Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Meminta Penjelasan


__ADS_3

Sesampainya di dalam ruangan Vano menatap wajah Cila, dia meminta Penjelasan terkait ucapannya tadi..


" Mas,, kenapa kamu malah liatin aku..


" Sayang,, Sini..


Cila berjalan menghampiri Vano dan berdiri di depan suaminya yang duduk di kursi kebesarannya..


" Mas masih gak paham tentang ucapan kamu tadi..


" Ucapan apa ya Mas..


" Kedekatan antara Doni sama Ade..


" Oh,, mereka memang dekat Mas..


" Sejak kapan, kenapa Mas gak tau.. Dan tumben Ade bisa dekat dengan orang lain


" Mereka mulai dekat saat Mobil Ade mogok di tengah Jalan, dan Doni lah yang membantu Ade bawa mobil Ade ke bengkel,


" Terus..


" Mulai dari situ mereka saling komunikasi Mas,, lagian menurut aku mereka cocok Kok Mas,, Ade juga Sepertinya mempunyai perasaan sama Doni


Cila menyinglangkan kedua tangannya diatas dada sambil menjelaskan semua kepada suaminya..


Vano terus mantap wajah Cila yang terus berbicara, dia berpikir,, tidak masalah jika mereka saling suka, dan dia malah bersyukur jika mereka dekat karena Vano sudah tau gimana Doni, walaupun dia gak pernah serius tapi dia adalah cowok yang baik,,


" Mas,, malah melamun.. Kamu minta aku jelasin tapi kamu sendiri malah melamun..


Vano tersenyum dan menggenggam tangan istrinya yang terlihat kesal..


" Iya Sayang,, Mas dengerin kamu Kok..


" Mas jadi tenang jika memang mereka saling suka, Ade adik Mas satu satunya, dia bahkan sangat jarang bisa dekat dengan seseorang, Dan Mas tau gimana Doni..


" Jadi..


" Biarkan semua ini mereka yang merasakan kan mereka juga yang jalani..


" Ya udah,, kamu kerja dulu..


Aku tunggu kamu di sofa ya Mas,,


" Hei,, kenapa di sofa.. Kan disini juga bisa sayang ucap Vano dengan menepuk pahanya..


" Kasihan kalo Doni liat, dia kan sedang galau..


Vano menggelengkan kepalanya mendengar jawaban dari istrinya,,


Akhirnya dia membuka leptopnya dan mulai memeriksa pekerjaannya sedangkan Cila duduk di sofa sambil bermain ponselnya..


***********


Hari semakin siang,,


Cila merasa bosan dengan hanya bermain ponselnya..


Dia menatap Vano yang masih fokus menatap leptopnya..


" Huf,, bosan.. Aku ngapain ya.. gumam Cila

__ADS_1


Dia pun berjalan mendekati jendela kaca besar di sudut ruangan, berdiri di sana sambil memandang pemandangan kota yang ramai dengan banyak kendaraan lalu lalang di sana..


Vano menoleh dan tersenyum,,


Dia tau jika istrinya merasa bosan,,,


Vano pun berjalan mendekatinya dan memeluk tubuh Cila dari belakang, menempelkan dagunya pada bahu Cila..


" Kenapa, kamu pasti bosan ya..


Cila mengangguk dan terus menatap keluar..


" Kamu mau jalan-jalan..


" Jalan-Jalan Kemana. ..


" Kemana saja,, sesuka kamu sayang..


" Tapi kamu masih kerja Mas..


" Buat kamu,, mas akan selalu bisa sayang..


Cila membalikan tubuhnya menatap wajah suami yang dicintanya, merangkulkan kedua tangannya di leher Vano dan tersenyum..


" Beneran kamu mau temani aku jalan-jalan Mas.


Vano menggangguk dan tersenyum..


Cila langsung mengecup bibir Vano karena merasa bahagia..


