Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 58 Berita Kehamilan Alicia


__ADS_3

Steve langsung berbaring disebelah Alice dan memeluknya,,


Dia pun memejamkan matanya karena rasa lelah juga kantuk yang tidak bisa ditahan..


Maklum saja selama di Rumah Sakit Alice sangat rewel, dia tidak mau ditinggal Steve sama sekali, dan selalu membuat Steve mencari makanan yang dia minta setiap malam hari..


Steve pun tidak menolaknya dan selalu menurutinya..


Mereka terlihat tidur pulas..


Berita tentang kehamilan Alice langsung tersebar dan tidak hanya satu stasiun televisi bahkan hampir semua menyiarkan berita itu,,


Walaupun Andri yang menjawabnya namun mereka tetap memberitakannya..


Tania langsung melempar ponselnya saat membaca berita itu,


Sial,, kenapa dia bisa hamil,, ucap Tania


Dia pun berjalan keluar kamarnya, dan dia kembali melihat berita tentang Andri yang memberi penjelasan tentang Kehamilan Alicia..


Tania pun langsung melempar Televisinya dengan benda yang berada di dekat nya..


" Aaargg.. Aku gag akan biarkan bayi itu lahir aku gag akan biarkan Steve mempunyai anak dari perempuan lain, hanya aku yang harus mengandung anak Steve,,


Tania terus berteriak dan mengamuk dengan semua berita itu. Dia masih tidak terima kenyataan Steve sudah menikah bahkan akan mempunyai anak..


Aldi yang baru pulang pun langsung melihat rumahnya yang begitu berantakan dengan barang-barang yang berserakan dilantai diapun mendengar suara tangisan di dalam..


Aldi langsung berjalan masuk dan betapa terkejutnya melihat Tania kakaknya yang terduduk di lantai dan menangis..


" Astaga,, Ka Tania,, ucap Aldi langsung menghampiri Tania


" Ka,, Kaka kenapa begini Ka


" Steve Al,, Steve,, ucap Tania menangis dalam pelukan Aldi


" Kenapa lagi dengan dia Ka, apa dia menyakiti kaka lagi,,


" Steve akan mempunyai anak dari perempuan itu Al, kaka gag rela, hanya kaka yang harus memberikan anak untuk Steve..


" Maksdu kaka,,


" Semua media memberitakan kehamilan Alice perempuan yang merebut Steve..


Aldi terdiam,,


Dia pun kaget dengan semua karena memang dia sama sekali belum melihat bahkan membaca berita itu,,


Dia pun sebenarnya tidak rela Alice akan mempunyai anak dengan Steve..


Namun perasaannya dia tutupi karena melihat Tania yang begitu kecewa dengan berita ini, dia sebagai adik pun tidak tega melihatnya..


" Kaka gag mau anak itu lahir,, kaka akan buat Alice keguguran,, ucap Tania


" Kaka dengar,, Kaka tenang ya Ka,,


Aldi pun terus memeluk Tania yang mengasih dan terlihat sangat kecewa..


************


Ditempat Lain

__ADS_1


Nana dan Nasya yang sedang bersama pun merasa sangat senang melihat berita tentang kehamilan Alice..


Mereka tidak menyangka Alice akan segera mempunyai anak,..


Apa lagi Nana, dia merasa sangat bahagia melihat kehidupan Alice sekarang.


Dia mendapatkan suami yang sangat mencintainya, kehidupannya pun berubah total, dan sekarang kebahagiaan mereka akan bertambah dengan mereka yang akan segera mempunyai anak..


Nana meneteskan air matanya mengingat kehidupan dulu Alice yang sangat menderita setelah kematian orang tuannya...


" Na,, kamu kenapa Nangis ucap Nasya


" Aku hanya bahagia Sya, liat Alice yang sekarang, dia sudah bahagia mempunyai kehidupan yang sangat baik, mempunyai suami yang sangat mencintainya dan sekarang akan mempunyai anak.. Tidak seperti dulu, hidup dia sangat menderita dengan kematian orang tuanya, saudaranya yang tidak mengakuinya juga dia harus bekerja untuk mencukupi hidupnya..


