Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 54 Emosi Alicia


__ADS_3

Alice terus meminta Steve untuk menemaninya, dia tidak mau ditinggal sama sekali, berkesan seperti anak kecil memang tapi itu lah Alice,,


Dia selalu manja saat berasa Steve, mungkin karena Steve sendiri yang selalu memanjakannya atau bahkan karena memang Alice sangat mendapatkan kasih sayang yang selama ini dirindukannya..


Sama seperti sekarang,


Saat Steve pamit untuk bertemu dengan Andri pun Alice tidak membolehkannya..


" Sayang,, aku keluar sebentar ya ucap Steve


" Engga boleh,,


" Sebentar aja Yank, ketemu Andri aja kok


" Engga ya Engga Yank,, aku gag mau ditinggal,, ucap Alice berlalu meninggalkan Steve


Kayak gini ini, punya istri yang manjanya minta ampun,, mintanya selalu ditemani, keluar sebentar saja gag boleh,, batin Steve


Steve mengusap kasar wajahnya, diapun langsung menghubungi Andri..


" Halo Ndri,, kita ketemu besok saja,


" Oke,, kalian selidiki dulu semua


Steve menutup ponselnya dan langsung berjalan menghampiri Alice yang malah berbaring diatas ranjangnya..


" Sayang,, ucap Steve dengan ikut berbaring


Alice hanya terus diam, dia masih merasa kesal dengan Steve..


" Yank,, maafin aku,, aku gag akan keluar Oke


Masih sama Alice pun terus diam dan memunggungi Steve


Steve pun langsung mencium tengkuk Alice dan sedikit menggigitnya..


" Aw,, sakit Yank,,


" Heem,, baru bicara kan..


" Kenapa kamu malah gigit aku,,


" Dari tadi aku bicara sama kamu Yank,,


" Kenapa,, kamu mau keluar kan ya udah sana keluar aku ijinin..


" Hei,, Alice.. Sayang,, aku tadi bilang aku gag jadi pergi Oke,, aku temani kamu disini..


Alice menatap wajah Steve dan langsung memeluknya..


" Aku mau kamu temani aku Yank,,


" Oke Oke,, aku temani kamu..


Alice pun tersenyum..


" Makasih Yank,,


Mereka pun terlihat saling bicara entah apa saja yang dibicarakannya,,


Namun tiba-tiba Alice merasa laper dan mengajak Steve untuk makan diluar..


" Yank,, kita makan diluar yuk aku laper,, ucap Alice


" Emang kamu pengin makan apa hem,,


" Salad,, Ya aku pengin salad sama es krim Yank..

__ADS_1


" Oke,, kamu lah bosnya,, kita pergi sekarang


Alice mengangguk dan mereka pun keluar rumahnya dengan Alice memeluk lengan Steve..


*********


Steve dan Alice terihat masuk ke dalam sebuah Cafe yang memang menyediakan Salad sesuai keinginan Alice..


Merekapun terlihat duduk di kursi tengah,,


seorang pun langsung menghampirinya..


" Silahkan,, ini buku menunya ucap pelayan


" Emm,, aku mau es krim vanila sama salad buah,, kamu mau apa Yank,, ucap Alice


" Aku late aja Yank,,


" Baik ditunggu,,


Mereka terus berbincang sambil menunggu pesanan, namun tanpa mereka sadari ada seseorang yang terus menatapnya dari saat mereka masuk ke dalam..


Dia merasa sangat marah melihat Steve yang bisa tertawa..


Dia pun langsung berjalan menghampirinya dan langsung menumpahkan air diatas kepala Alice..


Alice dan Steve pun langsung kaget dengan tingkah wanita itu,,


" Tania,, apa yang kamu lakukan,, bentak Steve dengan berjalan menutupi badan Alice yang basah


" Hahaha,, inilah balasan untuk wanita yang sudah merebut calon suami orang..


" Apa maksud kamu Hah,, siapa yang kamu maksud calon suami,, ucap Steve


Alice hanya terdiam membersihkan wajahnya dengan tisu..


Dia sengaja naik ke ranjang kamu agar kamu nikahin dia Kan,,


Alice yang merasa emosi dengan ucapan Tania pun langsung berdiri dan..


