
Perut Alice sudah semakin membesar, kehamilan ini Alice tidak merasakan ngidam seperti kehamilan sebelumnya..
Namun entah mengapa hari ini dia sangat ingin pergi ke perusahaan..
Alice menatap jam di dinding dan menunjukan pukul 10 siang, dia pun bersiap-siap untuk menjemput Vano dan langsung ke kantor untuk memberikan surprice ke Steve..
-
Alice sudah berada di depan sekolah Vano,
Dia menunggu di sebuah bangku sambil memainkan ponselnya..
Tiba-tiba terdengar suara memanggilnya..
" Mommy,,, teriak Vano berlari menghampiri
Alice tersenyum melihat Jagoannya..
" Mommy sama Ade jemput Vano,,
" Hem,, Ade pengin jemput Kak Vano katanya Ucap Alice mengusap perutnya..
Vano tersenyum dan berjongkok menatap perut Alice yang buncit..
" Hey,, Ade kangen sama Kaka,, Ucap Vano dan mencium perut Alice
" Iya Kaka,, Ade kangen Ka Vano Ucap Alice menirukan suara anak kecil..
" Hahaha,, Mommy lucu,,
" Em,, Mommy gag dicium ini,, Ucap Alice sambil menunjuk pipinya..
Vano yang mengerti pun langsung mengecup kedua pipi Alice bahkan kening juga bibir Alive kena ciuman Jagoannya..
" Gimana kalo kita ke Papa Sayang,,
" Mau Mom,, Ayok Mom,,
Vano menarik tangan Alice menuju mobilnya, Hendra yang melihatnya langsung membukakan pintu mobil..
" Pa,, Kita ke Kantor ya,, Vano mau ke Papanya
" Baik Nyonya,,
Hendra segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang..
-
Di Perusahaan Seperti biasanya,,
Steve sedang berbicara dengan Andri mengenai Proyeknya..
Terlihat di kedua wajah mereka yang serius, karena memang Proyek ini sangat penting..
" Jadi,, saya tidak usah kan harus ke Amerika Ndri,, Ucap Steve
" Tidak usah Tuan,,
Mereka yang akan mengunjungi kita,,
" Oke Baiklah,, kalo begitu kamu bisa keluar
" Baik Tuan
-
Alice berjalan menggandeng Vano masuk ke dalam kantornya..
" Selamat siang Nyonya, Tuan Muda Ucap Resepsionis
" Siang Mba,, Steve ada
" Tuan ada di ruangannya Nyonya
" Oke makasih Mba..
Alice kembali berjalan masuk dan langsung berjalan ke arah Lift khusus..
" Mom,, berarti Papa gag tau kita mau ke sini
" Engga Nak, kita kasih surprice Papa ya..
__ADS_1
" Oke Mom,,
Tring,,
Pintu Lift terbuka..
Alice kembali berjalan namun dia berhenti saat seseorang memanggilnya..
" Nyonya Alice,, Hey,, Tuan Muda
" Hallo Om,,
" Steve ada di dalam Ndri
" Ada Nyonya,, silahkan langsung masuk saja
" Om,, nanti kita main ya,,
" Siap,,
Alice tersenyum melihat tingkah Vano yang memang sudah sangat akrab dengan Andri..
Ceklek,,
Pintu terbuka, dan terlihat Steve yang telah fokus menatap layar leptopnya sampai Tidak mendengar suara pintu terbuka..
Vano menatap Alice dan Alice hanya menjawab dengan menempelkan telunjuknya di bibir..
" Selamat Siang Tuan,, Ucap Alice
" Siang- Ucapan Steve menggantung dan langsung tersenyum saat melihat orang yang datang
" Astaga Sayang,, Vano,, lanjutnya
Vano langsung berlari dan gendong Steve..
Sedangak Steve langsung mengecup kening Alice dan membawanya duduk di sofa..
" Kenap gag kasih kabar Papa kalo kalian mau ke sini
Alice juga Vano serempak hanya memutarkan bola matanya..
" Kejutan,,, Ucap keduanya
" Dih,, Papa,, Pura-pura kaget dong,, Ucap Vano
" Oke,, Oke,, Papa kaget dengan kedatangan kalian..
" Terus kalian ke sini sama siapa hem,,
" Sama Pak Hendra Yank,
Steve manggut-manggut..
Ceklek,,
Pintu terbuka dan ternyata Andri masuk dengan membawa mineral water juga susu kemasan..
" Silahkan Nyonya,,
" Ini untuk Vano,,
" Makasih Om,,
Pa,, Vano boleh main sama Om Andri
" Sayang,, Om Andri lagi kerja nanti kamu malah ganggu Ucap Alice
" Gapapa Nyonya,,
" Tu kan Mom,, Papa boleh ya,,
" Em,, boleh saja,, tapi janji dulu sama Papa jangan nakal dan jangan ganggu Om Andri Oke..
" Oke Pa,,
" Saya Permisi Tuan, Nyonya,,
Yuk Vano,, kita main di luar
" Ayo Om,,
__ADS_1
Steve dan Alice hanya menatap mereka keluar dengan tersenyum..
Memang Vano dan Andri sudah sangat dekat, bahkan Vano selalu bermain dengan Andri saat ada di Kantor..
-
Steve menatap Alice yang sedang meneguk mineral, dia tersenyum..
" Kenapa liatinnya gitu,, Ucap Alice menutup botol
Steve tidak menjawab dan hanya mengusap bibir Alice yang basah..
" Yank,, ini di kantor ah,,
" Hahahaha,, memangnya kamu pikir aku mau apa Yank,,
" Dih,, nyebelin banget kamu
CUP,,
Steve mengecup bibir Alice..
" Steve,,
Kamu bener-bener ya,, nyebelin nya kebangetan..
" Tapi kamu cinta kan,,
Alice hanya tersenyum dan menyembunyikan wajahnya di pelukan Steve..
Steve mengusap rambutnya dan mengecupnya berulang-ulang
-
Di Luar Vano yang memang cerewet terus bertanya dengan Andri,,
" Om,, lagi ap zi,,
" Om lagi buat laporan buat Papa kamu
" Laporan apa Om
" Laporan Kantor,, kamu kalo sudah besar pasti tau
Steve menggandeng Alice keluar untuk mengajaknya makan siang namun pandangannya tersenyum saat melihat Vano terus menjahili Andri..
" Vano,, Sayang,, kamu gangguin Om Andri kerja ya,, Ucap Alice
" No Mom,, Vano cuma tanya aja
" Emang Vano tanya apa sama Om Andri Ucap Steve
" Itu Pa,, Ucap Vano sambil menunjuk layar leptop Andri
" Nanti kalo kamu udah besar tau,, sekarang ayu mau ikut Mommy sama Papa gag
" Kemana,,
" Em,, beli es Krim,,
" Ikut dong,,
Vano langsung berlari menghampiri Steve dan langsung digendongnya..
" Dah Om,, nanti kita main lagi ya..
" Oke,, Dah..
Andri melepaskan pandangannya saat mereka sudah masuk ke dalam lift khusus..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sore Kesayangan,,,
Pada menunggu Author ya.. 😁😁
Vote kalian juga Author tunggu lo,, 😌😌
Like juga Komen kalian..
Love you all
__ADS_1
💋💋💋