Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 86 Keajaiban


__ADS_3

Steve sama sekali tidak pernah meninggalkan Rumah Sakit, dia terus menemani Alice dan bolak balik melihat anaknya..


Hendra lah yang bolak balik ke rumah untuk membawakan pakaian ganti Steve sedangkan Andri bertugas mengurusi perusahaan dan dia baru akan kembali ke Rumah Sakit setelah selesai menyelesaikan pekerjaan di kantor.


Selama Steve di Rumah Sakit, Andri lah yang mengurus perusahaan.. Hendra tidak bisa membantunya karena dia harus menemani Steve di Rumah Sakit dan menyiapkan segala keperluan Steve..


-


Pagi ini Hendra kembali ke Rumah Sakit dengan membawakan pakaian ganti Steve..


Karena Steve tidak mau sama sekali meninggalkan Rumah Sakit..


Dan mereka lah yang mengalah..


" Tuan,, ini pakaian ganti Anda ucap Hendra dengan memberikan paper bag kepada Steve


" Makasih Hen,, ucap Steve lemas..


Semenjak kejadian ini Steve jadi kembali diam dan bersikap dingin..


Tidak ada lagi senyuman di wajahnya..


Dan dia pun hanya berbicara jika memang penting..


----------------------------------------------------------------------


Sudah dua minggu Alice dalam keadaan kritis dan sepertinya kondisinya tidak ada perubahan, sementara Steve.. Dia selalu menemaninya dan tidak pernah meninggalkannya..


Begitu juga dengan keadaan Anak mereka yang masih harus berada di ruang inkubator..


Steve selalu mengajak ngobrol Alice karena itulah yang Dokter Nia anjurkan..


Pasien dalam keadaan koma atau kritis masih bisa mendengar jika selalu diajaknya ngobrol dan itu lah yang selalu Steve lakukan dia selalu mengajak ngobrol Alice..


Walaupun sebelumnya Dokter Nia sudah menyampaikan jika keadaan Alice tidak ada perubahan maka dia akan menyerah dan itu artinya Alice sudah dianggap meninggal namun Steve meminta waktu untuk bisa menemani Alice sehari lagi dan setelah itu Steve akan membiarkan semua alat ditubuh Alice di lepas..


" Dokter,, Saya minta waktu sehari lagi untuk Saya bisa melihat istri Saya, dan setelah itu silahkan anda lakukan sesuai ucapan anda ucap Steve menunduk,,


Sejujurnya dia tidak rela juga tidak mau berkata seperti ini, namun Dokter sudah menyampaikan keadaan Alice sama sekali tidak ada perubahan dan Alice seperti ini karena bantuan dari alat-alat yang dipasang ditubuhnya..

__ADS_1


" Baiklah Tuan,, silahkan ucap Dokter Nia mengijinkan Steve kembali menemani Alice..


Steve berjalan mendekati Alice dengan mata yang merah menahan tangis, hatinya kacau, dia pun duduk dan menggenggam tangan Alice..


Diciumnya tangan Alice lama, air matanya pun tanpa terasa menetes di pipinya..


" Sayang,, maafkan aku, maafkan aku yang belum bisa membuat kamu bahagia, maafkan aku yang selalu egois,, tapi Asal kamu tau aku sangat mencintai kamu, aku mencintai kalian,, kamu juga anak kita,


Entah bagaimana hidup aku selanjutnya, apa aku bisa menjalani hidup seperti saat bersama kamu, apa aku bisa membahagiakan juga menjaga anak kita seperti yang kamu inginkan..


Aku terlalu rapuh saat tidak bersama kamu,


Sayang,, jika kamu mendengar Ucapan aku please aku mohon bangun lah, apa kamu tidak ingin Melihat anak kita, anak kita sangat tampan, dia juga membutuhkan kamu mommynya,,


Steve terus mengajak ngobrol Alice, dia bercerita saat pertama kali dirinya jatuh cinta dengannya, saat mereka pertama kali dekat dan saat mereka menikah, bahkan saat mereka tau jika mereka akan segera mempunya anak..


Perdepatan tentang anak mereka, yang Alice sangat menginginkan anak mereka laki-lakinya bahkan ingin mempunyai anak kembar..


Alice yang membeli perlengkapan untuk anak mereka dengan berbagai warna dan berbagai macam..


Sampai perut Alice membesar dan mereka tidak sabar untuk menunggu kelahirannya..


Semua itu Steve ceritakan dengan air mata yang terus menentes, air mata yang sebelumnya tidak pernah dia lihatkan namun sekarang dengan mudahnya air mata itu mengalir deras di pipinya..


Aku mohon, muka mata kamu, bangun Sayang,, apa kamu tidak kangen sama aku, apa kamu sejahat itu meninggalkan aku juga anak kita, anak kita butuh kamu mommy nya, dia butuh dukungan kamu, kita kasih semangat untuk anak kita menghadapi masa-masa sulitnya..


Aku mohon Sayang,, aku mohon,, buka mata kamu,, bantu aku untuk mengurus anak kita..


Steve menghentikan ucapanya, dia pun menangis dan memeluk tubuh Alice, air matanya menetes di wajah Alice..


Tanpa Steve sadari, mata Alice pun mengeluarkan air mata,,


Tiba-tiba jari Alice pun bergerak,


Steve yang merasakan langsung melepas pelukannya dan menatap wajah Alice..


" Steve,, ucap Alice pelan dan sangat lemas..


" Astaga Sayang,, kamu sadar,,

__ADS_1


Aku panggil Dokter dulu. Ucap Steve


Steve pun langsung memanggil Dokter.,


" Silahkan Anda tunggu diluar Tuan, ucap Dokter Nia


Hendra yang melihatnya langsung menghampiri Steve..


" Hend, Alice Hen,, Alice sadar ucap Steve senang


" Astaga, ini sebuah keajaiban Tuan


Steve mengangguk dan tersenyum,


Dia benar-benar merasa sangat bahagia..


Tidak lama Dokter Nia pun keluar, Steve langsung menghampirinya..


" ini sebuah keajaiban Tuan, Nyonya Alice sudah melalui masa kritisnya,,


" Terimakasih Dokter, terimakasih.. Ucap Steve..


" Sama-sama Tuan,, Nyonya Alice sudah bisa dipindah diruangan inap


" Terimakasih Dok..


Dokter Nia pun tersenyum dan berjalan meninggalkan Steve,


Hendra langsung mengurus semuanya..


Steve terus bersyukur dengan keadaan Alice yang sudah sadar, dia benar-benar merasa bahagia sekarang..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


😍😍


Mommy Alice sadar,, terus gimana dengan anak mereka?? 😥😥😥


Ikuti terus kelanjutan ceritanya..

__ADS_1


Like vote komen kalian..


Love you all


__ADS_2