
Hari terus berganti, Alice pun masih sama dengan diikuti oleh kedua bodyguard nya..
Walaupun Tania sudah tidak lagi menganggu mereka namun Steve masih Protektif terhadapnya..
Semenjak kejadian Obat kuat itu Tania seperti menghilang, dia tidak lagi mengganggu rumah tangga Steve juga Alice, dia pun tidak lagi meneror mereka..
" Yank,, kamu yang anterin aku ya ucap Alice saat mereka sarapan
" Lo emang kenapa Yank,,
" Gapapa,, aku kangen aja dianterin kamu lagian juga kan sudah gag ada ancaman Tania
" Oke Oke,, aku anter kamu ke kampus ucap Steve mengalah walaupun sebenarnya Steve masih khawatir namun dia pun tidak mau mengecewakan Alice..
Setelah mereka selesai sarapan Alice langsung berjalan menuju mobil Steve..
" Yank,, kamu ke mobil dulu aku akan bicara sebentar dengan mereka ucap Steve menunjuk Bodyguard
Alice pun mengangguk..
" Kita bicara disana,, ucap Steve dan diikuti kedua bodyguard
" Hari ini Saya yang akan anter dan menjemput istri saya, tapi saya minta kalian tetap terus mengawasinya, saya masih belum tenang,,
" Baik Tuan, kami akan terus mengawasi Nona Alice dan tanpa sepetahuannya..
" Baiklah, kalian ikuti mobil saya dari jauh
Steve berjalan menuju mobilnya, dan Alice pun terlihat sudah duduk di dalam mobil.
" Kamu bicara apa zi Yank sama mereka
" Gapapa, cuma bilang aku yang anter juga jemput kamu Yank,,
" Jadi,, kamu juga bakal Jemput aku Yank
" Kenapa,, kamu gag mau
" Mau dong,, aku seneng malahan..
Steve tersenyum dan mengusap kepala Alice
Merekapun meninggalkan rumahnya dan diikuti oleh bodyguard tanpa sepengetahuan Alice..
***********
Semenjak kejadian itu, Tania memang tidak keluar rumahnya dia hanya berada di dalam rumahnya,,
Sedangkan Aldi hanya melihatnya, dia merasa kasihan melihat kakaknya seperti ini..
Dia pun berniat untuk melakukan sesuatu setelah semua yang dilakukan kakaknya gagal..
Aldi pun berjalan menuju mobilnya untuk pergi ke kampusnya..
Setelah sampai di depan kampusnya, dia melihat Alice yang terlihat sangat bahagia dengan Steve yang berdiri disampingnya..
Aldi pun terus menatap mereka,
Antara merasa cemburu juga karena kasihan dengan kakaknya Tania..
" Ya Udah kamu masuk, aku ke kantor dulu ya ucap Steve mencium kening Alice
" Iya,, kamu hati-hati,, daad sayang,,
Alice pun berjalan masuk ke dalam kampusnya dan Steve kembali masuk ke dalam mobilnya..
Aldi mengepalkan tangannya melihat pemandangan itu,,
Tunggu saja, sampai kapan kalian bakal bahagia,, gumam Aldi dan kembali melanjutkan mobilnya masuk ke dalam kampusnya..
" Hai guys,, sapa Alice
Nana dan Nasya tidak menjawab bahkan mereka terlihat melihat kanan kiri
" Kalian nyari apa zi
__ADS_1
" Mana bodyguard kamu, kok gag kelihatan ucap Nasya
" Oh, aku gag bareng mereka
" Terus,,
" Aku sama Steve, tapi dia ke kantornya siang baru deh jemput lagi
" Jadi sekarang Steve yang jadi bodyguard kamu,, ledek Nana
" Mana Ada,, dia suamiku dong,,
Aldi berjalan masuk dan mendengar ucapan Alice, hatinya langsung merasa cemburu..
Aldi pun terus menatap Alice yang yang masih berbicara dengan kedua temannya..
Diluar kedua bodyguard suruhan Steve masih terus mengawasi Alice,,
Salah satu dari mereka tidak sengaja melihat Aldi yang terus memandang Alice..
" Jo,, kamu liat laki-laki itu,,
" Yang mana,,
" Itu Jo,, yang duduk dibelakang Non Alice
" Oya yang pake jaket biru, kenapa
" Dari tadi aku liat dia terus menatap Non Alice
" Kamu terus awasi dia, biar aku lapor dengan Tuan Steve
**********
Steve yang sedang menandatangani berkas pun langsung menatap ponselnya yang bergetar dan dia langsung mengangkatnya..
