
Steve terus menemani Alice karena Alice tidak mau ditinggalkan..
Saat Alice sudah tertidur Steve keluar kamarnya, dia pun menyuruh Hendra untuk menjaga Alice selama dia keluar..
" Hen, Tolong jaga Alice,, saya akan keluar sebentar ucap Steve
" Baik Tuan, hati-hati
Steve pun langsung berjalan keluar dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..
Dia terlihat menghubungi seseorang..
" Halo,, temui saya satu jam lagi ditempat biasa
Steve langsung menutup ponselnya dan terus melajukan mobilnya menuju sebuah Apartemen ..
Steve langsung masuk dan menuju sebuah kamar..
Tok,, Tok,, Tok,,
Steve mengetuk pintu dengan sangat kencang,,
Tidak lama si empunya kamar langsung membuka pintunya dan tersenyum..
Steve langsung mendorong pintu dan berjalan masuk tanpa memperdulikan wanita tersebut..
" Apa mau Kamu,, ucap Steve emosi
" Sayang,, maksud kamu apa ucap Tania
" Gag usah pura-pura, aku tau kamu yang sudah menyuruh seseorang untuk mencelakai Alice kan
" Steve, jangan asal nuduh kamu
" Kalo bukan kamu siapa lagi hah,,
" Mana bukti kamu nuduh aku yang mencelakai wanita miskin itu
" Diam kamu, dia istriku tidak ada satu orang pun yang bisa menghinanya
" Hahahaaa,, Steve,, dia sudah apakan kamu hah sampai kamu begitu mencintainya..
" Yang Pasti dia jauh lebih baik dari kamu Tania,, aku tidak akan membiarkan kamu melukai istriku ucap Steve berjalan meninggalkan Tania
" Kita liat aja Steve, kamu bakal memohon untuk kembali denganku,, teriak Tania
Steve langsung melajukan mobilnya menuju sebuah gudang untuk bertemu dengan seseorang..
Steve menghentikan mobilnya dan terlihat disana dua orang juga Andri sudah menunggunya..
" Selamat sore Tuan,, ucap orang tersebut
" Dimana Andri,, ucap Steve
Andri yang mendengar pun langsung berjalan keluar..
" Tuan,, plat nomor itu ternyata palsu dan iti hanya sengaja mereka pasang untuk mengelabui kita Tuan,,
" Sial,, Tania benar-benar sudah merencanakan semua ucap Steve emosi
Andri juga kedua orang tersebut hanya terdiam karena meraka tau Steve sedang sengat emosi..
" Kalian berdua, mulai besok sudah mulai bekerja untuk menjaga istri Saya Ucap Steve berjalan masuk ke dalam mobilnya..
" Baik Tuan, ucap dua orang bodyguard
**********
__ADS_1
Alice yang terbangun pun sudah lebih baik, dia berjalan masuk kamar mandi untuk membersihkan wajahnya..
Dia pun berjalan keluar kamarnya..
" Nona Alice, sapa Hendra yang memang ditugaskan untuk menjaga Alice
" Steve kemana Pa,, ucap Alice
" Maaf Nona, Tuan sedang keluar sebentar
Alice manggut-manggut dan berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum,,
Dia pun membawa gelas berisi air dan berjalan menuju kursi taman..
Dia duduk disana sambil menikmati udara sore.
Steve yang sudah kembali pun langsung masuk namun langkahnya terhenti saat melihat Alice duduk dikursi taman, dia pun berjalan menghampirinya..
" Sayang kamu ngapain duduk disini hem,, ucap Steve duduk di sebelahnya
" Yank,, kamu dari mana
" Aku ada urusan sebentar, kenapa kamu udah kangen,,
" Dih,, kamu tuh ya Pede banget
" Biar dong,, tapi bener kan kamu pasti kangen dengan suami kamu yang tampan ini
" Gag usah kepedean deh Yank,,
" Oya yank, mulai besok kamu sudah mulai ada bodyguard ya,,
Alice tersenyum dan mengangguk..
