
Alice terlihat sibuk di dalam dapur menyiapkan makan malam,
Alice menggulung rambut hitamnya karena agar tidak mengenai masakan..
Alice terlihat pandai memasak dan dia selalu membuat masakan yang berbeda-beda tiap harinya..
Sebelum ibunya meninggal, Alice memang sering membantu memasak..
Dan sekarang, Walaupun dia menjadi istri seorang pengusaha kaya raya, dia sama sekali tidak sombong, dia masih sama seperti dulu,
Dia pun selalu menyiapkan keperluan Steve juga Vano dan tidak memberikan kepada pelayan dirumah..
Vano pun selalu dia yang urus, dia tidak mau memakai jasa Babysister seperti yang Steve sarankan..
Baginya Vano sudah menjadi tanggung jawabnya untuk mengurus segala keperluan..
Saat sedang asik memasak, tiba-tiba seseorang menghampiri dan mencium pipinya..
Alice menoleh dan ternyata Steve juga Vano yang menghampirinya..
" Kenapa turun,, Ucap Alice tersenyum dan mengecup pipi Vano
" Kamu masak apa Yank,, ucap Steve
" Capcai sama cumi saus tiram Yank,,
Steve hanya manggut-manggut, sedangkan tangan Vano terus menarik-narik rambut Alice seperti minta digendong..
" Vano sama Papa dulu Ya,, Mommy lagi masak sayang,, Ucap Alice
" Yank,, tolong kamu bawa Vano main dulu ya,, disini bau masakan kasihan Vano
" Iya,, Yuk Kita main di depan,, Biarin Mommy masak dulu ya.. Ucap Steve sambil berjalan keluar dapur..
Vano terdengar menangis, tapi Steve langsung mengajaknya main dan tidak terdengar lagi tangisannya..
Setelah sekitar 1jam Alice selesai masak, dia pun keluar dan mencari mereka tapi tidak ketemu..
" Em,, Mba,, Steve sama Vano kemana ya,, Ucap Alice
" Sepertinya tadi Tuan membawa Den Vano ke atas Nyonya..
" Oh ya Makasih Mba,,
Eh Mba,, minta tolong itu masakannya disiapin di meja ya..
" Baik Nyonya
Alice pun berjalan naik dan menuju kamarnya..
Ceklek..
Pintu kamar terbuka,,
Alice tersenyum melihat pemandangan yang begitu membahagiakan..
Steve terlihat sedang memakaikan baju Vano dan mengajaknya ngobrol..
Alice berjalan mendekati, dia pun duduk disamping Steve..
" Jagoan Mommy udah ganteng ini,,
" Kamu mandiin Vano Yank,, tambahnya
" Iya, Kamu kan lagi masak lagian juga udah sore Yank,, Ucap Steve
Alice menoleh kearah jam dinding dan benar saja sudah jam 5 sore..
" Astaga,, Maafin Mommy sayang,,
Makasih Papa,, udah bantu mommy.. Ucap Alice tersenyum
" Sama-sama Mommy,, ucap Steve mengecup kepala Alice..
" Ya Udah kamu mandi aja, biar Vano sama aku dulu aja,, imbuhnya..
" Oke aku mandi dulu Ya,,
Vano sama Papa lagi ya,, Mommy mau mandi,,
__ADS_1
Makasih Papa,, Ucap Alice mengecup pipi Steve dan berjalan masuk kamar mandi..
**********
Steve dan Alice sudah berada di meja makan dengan Vano yang berada di strollernya..
Alice mengambilkan makanan di piring Steve..
" Makasih Yank,, Ucap Steve
Alice pun mengambil mangkuk yang berisi bubur Vano dan menyuapinnya..
" Pelan-pelan sayang,, nanti keselek Ucap Alice mengusap mulut Vano
Steve terus menatap dengan tersenyum, dia sangat bahagia mempunyai istri seperti Alice yang sangat tanggung jawab pada kewajibannya,
Semenjak ada Vano kini Alice pun menjadi lebih dewasa dan naluri keibuanya pun keluar..
Steve menggeser duduk disebelah Alice dan mengambil piring Alice yang sudah berisi makan..
Dia pun menyendok dan menyuapinya..
Ini lah yang selalu Steve lakukan saat Alice kerepotan..
Mereka memang selalu Melengkapi begitupun dengan Steve yang selalu membantu Alice mengurus Vano walaupun dia bekerja tapi dia tetap bertanggung jawab..
