
Cila membuka matanya,,
Dia menatap Vano yang ternyata masih berada disana menjaganya..
Dia menatap wajah Vano yang sangat damai saat tertidur..
Tanpa sadar dia pun tersenyum dan tangannya membelai kepala Vano..
Vano membuka matanya karena merasakan..
" Ah,, Lo sudah bangun,, Ucap Vano dengan suara khas bangun tidur..
" Maaf ya,, Aku jadi bangunin kamu ya..
Vano mengernyitkan keningnya,,
Apa dia sedang bermimpi atau di salah mendengar saat Cila mengusap Aku dan bukan Gue..
Ceklek,,
Pintu kamar terbuka dan ternyata Bu Nita juga Irvan yang masuk..
" Astaga,, Cila.. Kamu Gapapa kan.. Ucap Irvan..
Vano menatap Irvan dengan tatapan tidak suka..
Cila yang melihatnya pun bingung, dan bersikap biasa..
" Aku gapapa Ka..
" Nak Vano, Ibu bawakan sarapan buat kamu Nak.. Ucap Bu Nita mencairkan suasana..
" Iya Tante,, terimakasih..
Irvan pun menatap Vano, dia bingung siapa dia, kenapa dia bisa menemani Cila di Rumah Sakit..
" Saya Permisi sebentar,, Ucap Vano berjalan keluar,,
Cila langsung menatap Vano, dia tidak mau Vano salah paham dengan Irvan..
" Cila,, kenapa kamu bisa pingsan..
" Aku gapapa ka, cuma kelelahan aja..
" Maafin Kaka ya, Kaka baru tau kamu di Rumah Sakit..
Cila hanya mengangguk, dia memikirkan Vano yang pasti akan salah paham dengannya..
-
Vano berjalan menuju lorong Rumah Sakit, dia masih penasaran dengan siapa laki-laki itu sepertinya mereka sangat dekat..
Akhirnya dia menelpon Doni untuk menjemputnya ke Rumah Sakit..
Setelah beberapa menit, dia kembali masuk ke dalam kamar..
Cila terus memandang wajah Vano, dia terlihat seperti menahan emosi..
" Maaf Tante,, Vano ada Pamit ke kantor ada yang harus Vano urus.. Ucap Vano
" Oya,, Hati-hati Nak,, makasih semalam udah jaga Cila ya..
" Sama-sama Tante..
Vano mendekat ke Cila..
" Aku ke kantor dulu, kamu istirahat ya.. Ucap Vano mengusap kepala Cila
Cila tidak menjawab, dia hanya terus memandang Vano sampai dia keluar kamarnya..
-
Vano terus memikirkan tentang laki-laki itu,
Dia takut jika itu ternyata kekasih Cila atau dia hanya menyukai Cila..
" Van,, Lo kenapa zi,, dari tadi melamun terus..
" Gue lagi bingung Don,,
__ADS_1
Sepertinya ada laki-laki lain yang menyukai Cila
" Maksud Lo Van..
" Tadi pagi dia datang ke Rumah Sakit bersama Tante Nita, dia sepertinya sangat khawatir dengan Cila..
" Terus Cila sendiri, gimana dia ke laki-laki itu..
" Entah lah,, Cila hanya biasa saja..
" Van,, kalo menurut gue..
Lo cepet deh ngomong sama Cila tentang perasaan Lo ke dia, atau Lo bakal keduluan tu laki-laki..
" Tapi Don,, gimana kalo ternyata Cila tidak menyukai gue..
" Ya apa salahnya Lo coba dulu zi Van..
Vano terdiam,,
Dia berpikir, apa yang diucapkan Doni memang benar, dia tidak mau keduluan laki-laki itu..
Dia tidak rela jika Cila bersama laki-laki lain..
-
Di Rumah Sakit..
Sama Halnya dengan Vano, Cila pun terus kepikiran dengan Vano..
Namun dia tidak mungkin menelponnya karena memang mereka belum ada hubungan..
" Cila.. Makan dulu ya Nak terus minum obat..
" Cila gag laper bu,,
" Tapi kamu harus makan Na, biar kamu cepet sehat terus pulang..
