Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 9Emosi


__ADS_3

Hendra menceritakan semua kejadian yang didalam oleh Alice selama di kampus, Alice yang di buly karena anak orang miskin, pekerja Cafe sampai dihina tidak mempunyai uang untuk makan siang semua Hendra ceritakan dengan detail kepada Steve..


Aura dingin di wajah Steve muncul, betapa beraninya mereka membuly gadisnya,


Wajahnya merah padam menahan emosinya..


" Cari tau dari keluarga mana mereka dan bikin mereka bangkrut malam ini,, ucap Steve dengan penuh emosi..


" Maaf Tuan,, Kalo menurut saya mending Anda membuat pelajaran dulu untuk mereka kalo Nona Alice tau rencana Tuan dia pasti akan sangat marah dan pergi dari rumah,, ucap Hendra dengan sangat hati-hati


" Apa maksud kamu,,, Kamu udah berani membantah saya Hen,,


" Maafkan saya Tuan, tapi Non Alice mempunyai hati yang sangat baik juga pemaaf, dia pasti tidak memikirkan kejadian itu dan yang pasti dia akan lebih marah dengan Tuan kalo tau gara-gara dia keluarga mereka bangkrut..


Steve hanya diam mendengarkan penjelasan Hendra dan semua yang hendra bilang memang benar, Alice akan sangat marah kepadanya kalo dia tahu semua dan dia akan pergi dari rumahnya..


Steve tidak mau kejadian ini terjadi..


" Ok,, kamu terus awasi Alice dan langsung laporkan semua kejadian kepada Saya..


" Baik Tuan, kalo begitu Saya permisi


Hendra pun keluar dari ruang kerja Steve dan berpapasan dengan Alice yang sepertinya baru dari dapur karena membawa segelas minuman dingin..


Alice menatap wajah Hendra sedangkan Hendra merasa takut kalo Alice mendengarkan semua pembicaraan mereka tadi..


" Lo,, Wajah Pak Hendra kenapa pucat begitu,, Pak Hendra sakit,, ucap Alice


" Tidak Nona,, saya tidak apa-apa.. Saya permisi..


Alice pun mengangkat bahunya melihat tingkah Hendra yang sangat aneh,


Dia pun melanjutkan berjalan namun langkahnya terhenti saat melihat Steve kelura dari kamarnya..


Alice melihat wajah Steve yang seperti emosi dengan segara Alice menundukan kepalanya dan berjalan melewatinya..


Steve hanya memandangnya sampai Alice masuk ke dalam kamarnya, perasaannya hancur mendengar gadisnya di perlakuan seperti itu..


Steve pun turun dan menuju mobilnya, dia melajukan mobilnya keluar rumah sedangkan Alice terus menatapnya dari atas balkon..

__ADS_1


Kenapa semua orang hari ini aneh zi, tadi pak Hendra sekarang dia,, ada kenapa coba ucap Alice dengan terus memandang keluar jendela..


**********


Steve terus melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, entah kemana dia akan pergi,, pikirannya terus teringat ucapan Hendra..


" Shit,,, ucap Steve dengan memukul stir mobilnya..


Cukup lama Steve berada didalam mobilnya dengan wajahnya yang di tempelkan di stir mobil, pikirannya kacau..


Hanya karena sorang gadis yang baru dia kenal sikapnya berubah..


Gadis itu benar-benar membuat hati juga pikiran Steve hanya kepadanya...


Hari semakin gelap dan Steve masih berada di posisinya,


Steve menghela nafasnya dan kembali melajukan mobilnya kembali kerumahnya..


Di rumah Alice terlihat sedang menyiapkan makan malam, dia sengaja melakukannya untuk membalas kebaikan Steve kepadanya..


Saat Alice sedang menata makanan di atas meja tiba-tiba Steve berjalan masuk..


" Dasar orang aneh, lagian kenapa juga tadi aku senyum sama dia, udah tau dia orang yang sangat aneh,, gerutu Alice..


Alice pun tidak jadi makan dan langsung berjalan menuju kamarnya membiarkan masakannya di meja makan..


" Tuan lagi ada masalah Nona, jadi Nona jangan dipikiri ya,, ucap Hendra mendekati Alice


" Aneh Pa,, orang aku senyum malah dicueki,, udah lah aku mau ke kamar aja,,


Alice langsung berjalan menuju kamarnya dan sama sekali tidak menyentuh makanan di meja..


Setelah beberapa menit Steve pun keluar dan menuju meja makan namun tidak melihat Alice di sana..


" Maaf Tuan, Non Alice ke kamarnya..


" Apa dia sudah makan,,


" Dia hanya memasak dan tidak menyentuh sama sekali makanannya..

__ADS_1


Steve pun langsung berjalan menuju kamar Alice,,


Dia membuka pintu kamar dan melihat Alice yang berbaring namun terdengar suara isak tangis..


Steve berjalan menghampirinya dan duduk di sisi ranjang, sedangkan Alice tetap membelakanginya dan hanya memeluk boneka..


" Kenapa kamu tidak makan,, ucap steve


" Aku tidak laper,,


" Bukannya kamu sendiri yang masak,


Alice tidak menjawab dan terus terisak..


" Dengarkan saya,, saya minta maaf karena tadi,, saya hanya ada sedikit masalah


Alice yang mendengarnya pun langsung duduk didepannya..


" Kamu punya masalah sendiri tapi kenapa kamu bawa-bawa kerumah,, aku sengaja masak buat kamu tapi kamu malah bersikap dingin,, ucap Alice dengan terus terisak


" Maafkan saya,


Alice terus terisak dan Steve hanya terus memandangnya sesekali mengusap air matanya..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Raider Kesayangan


Author udah Up dari semalem cuma masih direview ni..


Jadi mohon pengertiannya..


Ikuti terus ceritanya


Like Vote juga komen kalian dong,,


Love You All.


💋💋💋

__ADS_1


__ADS_2