,


" Terus kamu maunya apa hem,,


" Aku mau jalan keluar Van,,


" Tapi sayang,,


" Van,,


" Baiklah,, aku ambil kursi roda dulu ya..


Ucap Vano mengusap kepala Cila..


Tidak lama Vano kembali dengan membawa kursi roda, dan dia pun langsung membantu Cila..


-


Disinilah mereka sekarang..


Di taman Rumah Sakit,, banyak bunga-bunga di sana..


Udara yang sangat sejuk membuat Cila betah di sana..


Vano membenarkan rambut Cila yang terkena angin dan menutupi wajah Cantiknya..


" Cantik,, Ucap Vano pelan


" Kenapa Van,,


Mereka pun ngobrol di taman, Wajah Cila pun sudah tidak begitu pucat..

__ADS_1


__ADS_2