" Masuk yuk, anginnya dingin tuh kaya mau hujan ucap Steve
" Mending kita dikamar Oke,,
" Ngapain dikamar Yank,,
" Bikin bayi,, ucap Steve dengan menarik tangan Alice menuju kamarnya
Alice hanya menggelengkan kepala lihat tingkah Steve..
Mereka pun masuk ke dalam kamarnya, Steve langsung menutup juga mengunci pintu kamarnya..
Alice menatapnya bingung, dia mengira Steve hanya bercanda namun sepertinya pikirnya salah..
Steve berjalan mendekatinya dan langsung ******* bibir Alice dan mendorong tubuh Alice menuju ranjang.
Tangan Alice pun langsung mengalung leher Steve dan diapun membalas ciuman Steve.
Cukup lama mereka melakukan ciuman panasnya dan sampai akhirnya mereka melakukan hubungannya dengan diiringi gerimis di sore hari yang membuat mereka semakin semangat..
Mereka terus melakukannya hingga tanpa mereka sadari hari mulai gelap dan gerimis pun berganti hujan lebat..
Steve menghempaskan badannya disebelah Alice dengan napas mereka yang masih ngos-ngosan..
Steve menoleh dan langsung menarik Alice ke dalam pelukannya,
Dia terus menciumi kepala Alice..
Alice memang seperti obat saat dirinya sedang ada masalah juga emosi..
Selalu bersama Alice membuatnya tenang..
Setelah cukup lama, Steve pun melepaskan pelukannya dan menatap Alice..
__ADS_1
" Mandi bareng,, ucap Steve dan dibalasi anggukan oleh Alice
Steve pun langsung menggendong tubuh Alice menuju kamar mandi dan menurunkannya ke dalam bathtub yang sebelumnya sudah dia siapkan air hangat.
Steve pun menyusul dengan masuk ke dalam bathtub..
Setelah sekitar 30menit,
Steve kembali membopong Alice dan mendudukannya di depan meja rias,,
Dia juga membantu Alice mengeringkan rambutnya..
" Yank,, habis ini kita makan ya aku laper ucap Alice
" Tapi kok aku gag laper ya Yank,, goda Steve
" Iya lah,, kamu kan habis makan aku
" Hahahaha,, habisnya tubuh kamu bikin candu Yank,,
" Mana Ada,, emang tubuh aku obat-obatan
" Emmm,, mungkin,, obat yang bikin aku selalu tenang..
" Aneh kamu Yank,, ucap Alice berdiri dan mengambil piyama dan memakainya
Steve hanya tersenyum melihat tingkah Alice dia pun duduk di sisi ranjang sambil membuka ponselnya..
" Ayo Yank,, ucap Alice menggandeng tangan Steve
" Oh ayuk,, ucap Steve berjalan mengikuti Alice
Mereka pun terus bergandengan turun tangga dengan terlihat Alice yang terus mengoceh sedangkan Steve yang setia mendengarkannya..
Di Apartemen,,
Tania langsung marah dengan kedua orang suruhannya yang gagal mencelakai Alice..
" Bod** kalian,, cuma mencelakai gadis kecil saja kalian gagal..
" Maaf Nona, sebenarnya kita sudah akan berhasil tapi ada laki-laki yang menariknya ke tepi
" Saya gag mau kejadian seperti ini terulang, saya ingin dia cepat celaka dan ingat jangan sampai siapa pun tau kalo saya yang menyuruh kalian
" Baik Nona
" Sudah lah kalian keluar sekarang
Merekapun langsung meninggalkan Apartemen,,
Tania pun terlihat sangat emosi dengan kegagalannya mencelakai Alice.
Kita lihat siapa yang akan bersama Steve selamanya,, ucap Tania
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Aduh,, Aduh,,, 😱😱😱
Bikin merinding, Apa lagi rencana Tania untuk menghancurkan Alice ya,, 🤔🤔🤔
Ikuti terus kelanjutan cerita Istri Kecilku ya,,
Bakalan ramai gaes ceritanya... 😃😃😃
Like Vote juga Komen kalian dong,, 🤗🤗
Love You All
__ADS_1
💋💋💋