" Makasih Mas,,


Cila mengambil tas nya dan langsung memeluk lengan Vano manja keluar ruangan..


Mereka sudah berada di sebuah Mall besar di mana Cila ingin menikmati jalan-jalannya hari ini..


Vano memberikan begitu banyak pakaian untuk Cila..


" Mas,, ini semua sudah sangat banyak kenapa kamu terus membelinya..


" Ini masih sangat sedikit sayang,, kamu mau beli apa lagi hem..


" No sayang,, kamu lupa aku juga mempunyai butik dan lebih baik lagi jika aku memakai pakaian yang aku desain sendiri bukan..


" Ah ya,, Mas Lupa sayang..


Oke berarti sekarang kita,, Kamu ikut Mas..


Vano menarik tangan Cila menuju sebuah toko perhiasan.


Cila menarik tangan Vano,


" Kenapa sayang,,


" Mas,, Kamu mau apa..


" Kita masuk dulu Oke..


Cila menuruti Vano masuk ke dalam dan mereka disambut oleh seorang Pelayan..


" Silahkan Tuan,, Nyonya ada yang bisa kami bantu..

__ADS_1


" Tolong keluarkan Berlian edisi terbaru bulan ini,, Ucap Vano


" Baik silahkan Tuan..


" Mas,, aku gak Mau..


" Sayang,, Kamu gak pernah meminta apa pun sama Mas, dan kali ini Mas ingin memberikan sesuatu spesial untuk orang yang spesial..


Cila tersenyum mendengar ucapan suaminya..


Tidak lama, mereka disuguhkan dengan perhiasan yang begitu gemerlap,, berlian edisi terbaru bulan ini..


" Kamu coba ini sayang,, kamu pilih mana saja yang kamu suka..


Setelah beberapa saat mencoba akhirnya Cila menyukai sebuah Cincin Berlian yang dangat elegan..


" Mas aku suka ini,,


" Anda benar-benar sangat pintar Nyonya.. Ini adalah Cincin yang sangat elegan dan hanya dibuat satu model..


" Baiklah.. Bungkus ini dan semua yang istri saya coba..


" Eh tapi,, Mas..


Vano menarik Cila duduk di kursi sambil Menunggunya, banyak pelayan di sana yang merasa iri dengan Cila..


Mempunyai suami yang sangat sayang kepadanya bahkan sangat tampan..


Vano terus menggenggam tangan Cila dan mereka terlihat saling mencintai..


" Maaf Tuan,, silahkan Anda tanda tangan di sini..


Vano langsung menandatanganinya tanpa melihat ke arah pelayan yang seperti ingin menggodanya..


" Maaf apa mau dikirim atau..


" Saya langsung bawa saja,,


Cila memandang ke arah pelayan yang terus tersenyum dan menatap Vano,, namun Cila menatap Vano yang terlihat cuek juga dingin..


Bahkan Vano tidak sama sekali memandangnya..


" Baik sebentar, saya akan membungkusnya..


Cila memandang Vano, dan menangkup wajahnya dengan kedua tangan..


" Memang ya resiko punya suami ganteng,, kemana pun menjadi pusat perhatian para wanita..


Vano mengernyitkan keningnya..


" Barusan pelayan tadi juga sepertinya ingin menggoda Mas,,


" Tapi Mas gak akan tergoda oleh wanita lain, karena istri Mas sudah begitu menggoda ucap Vano di telinga Cila


Cila membulatkan matanya, sedangkan Vano malah tersenyum melihat ekspresi istrinya yang menggemaskan itu..


" Ya sudah yuk,, kamu mau kemana lagi..


Vano menggenggam tangan Cila keluar ..


Namun saat mereka akan keluar tiba-tiba mereka berpapasan dengan seorang wanita yang akan masuk ke dalam toko..

__ADS_1


" Kivano,, Ucap Wanita tersebut..


Vano memandang wanita itu, sedangkan Cila hanya memandang mereka bergantian ...


__ADS_2