
Alice masih dirawat karena tubuhnya masih sangat lemah akibat tidak ada makanan pun yang masuk ke dalam tubuhnya hanya susu juga cairan inpus saja yang masuk..
Selama itu juga Steve selalu menemani, dia menyerahkan semua urusan kantor kepada Andri asistennya..
-
Alice langsung menutup mulutnya saat Steve akan menyuapinya makan..
" Yank,, makan dulu ya ucap Steve
Alice langsung menggeleng dan menampis tangan Steve yang memegang piring..
" Sayang,, ucap Steve
Alice langsung menunduk mendengar ucapan Steve dan terisak lirih..
Dia merasa Steve telah memarahinya..
Steve bingung dengan tingkah Alice yang tiba-tiba menangis..
" Sayang,, maaf aku gag sengaja ucap Steve
" Kenapa kamu marahin aku Yank,, hiks.. Hiks
"Astaga,, siapa lagi yang marah,,
Ternyata gini ya ngadepin orang hamil, moodnya gag tentu,, sabar Steve dia sedang mengandung anak kamu" Batin Steve
" Aku gag Marah Yank,, aku minta maaf ya ucap Steve menarik Alice dan memeluknya
Alice pun mengangguk dan mengusap air nata di pipinya..
" Jadi,, sekarang kamu pengin makan apa hem,,
Alice terdiam sambil terlihat memikirkan sesuatu,,
" Aku mau spageti Yank,,
" Apa,, engga engga,, itu Mie Yank,, mending kamu makan lainnya aja
" Spageti Yank,,
" Engga sayang,,
" Ya Udah aku gag mau makan,, ucap Alice dengan menutup mulutnya kembali
Steve pun luluh dan mengabulkannya,, dia menyuruh Hendra untuk pergi membelikannya..
" Kamu makan buah dulu ya, sambil nunggu Hendra ucap Steve
" emm,, Oke deh Yank,
Steve pun langsung mengupaskan buah Apel dan menyuapi ke Alice,
Untungnya perut Alice mau menerima dan tidak merasa mual saat makan buah..
Setelah sekitar 30menit Hendra pun datang dengan membawa spageti pesanan Alice dengan segera Steve pun membukanya..
Alice yang melihatnya pun langsung bertambah nafsu dan tersenyum..
__ADS_1
" Aku suapin apa,, ucap Steve
" Suapi kamu lah Yank,,
" Iya aku becanda Yank,, ucap Steve tersenyum
Alice pun terus menikmatinya dan Steve dengan sabar menyuapi juga membersihkan sisa makanan diujung bibir Alice..
Steve merasa bersyukur Alice sudah mau makan, walaupun bukan Nasi tapi baginya yang penting ada asupan makanan yang masuk di perut Alice..
" Kamu gag makan Yank,, ucap Alice disela mengunyah makannya..
" Yang penting kamu juga anak kita dulu yang makan,,
Alice pun menatap wajah Alice, dia merasa terharu bercampur sedih mendengar ucapan Steve, dia rela tidak makan sebelum dirinya makan,,
Alice pun langsung merebut sendok juga garpu yang dipegang Steve..
Steve kaget dan bingung dengan sikap Alice dia takut ucapannya kembali membuat Alice marah..
" Lo Yank,, kenapa sini katanya mau disuapin.. Ucap Steve
" No,, kamu juga harus makan Yank,, ucap Alice dengan menyendokan dan akan menyuapi Steve
Steve mengerutkan dahinya,,
" Ayo makan Yank,, aku makan, kamu makan anak kita juga makan ucap Alice tersenyum..
Steve tersenyum dan Menerima suapan dari Istri kecinya..
" udah Yank,, nanti aku makan Oke,, kan kamu pengin makan ini
" Ya udah sini akau makan sendiri,,
" No,, kamu nurut Oke,,
" Oke Oke,,
Steve hanya menurut dengan apa yang dilakukan Alice kepadanya, dia bahkan yang menghabiskannya karena Alice terus menyuapinya.
*********
Alice terlihat sedang memainkan ponselnya dan Steve hanya duduk disebelahnya,
Steve merasa Alice semaki manja kepadanya namun Steve sendiri tidak mempermasalahkannya dia bahkan merasa sangat senang..
" Yank,, panggil Steve
" Hemm,,
" Minum vitaminnya ya,,
" Entaran Yank,, perut aku masih kenyang nanti malah mual lagi
" Tapi itu hanya vitamin sayang,,
" Iih nanti,, ucap Alice kesal..
Steve pun lagi-lagi mengalah dia pun menunggu sampai Alice mau meminumnya..
__ADS_1
Namun Alice sepertinya tidak memperdulikan dan Steve terus berpikir bagaimana cara agar Alice mau meminumnya..
Akhirnya dia pun mengambil obat dan meminjamnya, dia pun langsung mencium bibir Alice dan memindahkan obatnya ke mulut Alice..
Alice hanya membulatkan matanya,,
" Yank,, ucap Alice setelah Steve melepaskan ciumannya
" Maaf sayang, kamu harus minum vitamin Oke,, ucap Steve dengan mengusap bibir Alice yang basah,, dan mengecup singkat bibirnya..
" Kamu istirahat ya,,
Steve langsung mengambil ponsel yang sedari tadi Alice memainkannya, karena Alice memang harus beristirahat..
Alice pun hanya menurut, dia pun membaringkan tubuhnya dengan Steve membantunya..
" Aku mau tidur, tapi kamu tetap disini temani aku,, ucap Alice
" Iya Sayangku,, Istriku,, Aku gag akan ninggalin kamu, aku bakal temani kamu Oke,,
" Diih,, Yank,, kamu tuh ngomongnya lebai deh
" Siapa yang Lebai coba Yank,,
" Kamu tadi istriku, sayangku gitu..
" Lah memang kamu istri aku juga sayang aku kan Yank,,
" Iya zi ucap Alice cengengesan
" Ya Udah kamu istirahat, aku temani Oke
Alice mengangguk dan terlihat memejamkan matanya, sedangkan Steve menggenggam tangannya dan tangan satunya mengusap kepala Alice..
Tidak lama pun Alice terlelap..
Steve menatap lekat wajah Alice, dia merasa sangat bahagia karena akhirnya dia akan mempunyai anak dari wanita yang sangat dicintainya,,
Steve juga merasa sangat gemas dengan sikap Alice seperti ini..
Baginya ini adalah momen spesial..
" Terus tumbuh sehat diperut mommy ya sayang,, papah akan sabar menunggumu,, ucap Steve mencium perut Alice dan beralih mencium kening Alice..
Dia pun ikut terpejam karena memang dia juga merasa mengantuk,,,
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai,, Ketemu Lagi Gaes...
Kalian gag sabar ya nunggu kelanjutan ceritanya,, 😘😘😘
Terus ikuti Ceritanya Ya,,
Like, Vote juga komen kalian mana dong,,
Author juga lagi semangat kumpulin koin nie,, kalian mau kan bantuin,, 😁😁
Love You All
__ADS_1
💋💋💋