
Hari terus berganti, semua media pun masih terus memberitakan status hubungan antara Steve juga Alice yang telah menikah.
Sedangkan Tania sendiri terus emosi dengan sikap Steve terhadapnya bahkan sekarang semua Produser sudah tidak mau lagi memakainya untuk Model iklan mereka.
Steve memang sengaja menghubungi semua Produser mana pun untuk tidak lagi percaya dengan Tania, ini sebuah pembalasan Steve terhadapnya yang telah mencemarkan nama baiknya juga hampir merusak rumah tangganya..
" Sial,, semua produser membatalkan kontrak dan ini pasti ulah Steve,, gumam Tania dalam mobilnya..
Aku akan mencari cara agar kamu kembali dan meninggalkan wanita miskin itu Steve,,
Tania pun melanjutkan mobilnya menuju Perusahaan Steve.
***********
Alice pun sudah kembali kuliah, bahkan sekarang semua anak juga dosen di sana pun baik kepadanya setelah Konferensi Pers kemarin..
" Hai Alice, ucap Mahasiswa yang kebetulan berpapasan dengannya..
" Oh Hay,, sapa Alice tersenyum..
" Waaw,, semua orang mengenalmu sekarang Lis,, ucap Nana
" Istri siapa dulu dong,, mana ada zi yang berani dengan seorang Steve Vernandes,, ucap Nasya
" Kalian ngomong apa zi,
" Tapi,, bagus juga zi kemarin Steve mengumumkan status kalian jadi kan gag ada gosip buruk lagi tentang kalian,, tapi gimana dengan Tania,,
" Aku percaya kok sama Steve, dia cuma masa lalunya, lagian Steve juga udah janji kalo dia akan selalu Bersamaku..
" So sweet banget deh,, aku jadi pengin punya suami seperti Steve.. Ucap Nana
" Ngarep aja Lo Na,, ucap Nasya
Merekapun tertawa bersama, dan berjalan kembali menuju kantin karena memang mereka sudah tidak ada lagi Kelas..
Aldi,, ya dia menghilang entah kemana semenjak berita itu tersebar Aldi langsung menghilang bahkan dia pun sama sekali tidak berangkat kuliah..
Kembali ke Perusahaan ya gaes.. 😁😁
Tania terus menerobos masuk ke dalam Perusahaan, Sekuriti sudah mencegahnya namun tidak berhasil dia terus ngotot untuk bertemu dengan Bos mereka..
" Saya ingin ketemu Calon suami Saya, apa kalian gag kenal siapa saya haahh, teriak Tania
" Maaf Nona, Bos kami sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu Nona,, silahkan Anda keluar ucap salah satu sekuriti..
" Kalian tau kan siapa Saya,,
Keributan terus berlanjut dengan Tania yang terus memaksa masuk namun terus dihalang
Steve yang berada diruangannya pun mendengar keributan, dia pun memanggil Andri..
" Maaf Tuan, di luar ada Nona Tania yang memaksa ingin bertemu..
" Biarkan dia masuk,
" Baik Tuan
Andri pun langsung keluar dan menyuruh sekuriti kembali bertugas sedangkan dia mengajak Tania masuk..
Tania langsung membuka pintu ruangan Steve dan langsung bergelayutan manja dilengannya..
" Maaf, Tolong jaga sikap Anda ucap Steve dingin dengan melepaskan tangan Tania
" Steve,, mereka mengusir aku,,
__ADS_1
" Kalo anda bertingkah baik gag mungkin mereka memperlakukan anda seperti itu, sekarang silahkan ada keperluan apa anda ingin bertemu saya,, ucap Steve dingin
Tania benar-benar tidak menyangka Steve telah berubah total kepadanya, tapi dia pun tidak mau begitu saja melepaskannya..
" Steve,, kamu kenapa berubah,, apa kamu udah gag cinta lagi sama aku
" Konferensi Pers kemarin cukup untuk menjawab pertanyaan Anda Nona
" Cukup Steve cukup,, kamu tega banget sama aku,, apa aku sudah tidak ada sama sekali dalam hati kamu
" Tega,, kamu bilang tega Ha,, kemana aja kamu selama lima tahun ini, kamu pergi entah kemana dan tidak ada kabar,, terus siapa yang lebih tega
" Steve,, aku minta maaf,, aku menyesal,,
" Semua sudah terlanjur, dan di dalam hati saya cuma hanya ada Alicia Istri saya,, silahkan anda bisa keluar kalo sudah tidak ada yang dibicarakan
" Steve,, tolong dengerin penjelasan aku dulu aku menyesal Steve, aku janji gag bakal mengulangi lagi, aku cinta kamu Steve..
" Gag ada yang perlu anda jelaskan, semua sudah jelas..
