Istri Kecilku

Istri Kecilku
Surprice ( Ulang Tahun Alicia)


__ADS_3

Kejutan terus di dapan oleh Alicia dari suami, anak juga menantunya..


Mereka memperlihatkan rasa kasih sayangnya kepada Alice yang juga begitu menyayangi mereka dan tidak pernah sama sekali memarahi ataupun membedakan anak juga menantu..


Setelah mendapatkan kejutan dari keluarga, kini mereka berkumpul di ruang keluarga dengan saling bertukar cerita, Gea dan Doni yang baru saja pulang Bulan madu pun sama sekali tidak merasa lelah ataupun mengantuk atas perjalanannya,,


" Jadi,, Dulu Papa ketemu Mommy karena gak sengaja, Ucap Cila yang memang baru tau cerita mereka


" Iya Nak,, dulu Papa nabrak Mommy..


" Dan akhirnya kita menikah kan Yank,, Ucap Steve dengan merangkul Alice


Pemandangan romantis dari orang tuanya memang sudah biasa Gea dan Vano lihat bahkan semenjak menjadi salah satu anggota keluara Vernandes pun Cila sudah tidak kaget lagi, sedangkan Doni yang baru saja masuk ke menjadi salah satu anggota keluarga terlihat kaget dengan sikap Steve yang begitu posesif terhadap Alice..


" Doni,, Ade,, kalo kalian lelah istirahat lah.. Kalian baru saja sampai dan Mommy yakin kalian pasti sangat lelah..


" Tidak Mom, selama di sana kita lebih sering istirahat.. Ucap Gea


" Ehem,, Iya Lah istirahat pasti lembur terus kan De.. Goda Vano


" Mas Vano,, Ucap Cila dengan mencubit lengan suaminya..


Wajah Gea terlihat merah, dia salah berbicara di sana sedangkan Doni menggelengkan kepalanya, dia tau siapa Vano dan dia pun sudah terbiasa dengan ucapan sahabatnya itu,,


" Kayak dulu Kaka engga,, Goda Steve


Vano menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dia melupakan jika dulu dia pun sama seperti Doni..


Sekarang giliran Cila yang merasa malu dengan godaan Papa mertuanya..


" Sudah,, Mommy mau masak dulu..


Kalian lanjut ngobrol ya..


Steve langsung menahan tangan Alice,,


" No sayang,, ini hari spesial kamu..


Jadi, kamu adalah ratu dan kita semua akan melayani kamu..


Alice mengernyitkan keningnya mendengar ucapan dari suaminya,,


" Yes Mom,, jadi semua urusan Ade sama Kak Cila..


" Betul Mom,, jadi Mommy duduk manis di sini aja Oke..


Ge dan Cila langsung berjalan masuk ke dalam dapur, Sedangkan Alice kembali duduk dan bermain dengan Gladis yang memang sedari tadi bermain di sana..


Steve sudah merencanakan semua dengan matang, di Usianya kini yang sudah tidak muda lagi hanya ingin membahagiakan istri juga anak menantunya,,


******


Hari semakin sore,,


Alice yang baru saja selesai mandi pun heran karena Steve tidak ada di kamarnya..

__ADS_1


Dia pun berjalan keluar dan sama saja di luar pun tidak terlihat suami, anak juga menantunya..


" Pak Andri,, Pada kemana kok sepi.. Ucap Alice saat berpapasan dengan Andri


" Maaf Nyonya,, Saya tidak tau..


Alice mengangguk dan kembali berjalan menunju Kamarnya,


" Mungkin mereka sedang lari sore, " batin Alice..


Tidak lama Steve masuk ke dalam kamarnya dan tersenyum saat melihat Alice yang menatapnya..


" Sayang,, kamu dari mana si.. Ucap Alice


" Maaf Yank,, tadi aku keluar sebentar tapi kamu lagi mandi


" Oya,, Nanti malam kamu temani aku ya..