" Halo Jo,, ada apa
" Maaf Tuan kami mengganggu Anda,, kamo melihat ada seseorang laki-laki yang terus menatap Nona Alice
" Apa,, siapa dia
" Jangan sampai dia menyentuh Alice, kalian terus awasi..
Steve menutup Ponselnya dan langsung memanggil Andri..
" Tuan memanggil saya.. Ucap Andri
" Kamu cari tau siapa laki-laki ini,, ucap Steve dengan memberikan foto seorang laki-laki di ponselnya..
" Baik Tuan,,
Steve memijat pelipisnya,
Setelah Tania menghilang entah kemana tiba-tiba sekarang muncul laki-laki itu yang sepertinya menyukai Alice..
Dia pun tidak akan membiarkannya mendekati Alice..
Dia pun langsung mengambil kunci mobilnya dan keluar ruangnnya..
Dikampus Aldi terus mendekati Alice walaupun Alice tidak merespon namun dia tetap berusaha..
" Em,, aku boleh gabung ucap Aldi
" silahkan,, ucap Nana
Alice hanya menolehnya dan kembali menikmati makannya..
" Oya Lis,, aku boleh minta nomor kamu
Alice menatapnya,,
" Sori aku udah menikah..
" Tapi kita bisa berteman kan,,
__ADS_1
Alice hanya terdiam dan tidak menjawabnya, dia memang sudah tidak menyukai Aldi karena sikapnya..
" Halo Yank,, ucap Alice dengan meletakan ponsel di telingannya..
" Kamu udah di depan, aku keluar sekarang
" Aku duluan ya,, daah ucap Alice
Aldi yang melihatnya pun langsung mengejarnya..
" Alice tunggu,,
Alice berhenti dan menoleh..
" Ada apa,,
" Please,, aku minta nomor kamu
" Aku sudah menikah, dan aku gag mau suamiku salah paham..
" Aku hanya ingin berteman dengan kamu
" Oke,, tapi sori aku gag bisa kasih nomor kamu
" Aku mau kita bisa lebih dekat Alice,, ucap Aldi dengan menarik tangan Alice
" Aww,, Aldi sakit ucap Alice
" Maaf,, Maaf Alice,, aku cuma ingin lebih dekat dengan kamu
" Gila kamu ya,, ucap Alice langsung berlari meninggalkan Aldi
Aldi hanya menatapnya, dia tersenyum melihat Alice seperti ini,
Kali ini kamu bisa pergi, tapi Kamu pasti akan menjadi milik aku Alice,, gumam Aldi
Alice langsung masuk ke dalam mobil dengan perasaan kesalnya..
" Sayang,, kamu kenapa hem,,
" Gapapa Yank,, kita langsung pulang aja ya..
" Ya udah,, ucap Steve dengan langsung melajukan mobilnya
Selama dalam perjalan Alice terus terdiam, Sebenarnya Steve sudah tau semuanya,
Kedua bodyguard mereka menceritakannya dan Steve sengaja menahan mereka agar tidak melakukan sesuatu karena disana masih ada Alive..
Namun dia sengaja menutupinya dan bersikap biasa walaupun sebenarnya dia merasa sangat emosi..
Saat mereka sampai rumah, Steve langsung menyuruh Alice untuk kekamarnya dulu karena dia akan mengangkat telepon..
" Kamu ke atas dulu ya,, aku angkat telpon dari Andri dulu
Alice pun hanya mengangguk tanpa menjawabnya karena perasaan yang masih kesal.
" Halo Ndri, gimana
" Oke,, nanti kita ketemu di markas
Steve menutup telponnya dan berjalan masuk menemui Alice..
Alice terlihat duduk di balkon kamarnya, Steve yang melihatnya pun langsung menghampirinya..
" Kenapa, apa gag mau cerita ucap Steve
" Aku kesal Yank, ada teman sekelas ku yang maksa minta nomor aku dia juga narik tangan aku..
" Aku tau semua itu Yank,,
" Kok bisa,,
" Kamu tetap diawasi bodyguard Yank, dan mereka memberitahu aku,, kamu tenang aja ya..
" Aku takut Yank,, setelah Tania hilang terus muncul dia
__ADS_1
" Aku gag akan biarin Oke,,
Steve pun terus menemani Alice dan menenangkannya,..