
Alice terus kepikiran dengan seseorang yang dilihatnya di Cafe,
Dia penasaran apa itu benar Aldi, tapi menurut Nana juga Nasya Aldi sudah kembali pindah ke negaranya dan dia pun sudah keluar dari kampusnya beberapa bulan yang lalu.. Terus dia siapa, yang Alice lihat di Cafe semalam..
Jika benar itu Aldi, dia pasti kembali karena Tania yang masuk Penjara dan dia akan membalas dendam..
Semua campur aduk di dalam pikiran Alice,,
Steve yang baru keluar dari kamar mandi pun melihat Alice yang masih duduk dengan bersender di tepi ranjang sambil melamun dia pun ikut naik dan duduk di sebelahnya..
" Kenapa,, masih kepikiran orang yang kamu liat di Cafe hem,,
" Aku Yakin itu Aldi Yank,
" Kan kamu sendiri yang cerita kalo dia sudah pindah dan sudah tidak kuliah lagi kan Yank..
" Iya Nana juga Nasya yang cerita Yank
" Lah terus,,
" Aku takut aja kalo itu beneran Aldi,
" Takut kenapa,,
" Yank,, kamu udah jeblosing Tania ke penjara dan pasti Aldi gag terima,, aku takut dia bakal balas dendam..
" Sayang,, kamu bicara apa zi..
" Aku gag mau kamu kenapa-kenapa Yank ucap Alice terisak
" Hey,, aku gag akan kenapa-kenapa.. Ucap Steve langsung memeluk Alice
" Aku gag mau jauh dari kamu, aku gag mau kamu kenapa-kenapa ucap Alice terisak dalam pelukan Steve
" Sstt.. Udah ya jangan mikir macem-macem.. Aku bakal baik-baik aja, dan kita bakal terus bersama, menjaga juga merawat anak kita..
Alice melepaskan pelukannya dan menatap wajah Steve..
" Kamu janji sama Aku Yank,,
" Aku janji,, udah ya kamu jangan sedih lagi kasihan anak kita nanti ikutan sedih lagi,
Alice menatap perutnya dan mengusap..
" Maafin mommy sayang,,
__ADS_1
" Mommy jangan sedih lagi ya sekarang
Alice tersenyum mendengar Steve berbicara seperti dia pun gemas dan mencubit pinggang Steve
" Aww.. Sayang kenapa nyubit.. Rintih Steve
" Aku gemas sama kamu bicara seperti tadi..
" Kamu nakal ya, aku balas Yank ucap Steve dengan mendekatkan wajahnya
Alice langsung terdiam dan menatap Steve,
" Yank,, kamu mau apa.. Udah ah aku ngantuk jawab Alice langsung menutup wajahnya dengan selimut
" Kamu harus tanggung jawab sayang,, ucap Steve membuka selimut
Alice langsung menutup mulutnya, dia tau kalo Steve akan menciumnya..
" Hahahaha.. Kenapa kamu tutupi mulut kamu hem,, ucap Steve mencium kening Alice
" Steve,, kamu ih nyebelin,,
" Emang kamu tadi mikir apa coba..
" Tau ah,, aku ngantuk..
Steve pun langsung memeluk Alice dari belakang dan menciumi tengkuk Alice tangannya pun terus mengusap perut Alice, sedangkan Alice hanya diam dan membiarkannya..
" Yank,, ucap Steve
" Hem,,
" Yank,, kamu beneran tidur
" Aku ngantuk,,
Steve tau kalo ini hanya alasan Alice, dia pun semakin menggoda Alice dengan menciumi punggung mulus Alice..
Alice membalikan tubuhnya dan menatap Steve..
Steve tersenyum dan langsung mencium bibir Alice, Alice memejamkan matanya dan membalas ciuman Steve..
Alice memejamkan matanya karena menikmati sentuhan juga ciuman Steve..
" Sayang,, Ucap Steve meminta ijin,,
__ADS_1
Alice hanya mengangguk, Steve tersenyum dan langsung menuntaskannya..
Namun kali ini Steve melakukannya dengan sangat hati-hati, dia takut terjadi sesuatu dengan anak di dalam perut Alice..
Alice menggigit bibir bawahnya, dia benar-benar menikmatinya entah karena sentuhan lembut Steve atau karena dia sedang hamil dan hormornya tinggi..
Mereka pun Beberapa kali mencapai nikmatnya..
Steve langsung membaringkan tubuhnya disamping Alice dan langsung memeluknya..
Merekapun langsung terlelap akibat olah raga malamnya,,
************
Keesokan Harinya..
Steve membuka matanya dan menatap Alice yang masih tertidur dipelukannya, dia pun tersenyum membayangkan kejadian semalam Alice yang lebih agresif tidak seperti biasanya mungkin karena sedang hamil..
Steve pun mengecup kening Alice..
Alice yang merasa pun mengerjapkan matanya,, ternyata Steve yang tersenyum menatapnya..
" Morning Sayang, ucap Steve mengecup bibir Alice
" Morning,, ucap Alice masih memeluk Steve bahkan lebih erat seperti enggan untuk melepaskan dan ingin rasanya terus Seperti ini..
" Sayang,, udah siang lo
Alice hanya menggeleng dan terus dalam posisinya..
" Kenapa hem,, manja.. Ucap Steve
Alice mengangguk..
" Kamu gag usah ke kantor ya, aku pengin ditemani kamu hari ini ucap Alice
" Tumben istriku manja kayak gini ucap Steve membalas pelukan Alice..
" Kamu jangan ke kantor, anak kamu ingin ditemani juga sama papanya..
" anak kita apa mommy nya hem..
" Dua-dua nya.. Ucap Alice manja..
Steve pun tersenyum dan mengangguk, dia akan menemani ALice Hari ini dan tidak akan ke kantor sesuai dengan keinginannya tapi Steve sedikit bingung tumben Alice bersikap manja seperti ini,
__ADS_1
Padahal Alice tidak biasanya bersikap seperti ini..
Walaupun Steve terus berpikir, tapi dia pun merasa gemas dengan tingkahnya juga dia merasa senang dengan sikap manja Alice yang seperti ini, merajuk kepadanya..