
Masih sama Rutinitas Alice setiap pagi,,
Dia selalu berusaha mempersiapkan sarapan untuk Steve suaminya walaupun dia sering dilarang namun dia ingin menjadi istri yang baik untuk suaminya..
Alice terbangun karena dan dia memandang wajah Steve..
Dia pun menyingkiran tangan Steve yang memeluknya..
Namun saat Alice akan bangun tiba-tiba tangannya ditarik dan tubuhnya pun kembali terjatuh diatas Steve..
" Yank,, lepasih aku mau siapin sarapan..
" Ada pelayan Yank,, kamu temani aku tidur aja ucap Steve dengan mata yang masih merem..
" Tapi Yank,, aku istri kamu masa gag nyiapin sarapan buat suaminya..
" Aku gag mau kamu capek Yank, lagian aku juga gag masalah siapa yang nyiapin sarapan, udah tidur lagi ya masih gelap..
Alice pun tidak bisa melepaskan pelukan Steve karena memang sangat erat..
Dan mereka pun kembali tidur,,
Sebenarnya Steve sendiri tidak lagi tidur, dia sengaja pura-pura tidur agar Alice Menurutinya..
Steve terus memandang wajah Alice yang terlelap dipelukannya..
Dia selalu mengingat kesedihan, kesepian, juga penderitaan Alice,, dan dia pun tidak akan pernah membiarkan semua kembali terjadi..
Steve turun dan berjalan masuk kamar mandi dengan hati-hati,,
Dia tidak membuat Alice kaget dan bangun..
Setelah 15menit Steve keluar dengan sudah menggunakan pakaian rapi dan melirik jam tangan yang sudah pukul setengah tujuh pagi Steve pun membangunkan Alice..
" Sayang,, bangun yuk ucap Steve dengan mengusap kepala Alice..
" Hemm,, iya Yank,, ucap Alice mengucek matanya..
Steve pun membantu Alice duduk karena Alice masih terlihat ngantuk,,
" Kok kamu udah rapi Yank,,
" Kamu mandi gih, udah jam setengah tujuh
Alice membulatkan matanya, dan langsung berlari ke kamar mandi..
" Kenapa kamu gag Bangun zi Yank,, ucap Alice di dalam kamar mandi..
Steve hanya tersenyum mendengarnya diapun menyiapkan baju untuk Alice..
Alice yang keluar pun kaget karena diatas ranjang sudah ada bajunya dan ranjangnya sudah rapi,, dia pun langsung mengambil dan kembali masuk ke kamar mandi untuk berganti..
Steve yang sudah terlebih turun pun menyuruh pelayannya untuk menyiapkan bekal sarapan untuk Alice..
" Ayo Yank,, aku nanti telat ucap Alice dengan berlari turun tangga..
" Sayang,, gag usah lari nanti kamu jatuh ucap Steve..
" Ayo,, Yank,,
Alice menarik tangan Steve, namun Steve malah menahan..
" Bentar Yank,, Steve pun mengambil bekal sarapan Alice dan memberikannya..
Alice menatap bingung..
" Bekal sarapan buat kamu, kamu bisa sarapan di kampus Oke..
" Maksih Yank, ucap Alice mencium Pipi Steve..
" Ya udah yuk,
__ADS_1
Merekapun berjalan keluar dan masuk ke dalam mobilnya..
" Yank,, kamu jug gag sarapan ucap Alice
" Udah,, pas kamu mandi..
Alice hanya manggut-manggut dan kembali menatap lurus..
Mobil mereka berhenti di depan gerbang kampus Alice..
" Aku duluan ya Yank,, kamu hati-hati ucap Alice
" Jangan lupa sarapan Yank,, ucap Steve
Alice mengangguk dan langsung masuk ke dalam kampusnya..
Steve pun kembali melajukan mobilnya..
************
Kemunculan Tania Wijaya pun beredar disemua media dan mereka memberitakannya..
Selama Tania juga Aldi pindah Tania memang belum pernah keluar rumah dan baru hari ini dia berani keluar karena akan bertemu dengan produser..
Berita tentang Tania pun menjadi perbincangan di kampus Alice..
Hampir semua membicarakannya..
Nana dan Nasya yang merasa penasaran langsung membuka berita di ponselnya sedangkan Alice hanya bersikap cuek karena dia memang tidak tau siapa Tania..
Dia memang tidak terlalu suka melihat atau membaca berita..
Nana dan Nasya membulatkan matanya saat membaca salah satu berita tentang kembalinya Tania karena dia akan menemui kekasihnya Steve Vernandes..
" Kalian pada liatin apa zi,, ucap Alice
" Gag,, Kok kita gag liat apa-apa ya kan Sya..