" Yang Tante Nita bilang bener, Kamu makan ya biar sehat,, Ucap Vano tiba-tiba..
Cila kaget dengan kedatangan Vano yang tiba-tiba namun dia juga tidak bisa berbohong jika dia juga merasa senang dengan kedatangan Vano..
" Biar Vano yang suapi Cila, Tante istirahat dulu saja..
" Ya Udah tante mau nebus obat Cila dulu ya..
Tante titip Cila
Vano tersenyum dan mengambil piring dari tangan Bu Nita..
" Aku bisa makan sendiri,,
" Aku suapi,, tangan kamu masih di inpus..
Cila hanya menurut dengan Vano yang menyuapi nya sampai habis..
Mereka pun tidak bicara sama sekali..
" Kamu minum obatnya terus istirahat.. Ucap Vano..
Cila merasa jika Vano tidak seperti biasanya, dia tetap perhatian namun dia terlihat dingin seperti saat mereka pertama bertemu..
Vano memberikan obat dan minum kepada Cila, dia hanya bicara sedikit..
" Aku bisa sendiri,, Ucap Cila
Vano langsung memberikan obat serta gelas berisi air kepadanya..
Dia pun langsung berdiri..
" Lo sebenernya kenapa zi Van,, aneh..
Vano hanya terdiam, dia bingung harus bicara apa..
" Kalo Lo gag mau disini ya Udah,, gue juga bisa ngelakuin semua sendiri,,
Cila tidak bisa menahan lagi, dia pun sangat emosi dan tanpa sadar air matanya menetes di pipinya..
Vano tidak tega melihat Cila, gadis yang disayanginya menangis dihadapannya lantas dia langsung memeluknya..
__ADS_1
" Maaf,, Maafin aku,, Ucap Vano
Cila tidak membalas pelukan Vano, dia terus menangis..
" Please Cila,, kamu jangan menangis..
Aku gag mau liat kamu menangis, Maafkan aku,,
Vano melepaskan pelukannya, dia menatap wajah Alice..
" Aku minta maaf Oke,,
" Tapi kenapa kamu jadi beda sama aku,,
" Aku gapapa..
" Irvan hanya teman aku Van, aku cuma anggap dia seperti kakak aku..
Entah apa yang dipikirkan Cila, dia langsung menjelaskan semuanya kepada Vano..
Vano tersenyum, dia merasa lega dengan apa yang diucapkan Cila..
Jadi mereka tidak ada hubungan dan Cila hanya menganggapnya kakak..
" Ah Maaf,, gag seharusnya aku bicara seperti ini,, Ucap Cila dengan memalingkan wajahnya..
Vano menarik dagu Cila, wajah mereka saling berhadapan hingga napas Vano terasa dikulit wajahnya..
" Terimakasih kamu sudah menjelaskan semuanya,, aku sekarang merasa lega..
" Mak- maksud kamu,,
" Aku gag suka melihat kamu dekat dengan laki-laki lain..
" Karena aku sangat mencintai kamu Cila..
Baagi terhipnotis dengan ucapan Vano, Cila hanya diam mematung menatap wajah Vano..
CUP,,
Vano mengecup singkat bibir Cila,,
Cila yang merasa kaget langsung menyentuh bibirnya..
" Siapa yang mengijinkan kamu cium bibirku,, ini ciuman pertama aku,,
" Berarti aku adalah orang pertama yanh mencium kamu dong..
" Kamu nyebelin,,
Vano langsung menarik Cila ke dalam pelukannya, dan sekarang Cila membalas pelukannya..
" I Love you Cila,,
" I Love you too..
Vano tersenyum mendengar jawaban dari mulut manis Cila..
Mereka pun terus saling memeluk dengan perasaannya masing-masing . ..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hay,, Hay,, Hay,,
Maaf Author baru sempet Up,,
Dari pagi waduh ribet banget jadi gag sempet Up..
Uh,, mereka udah pacalan nie..
Terus kelanjutan ceritanya gimana ya,,
Terus ikuti ceritanya Oke..
Kumpulin yuk,, Vote, Like juga komen kalian..
Love you all
😍😍😍
__ADS_1