" Yank,, Kamu jaga Vano dulu ya aku buatin susu dulu
" Oke Mom,,
Vano sama Papa yuk, kita duduk di depan
Steve membopong Vano dan mengajaknya bermain di ruang depan..
Alice langsung membereskan meja dan membawa piring kotor ke dapur untuk dicuci..
-
Alice kembali dengan membawa susu dibotol,,
Dia pun menghampiri Steve dan Vano..
" Sayang,, minum susu dulu ya..
Steve mengusap kepala Vano yang terlihat mengantuk dan tidak butuh waktu lama Vano pun terlelap..
Steve tersenyum menatap wajah Vano,
" Kenapa kamu senyum-senyum Yank,,
" Vano lucu pas tidur Yank,, mukanya kayak kamu,,
Alice mengeryitkan dahinya..
Bukannya Vano mirip dengan Steve, hampir semua wajahnya mirip dia..
" Semua wajah Vano tu mirip kamu Yank, gag ada yang mirip sama aku,, Ucap Alice
" Lah memangnya kamu pernah liat saat kamu tidur..
Alice menggeleng,,
" Tu,, kamu liat wajah Vano aja kalo tidur sama persis seperti kamu
" Masa zi Yank,,
" Kamu gag percaya,, nanti aku fotoin saat kamu tidur Yank,,
" Eh,, Engga,, engga,, apa an Zi..
" Biar kamu percaya Yank,,
" Gag usah,,, Ucap Alice berdiri dan membawa Vano ke kamar..
-
Alice membaringkan Vano di Box nya, membenarkan selimut juga bajunya..
Alice menatap wajah polos Vano dan mengecup keningnya..
__ADS_1
" Selamat tidur Sayang,, Tidur yang Nyenyak ya.. Mommy sayang Vano..
Steve yang baru keluar kamar mandi pun menghampiri Alice dan memeluknya dari belakang..
" Kenapa,, Ucap Steve
" Bahagia aku punya kalian Yank,,
" Aku yang bahagia punya kamu juga punya Vano, makasih kamu udah jadi istri aku, udah mau mengandung anakku juga sudah membuat hidupku bahagia..
Mereka pun terus menatap Vano,, betapa bahagiannya mereka sekarang dan Vano pun sama sekali tidak rewel atau pun membuat mereka repot..
" Kita istirahat yuk,, ajak Steve..
" Aku bersih-bersih dulu ya..
Alice berjalan masuk kamar mandi, dan Steve terlihat mencium Vano..
-
Steve duduk bersender di tepi ranjang sambil menunggu Alice yang masih di dalam kamar mandi..
Alice keluar kamar mandi dengan sudah memakai piyama tidurnya..
Dia pun berjalan menuju meja rias dan menyisir rambutnya..
Steve terus menatapnya,
Alice yang melihat dari pantulan kaca pun membalikan badannya..
" Kenapa liatin,,, Ucap Alice
" Cantik,, Jawab Steve cengengesan
Alice hanya menggelengkan kepalanya dan kembali menyisir rambut panjangnya..
Setelah selesai Alice pun berjalan menghampiri Steve,
Alice menyenderkan kepalanya di dada Steve,,
" Yank,, apa kamu lelah ucap Steve mengusap kepala Alice
Alice hanya menggeleng,,
" Kamu beneran gag mau aku carikan babysister,,
" Engga Yank,, aku gag mau Vano diurus orang lain
" Tapi kamu pasti cape ngurus semuanya..
" Aku gag akan pernah cape kalo itu untuk mengurus kamu juga Vano..
" Tapi kamu juga harus jaga kesehatan Yank,,
Alice mengangguk dan tersenyum..
" Ya udah kamu istirahat,,
Alice membaringkan badannya, dan Steve membenarkan selimutnya juga mengecup kening Alice..
" Good Night My Wife,,
" Night My Husband..
Merekapun memejamkan matanya dengan Steve yang memeluk tubuh Alice..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai..
Selamat Sore,, Selamat Malam Minggu Kesayangan.. 🤗🤗
Masih terus kepo gag nie sama Kelanjutan Rumah Tangga Steve juga Alice.. 😁😁
Like, Vote, Komen kalian dong,,
Masa author nulis kalian gag Like, Vote juga Komen zie,, 😀😀
Author kan Butuh semangat kalian.. 🙄🙄
__ADS_1
Love you all
💋💋💋