" I- Iya gag kok,, kita ke kantin aja yuk..
Namun semua pandangan mata menuju ke Alice dan mereka saling berbisik..
" Mereka pada kenapa zi kok liatin aku,, apa aku ada yang aneh,, ucap Alice
" Gag Kok,, kamu masih cantik ucap Nasya..
" Kalian juga pada kenapa zi..
" Kita,, emang kita kenapa..
Mereka sampai di kantin dan masih sama semua melihat Alice dan saling berbisik..
Alice yang merasa bingung pun langsung mengambil ponselnya dan membuka karena mereka semua juga memegang ponselnya..
Mata Alice berkaca-kaca membaca berita yang ramai membahas kepindahan Tania seorang model terkenal karena akan bertemu dengan kekasihnya Steve Vernandes..
Alice langsung mengambil tasnya dan meninggalkan Kantin..
Nana dan Nasya langsung mengejarnya namun mereka tidak keburu karena Alice langsung naik taxi..
Diperusahaan..
Steve sangat marah karena melihat berita yang bermunculan tentang rumor yang tidak jelas, Dia pun langsung memanggil Andri..
" Ndri,, kamu urus semua berita yang gag jelas itu jangan sampai berita itu kembali muncul ucap Steve
" Baik Tuan..
Steve duduk dengan memijat pelipisnya namun dia langsung kepikiran Alice dia pun langsung pergi meninggalkan Kantor..
Shit,, Alice pasti salah paham,, gumannya..
__ADS_1
Selama dalam perjalan Steve terus menghubungi Alice namun sama sekali tidak dijawab, dia tau Alice pasti sudah membaca semua berita itu.
Steve pun langsung menghubungi Hendra..
" Hen, Apa Alice dirumah
" Non Alice baru saja pulang Tuan, namun sepertinya dia menangis..
Steve langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..
Setelah mobilnya sampai rumah, Steve langsung berlari menuju kamarnya..
Saat dia membuka pintu kamarnya dia melihat Alice yang berbaring dengan memeluk boneka..
Steve berjalan mendekatinya..
" Yank,, Aku bisa jelasin semua.. Kamu salah paham..
Alice tetap diam dan terus tidur membelakanginya..
" Sayang,, tolong dengarkan penjelasan aku dulu..
" Kamu jahat Steve,, siapa itu Tania.. Dia pacar kamu kan,,
" Yank,, kamu salah paham.. Aku bakal jelasin semua tapi tolong kamu dengerin dulu Oke..
" Kamu mau jelasin apa lagi,,
" Tania memang mantan pacar aku, Dia udah ninggalin aku selama 5tahun tampa kabar..
" Jadi,, kamu masih sayang kan sama dia, kalian juga belum putus Steve.. Kamu jahat Steve, kamu Bohong..
Steve langsung memeluk Alice, Alice menolak namun tenaganya kalah kuat dengannya, akhirnya Alice pun menangis dalam pelukan Steve..
Steve terus memeluknya dia tau Alice pasti sangat sedih hatinya hancur mendengar semuanya..
" Yank,, dengerin aku,, aku memang mencintanya tapi itu dulu,, dan sekarang aku hanya mencintai kamu,, kamu istri aku sampai kapan pun aku cuma cinta sama kamu..
Alice hanya menatap Steve, dia bingung harus bagaimana sekarang..
Steve pun kembali menarik Alice dan memeluknya..
" Aku takut kamu bakal kembali kepadanya,, aku gag mau semua terjadi Steve..
" Gag akan pernah Yank,, aku janji sama kamu,, sampai kapan pun kamu tetap istri aku,, cuma kamu yang dihati aku sekarang..
Alice memeluk Steve erat,
Begitupun dengan Steve dia terus memeluknya..
" Steve,, kalo dia minta kamu balikan gimana ucap Alice dalam pelukan Steve..
" Sssttt,, kamu jangan berpikir macem-macem Oke,, itu gag akan pernah terjadi..
" Tapi Steve,,
" Udah ya,, semua gag akan pernah terjadi cuma kamu yang ada dihati aku sekarang juga sampai kapan pun,, ucap Steve dengan mengusap air mata di pipi Alice..
Alice pun mengangguk dia percaya pada Steve, dan dia pun akan mempertahankan rumah tangganya..
Hanya Steve yang dia punya sekarang, Hanya Steve yang menyayanginya..
\=\=\=\=\=≠\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai,, Raider,,, 😘😘😘
Kalian,, nunggu kelanjutannya ceritanya kah??
Ikuti terus ya,,
Like Vote Komen banter dong,,, 😉😉😉
__ADS_1
Love You All
💋💋💋💋