Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 85 Kritis


__ADS_3

" Maafkan Saya Tuan..


Saya sudah berusaha sebisa mungkin..


Nona Alice mengalami pendarahan saat Operasi dan sekarang dalam keadaan kritis sedangkan anak Anda harus di rawat intensif karena kelahirannya yang prematur dan sebelumnya kekurangan asupan makanan ucap Dokter Nia..


" Apa Dok,,


Saya akan membayar berapa pun asalkan mereka bisa selamat,, Ucap Steve frustasi


" Maafkan saya Tuan,, semoga ada keajaiban untuk keduanya..


Dokter Nia pun kembali masuk ke dalam ruangan sedangkan Steve terduduk lemas dengan mengacak rambutnya..


Dia tidak bisa menerima semua ini,,


Dia benar-benar merasa sedih, hidupnya seakan hancur begitu saja saat mendengar ucapan Dokter Nia..


" Tuan,, Tuan yang sabar..


Nona Alice juga anak Anda pasti akan baik-baik saja.. Ucap Andri menenangkan Steve..


" Saya tidak tau hidup saya selanjutnya kalo tidak bersama mereka Ndri,,


" Sabar Tuan,, kita berdoa untuk kebaikan juga kesembuhan mereka..


Andri pun membantu Steve berdiri dan duduk di kursi tunggu juga memberikan mineral water..


*************


Hendra telah selesai mengurus pemakaman Aldi, dan dia akan segera kembali dengan beberapa anak buahnya..


Tugas mereka sudah selesai disana,


Hendra akan segera terbang karena dia mendapat kabar tentang keadaan Alice juga anaknya..


-


Steve Berjalan menuju ruang dimana anaknya harus di rawat dan di inkubator..


Steve tidak dibolehkan masuk dan hanya dokter atau suster yang boleh masuk karena bayi mereka perlu perawatan intensif..


Steve hanya menatapnya dari luar jendela kaca, dilihatnya bayi laki-laki mungil dengan selang dibagian hidungnya..


Hati Steve semakin tersiksa melihat anaknya yang masih begitu kecil harus disuntik dan dipasang selang seperti ini..


Andai semua bisa digantikan, dia akan lebih rela jika dirinya yang berada di dalam sana..


" Sayang, kamu harus kuat..


Papa pasti akan melakukan apa pun untuk kesembuhan kamu,, " Ucap Steve dengan mata yang membendung air..


Setelah beberapa saat, Steve kembali ke ruang ICU dimana Alice terbaring..


Dia pun meminta ijin untuk masuk dan Dokter mengijinkannya..

__ADS_1


Steve duduk disamping Alice,,


Ditatapnya wajah Alice yang pucat..


Air mata Steve sudah tidak bisa ditahan lagi dan dia pun menangis dengan memegang tangan Alice..


" Sayang,, please kamu bangun..


Aku di sini temani kamu, kamu harus liat anak kita,, dia sangat tampan..


Bukannya kamu sendiri yang menginginkan anak kita laki-laki,,


Pleasa kamu bangun, kamu janji kita akan mengurusnya bersama,,


Alice pleas,, kamu bangun, aku gag bisa seperti ini, aku gag akan bisa menjalani hidup aku tanpa kamu sayang,,


Please bangun Yank,, "


Steve terus menangis dengan memegang tangan Alice, perasaannya sangat hancur melihat orang yang disayanginya terbaring lemas..


-


Hendra yang sudah sampai di Rumah Sakit pun langsung mencari ruangan Alice..


Dia pun melihat Andri yang sedang duduk di kursi segera menghampirinya..


" Ndri,, bagaimana keadaan Nona Alice juga anaknya ucap Hendra


" Nona Alice sudah melahirkan, anak mereka laki-laki, namun Nona mengalami pendarahan dan keadaan sekarang kritis,, ucap Andri


" Kandungan Nona harus segera dioperasi karena jika terlambat itu akan membahayakan bayi mereka,,


" Terus dimana Tuan Steve sekarang..


" Tuan sedang di dalam Hen, kasihan Tuan Steve dia benar-benar terpukul dengan kejadian ini..


Hendra berjalan dan menatap Steve dari jendela Kaca, dia melihat Steve yang menangis di samping Alice dengan terus menggenggam tangannya..


Dia tau perasaan Steve sekarang, ini lah yang dulu dia lihat saat kedua orang tua Steve sebelum meninggal..


Kesedihan di wajah Steve sama seperti saat dia menunggu kedua orang tuannya kritis..


" Hen, bagaimana dengan keadaan di sana, keadaan di lokasi apa ada masalah ucap Andri


Hendra langsung berbalik dan duduk di samping Andri,,


" Semua sudah beres Ndri,, dan tidak ada lagi masalah..


" Syukurlah,,


Mereka pun dengan setia menunggui Steve di Rumah Sakit tanpa meninggalkannya..


Mereka tidak tega meninggalkan Steve sendiri dengan keadaan seperti ini..


-

__ADS_1


Hari semakin larut, matahari pun sudah tenggelam namun Steve masih dengan posisinya, dia duduk disebelah Alice dan terus menggenggam tangan Alice tanpa makan atau pun Minum..


Dokter Nia pun menghampirinya..


" Tuan maaf, sebaiknya anda menunggu diluar dan sebaiknya anda menjaga kesehatan Anda..


" Saya tidak bisa meninggalkan istri saya Dok,, dia pasti butuh saya disampingnya


" Tuan,, jika Anda seperti ini,, kasihan istri juga anak anda.. Mereka pun membutuhkan Anda..


Steve hanya terdiam, dia terus menatap wajah Alice


" Tuan,, jika Anda terus menyiksa diri Anda dengan seperti ini, bagaimana jika mereka akan sadar dan mencari anda tapi anda malah sakit,, apa mereka tidak akan sedih..


" Terus apa yang harus saya lakukan Dok,


" Beristirahatlah,, dan jaga tubuh Anda dengan makan juga minum,, karena mereka membutuhkan Anda Tuan..


Steve pun mencium tangan Alice dan membelai rambut Alice..


" Sayang,, aku tinggal sebentar,,


Aku janji akan terus menemani kamu sampai kamu sadar" Ucap Steve mencium kening Alice..


Steve pun berjalan keluar..


Andri dan Hendra yang melihat Steve langsung berdiri..


" Tuan,, ucap Hendra


" Kamu sudah sampai Hend,,


" Sudah Tuan,,


Steve pun duduk dengan wajah kusut, dia pun merebahkan kepalanya dan berdender di dinding..


Pandanganya kosong ke depan..


Andri dan Hendra saling menatap, mereka tidak tau apa yang harus mereka lakukan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


😥😥😥


Sedih jadinya.. 😭😭


Terus ikuti kelanjuta ceritanya Readers..


Kumpulin Vote kalian dong,,


Like juga komen kalian author tunggu..


Semangat ngumpulin poin juga..


Love you all

__ADS_1


💋💋💋💋


__ADS_2