Plak,,


Satu tamparan keras mendarat dipipi Tania..


" Jaga mulut Anda Nona, Anda seorang wanita berpendidikan tidak pantas berbicara seperti itu, dan asal anda tau saya menikah dengan suami saya karena rasa cinta yang murni bukan seperti Anda yang terus berusaha merebut suami orang hanya untuk sebuah keinginan,, ucap Alice dan langsung menarik tangan Steve keluar..


Mata Alice terlihat merah menahan amarahnya, namun saat sampai di dalam mobil dia tidak bisa membendung lagi emosinya dan lolosnya butiran air mata dari sudut matanya..


Steve yang melihatnya pun langsung menepikan mobilnya, sebetulan jalanan tidak ramai,,


Steve langsung menarik Alice ke dalam pelukannya,


" Sayang,, ucap Steve


Alice hanya terdiam cuma isak tangisannya saja yang terdengar..


Steve terus mengusap bahu Alice menenangkannya..


" Yank,, udah ya jangan nangis Oke


" Aku kesel Mas,, maksud dia apa coba ngomong kayak gitu..


Steve pun tidak terima dengan ucapan Tania apa lagi yang mengatakan kalo Alice merebutnya, Dia pun akan membuat Tania menyesal namun tidak didepan Alice..


Setelah Alice sudah merasa mendingan, Steve pun kembali melajukan mobilnya menuju sebuah tempat yang pastinya akan membuat mood Alice kembali..


Mereka sampai disebuah tempat bermain yang sangat ramai, di sana pun juga terdapat kedai yang menyajikan es krim juga salad..

__ADS_1


Steve pun membawa Alice ke sana..


" Kamu tunggu di sini bentar ya,, ucap Steve


" Kamu mau kemana Yank,,


" Sebentar sayang,,


Alice pun menunggu Steve yang pergi entah kemana, dia hany melihat kanan kiri di sekelilingnya..


Dia pun tersenyum saat melihat seorang anak kecil yang sedang bermain dengan kedua orang tuannya..


Mereka terlihat sangat menyayangi anak perempuan itu..


Alice terus menatapnya sampai dia tidak sadar Steve sudah duduk disampingnya dengan membawa es krim juga salad yang diinginkan Alice..


Steve pun mengikuti arah pandangan Alice, ,


" Yank,, ucap Steve


" Hem,, jawab Alice singkat


" Kamu liatin anak kecil itu,, ucap Steve


Alice pun menoleh dan tersenyum,,


" Iya Yank,, cantik ya lucu,, ucap Alice


" Iya cantik kaya kamu,,


" Yank,, kita udah menikah 6bulan tapi kok aku belum hamil ya,, ucap Alice tiba-tiba


Steve kaget dengan ucapan Alice, sejujurnya pun dia menginginkan untuk mempunya anak tapi dia juga tidak mau memaksakannya kepada Alice dan dia juga tidak mau membuat Alice terbebani jika dia membicarakan ini dengannya..


" Kamu udah pengin punya anak Yank,, ucap Steve lembut


Alice langsung mengangguk sambil menikmati es krim yang diberikan Steve..


" Kamu serius Yank,,


Alice menatap wajah Steve dan tersenyum,,


" Aku pengin Yank,, pasti lucu deh nanti anak kita, sama seperti mereka ucap Alice


Steve mengusap kepala Alice dan tersenyum..


" Nanti kita usaha juga konsultasi ke dokter Oke


" Iya,,


Steve tersenyum mendengar ucapan Alice, ternyata Alice pun menginginkan mempunyai anak, Dia pun akan membawa Alice untuk konsultasi dengan dokter terbaik agar mereka segera mempunyai anak..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai,, Hai,, Hai,,,


Kalian pada menunggu Kelanjutan ceritanya Ya,, 😁😁


MUuphken Author baru up 🙏🙏


Klik jempol kalian dong Untuk Likenya


Vote kalian juga dong gaes 🤗🤗


Komen juga jangan ketinggalan 😉😉


Love You All

__ADS_1


💋💋💋


__ADS_2