" Kemana,,


" Pesta Yank,,


" Kok mendadak,,


" Sebenarnya sudah lama undangannya tapi aku Lupa.. Ucap Steve dengan tersenyum


" Oh ya Udah,,


" Aku mandi dulu ya..


Alice mengangguk dan Steve berjalan masuk kamar mandi setelah mengecup pipi Alice..


******


Alice terlihat begitu cantik dengan gaun berwarna hitam, dia terlihat sangat cantik di usianya kini, sama halnya dengan Steve..


Ketampanan tidak pernah luntur dan masih saja terkadang membuat Alice cemburu karena pandangan para wanita yang menatapnya..


" Sudah siap,, Ucap Steve dengan memeluk pinggang Alice yang berdiri di depan cermin


" Yuk,,,


Steve tersenyum dan Alice segera memeluk lengan suaminya..


Alice lagi lagi di buat heran karena anak juga menantunya tidak terlihat dan rumah juga sepi..


" Anak anak kemana, kok dari sore rumah sepi..


" Ah Ya,, mereka sedang jalan jalan Yank,,


" Oh,, Kok tumben gak pamit


" Em,, kamu lagi mandi saat mereka akan pamit.. Ucap Steve bohong


Alice hanya mengangguk percaya dengan ucapan Steve karena memang Steve tidak pernah berbohong kepadanya..

__ADS_1


****


Setelah perjalanan sekitar 30menit,


Akhirnya mereka sampai di sebuah restoran mewah ..


Steve membuka pintu mobilnya dan Alice kembali memeluk lengan Steve..


Alice melihat sekeliling dan merasa heran karena restoran terlihat sangat sepi dan bukannya ada pesta di sana..


" Sayang, kamu beneran di sini pestanya tapi kok sepi banget ya


" Bener Yank,,


Oya sebentar, kamu tunggu di sini dulu ya Ucap Steve dengan melepaskan tangan Alice


" Kamu mau k- mana..


Sayang.. Ucap Alice yang tiba tiba semua lampu di sana padam..


Cukup lama Alice berdiri dengan keadaan yang sangat gelap di sana, namun kakinya terasa lemas, tubuhnya pun lemas,, dia merasa sangat takut dan tanpa di sadari dia menangis..


Di saat rasa takutnya bertambah tiba tiba terlihat cahaya di depannya..


Alice mendongak,, Dan ternyata Steve berjalan ke arahnya dengan membawa Tar berbentuk hati dan terlihat anak juga menantunya berjalan di belakang Steve dengan tersenyum..


" Kalian,, Ucap Alice kaget


" Selamat Ulang tahun sayang,,


Maaf sudah membuat kamu ketakutan,, Ucap Steve


Alice menatap mereka satu persatu yang tersenyum kepadanya..


" Make A wish dan tiup lilinnya..


Alice memejamkan matanya, entah apa yang dia doakan yang pasti dia ingin selalu bersama orang orang yang di cintai juga Sayanginya..


Semua yang di sana tepuk tangan saat Alice meniup Lilin..


-


Alice benar bener di buat spesial di hari spesialnya, dia tidak menyangkan akan mendapatkan semua kejutan ini dari mereka..


Hanya bersama dengan mereka saja sudah membuatnya sangat bahagia..


" Sayang,, terimakasih.. Aku gak nyangka Dengan semua ini.. Ucap Alice dengan meneteskan air matanya


Steve mengusap air matanya, dan mengecup singkat kedua mata Alice bergantian..


" Jangan pernah kembali menangis, Aku sakit ketika melihat kamu menangis..


Alice mengangguk dan langsung memeluk tubuh kekar suaminya..


Semua yang berada di sana terbawa suasana romantis yang berhasil di ciptakan oleh kedua orang tuanya..

__ADS_1


Cila menyenderkan kepalanya pada bahu Vano begitu pun dengan Gea..


TAMAT


__ADS_2