
Cila mengerjabkan matanya karena cahaya yang mulai masuk ke dalam kamarnya melalui celah dari jendelanya,,
Benar benar badannya merasa lemas juga rasa kantuk yang masih menyelimutinya ingin rasanya dia kembali tertidur namun saat di melihat ke arah jam dinding ternyata sudah menunjukan pukul 9 pagi..
Cila pun membulatkan matanya..
" Astaga,, Jam 9.. Ucap Cila dengan segera berlari ke kamar mandi..
Setelah membersihkan wajahnya dan gosok gigi dia pun keluar kamar mandi dan berjalan menghampiri Box..
" Tumben ini Gladis gak rewel,, " gumam Cila
Namun dia merasa bingung saat berdiri di depan Box dan tidak menemukan Gladis di sana,,
" Gladis,, dimana,, kok gak ada di Box.. Ucap Cila bingun,..
Dengan rasa khawatir juga bingung Cila segera membangunkan Vano yang masih terlelap..
" Mas Vano bangun Mas,, Ucap Cila dengan menggoyangkan tubuhnya..
" hem,, Mas masih ngantuk Yank,,
" Mas,, Bangun,, Gladis gak ada di Box..
" Masa gak ada Yank,, memangnya Gladis bisa jalan keluar si..
" Mas Vano,, aku serius.. Gladis gak ada.. Ayo dong bangun..
Vano pun bangun dan berjalan ke Box, benar saja Gladis tidak ada di sana..
" Astaga,, kemana Gladis..
Mereka pun segera keluar kamarnya untuk mencari Gladis..
" Mom,, Mommy,, Teriak Cila dan Vano Bersama an..
Alice yang berada di dalam dapur pun segera keluar..
" Apa si kalian teriak teriak,,
" Lo,, itu Mommy sedang masak, terus Dimana Gladis" batin Cila
" Mommy,, Gladis hilang.. Ucap Vano
" Yang benar kamu Ka kali bicara,,
" Mommy,, beneran Gladis gak ada di Box,,
__ADS_1
Alice tersenyum melihat wajah mereka yang tampak sangat khawatir..
Tiba tiba terdengar suara rengekan dari samping rumah,,
Cila dan Vano yang mendengarnya pun segera berlari menghampiri..
Mereka bernapas lega setelah melihat ternyata Steve sedang menggendong Gladis dan juga ada Gea di sana..
" Lo Pa,, kok Gladis sama Papa Ucap Cila bingung
Begitu pun dengan Vano yang nampak kebingungan, seingat dia semalam mereka sudah menidurkan Gladis di box dan dia sudah mengunci kamar ..
" Tadi Gladis nangis tapi kalian gak denger ya sudah Mommy gendong Gladis aja.. Ucap Alice
" Masa si Mom,, ucap Cila tersenyum malu
" Kalian tidur subuh kan,, pantes saja kalo kalian gak denger Nak..
" Maafin Cila ya Mom,,
" Gak papa Nak,, memang seperti itu punya anak kecil..
FlashBack
Alice sudah terbangun pagi pagi Seperti biasanya, dia pun keluar kamarnya untuk menuju dapur namun saat melintasi kamar Vano dia mendengar suara rengekan Gladis, dia pun sengaja berhenti namun Gladis tetap merengek,
Akhirnya Cila mengendong gladis dan membawanya keluar, membiarkan anak dan menantunya tidur karena dia tau mereka baru saja tertidur..
FlashOn
Cila yang merasa tidak enak pun hanya menunduk malu, namun berbeda dengan Vano yang masih terlihat mengantuk dia malah duduk bersender di samping Steve yang sedang memangku Gladis.
" Udah kalian istirahat lagi aja, Biar Gladis sama Papa..
" Udah Ka, kan ada Ade juga yang jaga Gladis kalian masih ngantuk kan istirahat dulu aja..
Vano yang memang masih mengantuk pun hanya mengangguk dan berjalan masuk..
" Cila mandi dulu ya Mom,,
" Iya nak,,
Cila pun menyusul Vano masuk ke dalam kamar untuk mandi namun Vano sendiri malah kembali naik ke atas ranjang..
********
Sementara di bawah..
__ADS_1
Cila menggendong Gladis yang sudah cantik dan wangi karena sebelumnya sudah dia mandikan..
" Pa,, Papa gak ke kantor Ucap Cila
" Nanti aja lah Mom,, Papa masih mau main sama cucu cantik Papa..
Cila pun hanya menggelengkan kepalanya melihat Steve yang terus mengecup pipi Gladis..
" Pa,, Mom,, Ade mau ke Butik dulu ya..
Ka Cila kan masih belum bisa ke butik
" Iya Nak,, hati hati.. Kamu minta anter Om Andri aja sayang, Ucap Steve..
" Iya Pa,,
Sebelum pergi, Gea mengecup kedua pipi Gladis..
" Daah,, Gladis.. Nanti kita main lagi ya kaloa aunty udah pulang.. Ucap Gea..
" Ade hati hati,, kalo udah selesai langsung pulang ya..
" Iya Mom,,
Ade pergi dulu ya Mom,, Pa..
Steve dan Cila benar benar Seperti mempunyai anak bayi lagi, mereka sangat senang bermain dengan Gladis yang masih kecil..
Terutama Steve, walaupun dia terlihat sangat dingin namun tidak dengan keluarganya dia selalu hangat untuk mereka dan selalu mengutamakan keluarga..
" Yank,, Bagaimana kalo kita,,
" No Sayang,, Ucap Alice memotong ucapan Steve dia tau arah pembicaraannya..
Steve yang mendengarnya pun tertawa dan mengecup pipi Alice yang terlihat kesal..
****
Like like yuk,,
Vote juga komen kalian..
Terimakasih kalian yang masih setia dengan novel author..
Love you all
😘😘😘
__ADS_1