" Aku pergi karena orang tuaku bercerai dan semua itu membuatku terpuruk, Aku pergi buat nenangin diri aku Steve..
Aku mohon maafin aku Steve, aku masih cinta kamu,,
Tania terlihat terus menangis dan memohon kepada Steve untuk memaafkannya,
Steve hanya terdiam dia tidak tahu harus bagaimana..
" Silahkan keluar,, ucap Steve dengan membuka pintu ruangan
Tania langsung berjalan dan dia menatap wajah Steve..
" Aku gag akan biarin hidup kalian bahagia ucap Tania dengan langsung berjalan keluar
Steve langsung menutup pintu dan berjalan duduk di kursi putarnya..
Steve langsung beranjak saat mengingat ucapan Tania yang tidak akan membiarnya bahagia..
" Shit,, Alice ucapnya dan langsung berjalan keluar
********
Alice yang memang sudah pulang dijemput Hendra pun hanya di dalam kamarnya.
Memang Steve sudah menyuruh Hendra untuk menjemput Alice karena dia akan ada meeting dengan kliennya..
Alice mengambil earphone dan berjalan menuju balkon kamarnya,,
Dia menikmati lagu yang diputarnya sambil menatap suasana luar yang memang terlihat mendung..
Steve terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi berharap cepat bertemu Alice,,
Setelah sekitar 15menit Steve sampai di depan rumahnya dia pun langsung berjalan masuk dan menuju kamarnya..
Steve membuka pintu kamar dan tidak melihat Alice di sana dia pun mencari disetiap sudut..
Steve langsung berjalan dan memeluk Alice dari belakang.
Hatinya merasa lega melihat Alice,
Steve merasa tenang setiap bersama Alice, rasanya hanya Alice lah obat penenang baginya..
" Sayang,, tumben kamu udah pulang ucap Alice terkejut saat merasakan pelukan.
Steve hanya terdiam dan malah membenamkan wajahnya ditengkuk Alice
__ADS_1
Alice merasa bingung dengan sikap Steve, diapun akan melepaskan pelukannya namun Steve tetap menahannya..
" Biarkan seperti ini dulu Yank,, ucap Steve masih dalam posisinya
Alice pun membiarkan, dia tau Steve selalu bersikap seperti jika sedang mempunyai masalah..
Setelah cukup lama Steve melepaskan pelukannya dan memutar badan Alice agar menatapnya..
Alice menatap wajah Steve yang memang terlihat frustasi, Matanya terlihat sangat sayu
Alice mengerti jika Steve sedang ada masalah..
Steve terus menatap Alice dan menariknya masuk..
Steve menarik Alice untuk duduk dipangkuannya dan Alice pun hanya menurut..
" Sayang,, kenapa ucap Alice sambil menangkup wajah Steve
Steve menghelan napasnya dan hanya memandang Alice, dia bingung akan menceritakannya apa tidak..
" Yank,, kalo kamu ada masalah cerita Oke tapi kalo kamu belum siap cerita aku juga gag maksa ucap Alice
" Tania ke Kantor,, ucap Steve
Alice sudah menebak pasti semua ini ada kaitannya dengan Tania..
" Dia menjelaskan kenapa dulu dia pergi, karena orang tuanya bercerai dan dia ingin menenangkan dirinya..
" Terus apa kamu memaafkannya,,
" Entahlah,,
" Setiap orang pasti punya kesalahan Yank, dan kita wajib memaafkannya,, begitupun dengan Tania,,
" Yank,,
" Aku percaya sama kamu Yank,, ucap Alice langsung memeluknya
Jujur dalam hatinya Alice merasa sangat sedih, dia takut Steve akan kembali bersamanya dan meninggalkannya..
Air matanya pun menetes di pipinya..
Steve merasakan Alice yang menangis pun langsung melepaskan pelukannya dan menatapnya namun Alice segera mengalihkan pandangannya..
" Sayang, kamu nangis ucap Steve dangan menangkup wajah Alice
Alice hanya menunduk dan menggeleng
" Yank,, aku janji sama kamu,, aku gag akan pernah ninggalin kamu, cuma kamu sekarang yang aku cintai
" Aku takut Steve,, aku takut kamu kembali dengannya dan ninggalin aku
" Gag akan pernah terjadi Yank,, aku janji sama kamu,, aku percaya kan sama aku..
Alice Pun mengangguk..
Steve mencium kilas bibirnya dan kembali memeluknya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selamat Malam Minggu Raider..
Hujan-hujan gini enaknya ngemil sambil baca kelanjutan cerita Istri Kecilku dong,, 😁😁
Like, Vote juga Komen Kalian mana nie,,
__ADS_1
Love You All.
💋💋💋💋