Nasya hanya terdiam mendengar cerita dari Nana, dia pun tidak menyangka dengan kehidupan Alice dulu tapi dia sangat bersyukur dengan kehidupan Alice sekarang..


" Oya Sya,, gimana kalo besok kita samperin Alice


" Boleh Na,, tapi mending nanti kita tanya dia dulu deh, takut ganggu dia Na,,


" Iya juga, ya udah besok kita telpon dia dulu sebelum ke sana


" Oke,,


-


Alice terbangun karena merasa perutnya kembali mual dan akan muntah, dia pun langsung berlari menuju kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya..


" Uwek, Uwek,,


Steve langsung terbangun karena mendengar Alice yang kembali muntah, dia pun menghampiri Alice dan memijat tengkuk lehernya..


" Mual lagi,, ucap Steve dengan mengusap bibir Alice yang basah akibat cairan


" Mual banget Yank,, ucap Alice dengan bersender di dada Steve..


Steve langsung membopong tubuh Alice dan menuju ranjang..


" Minum dulu ya,, ucap Steve


Alice mengangguk,,


Steve pun membantu Alice minum dan Alice langsung bersender di tepi ranjang..


Steve tidak tega melihatnya, andai saja Bisa digantikan olehnya,,


Alice terlihat memejamkan matanya..


Steve menggenggam tangannya dan memijat pelipis Alice..


Setelah cukup lama pun Alice membuka matanya..


" Udah mendingan,, ucap Steve


" Mending Yank,,


" Mau istirahat lagi atau pengin apa Yank,,


" Yank, Aku pengin makan mangga muda deh ucap Alice tiba-tiba


" Apa Yank, mangga muda,, aku cari kemana dong,,

__ADS_1


Alice mengangkat bahunya,,


" Ya udah aku cari dulu ya, kamu tunggu ucap Steve


Alice mengangguk dan tersenyum melihat Steve yang selalu menuruti keinginannya..


"Enak juga hamil ya,, apa-apa selalu dituruti tapi kasihan juga Steve pasti lelah,,


Ah,, tapi ini kan karena ulah dia aku hamil jadi dia juga harus tanggung jawab dong.. " batin Alice yang melihat Steve berjalan keluar dengan wajah yang bingung..


Steve pun Selalu berhenti di setiap kios buah hanya untuk menanyakan mangga muda dan mereka tidak ada mangga muda disana..


"Astaga,, Dimana lagi aku nyarinya coba..


Pasti Alice bakal ngambek kalo aku pulang gag bawa mangga" batin Steve


Dia pun melanjutkan mencari,


Setelah merasa bingung diapun menepikan mobilnya dan memijat pelipisnya yang sedikit pusing, tiba-tiba ponselnya berdering.


Dia melihat Andri yang memanggilnya dengan malas dia mengangkatnya..


" Halo Ndri,, kenapa ucap Steve malas


" Maaf Tuan, apa saya mengganggu Anda ucap Andri diseberang


" Tidak, saya hanya sedikit pusing mencari mangga muda


" Mangga Muda buat apa Tuan


" Alice ingin makan mangga muda dan saya sudah mencarinya tapi beluk ketemu..


" Sebentar Tuan, sepertinya pohon mangga di depan kantor kita sudah berbuah..


" Apa,, yang benar Ndri


" Iya benar Tuan,,


" Oke,, Saya akan segera ke sana tolong kamu siapkan


" Baik Tuan..


Steve langsung menutup telponnya..


Sial,, kenapa gag kepikiran kantor zie,, gerutu Steve..


Dia pun langsung melajukan mobilnya menuju kantor..


\=\=\=≠\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Like,, Like,, Like,, 👍👍👍


Favorti,, ❤❤❤


Vote,, ⭐⭐⭐⭐


Semangat kumpulin Vote juga Poin.. Bantu Author yu Kesayangan,, 🤗🤗🤗


Love You All


💋💋💋💋

__ADS_1


__ADS_2