Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 138 Paman Herman


__ADS_3

Satu Tahun Kemudian


Tanpa terasa sekarang usia Gea sudah menginjak 1th, dan sudah mulai bisa berjalan


Dia pun sudah mulai tumbuh gigi, rambutnya pun selalu di kuncir dua..


Wajahnya sangat lucu dan cantik, kulitnya pun putih mulus..


Sekitar sore hari,


Alice mengajak Gea yang sudah selesai mandi bermain di depan rumahnya sambil menunggu kepulangan Steve..


Mereka duduk di atas ayunan dengan Gea yang terus bernyanyi, entah menyanyi apa karena suaranya belum terlalu jelas..


" Ma,, Kaka,, Ucap Gea yang mencari Vano


" Kaka masih mandi, Ade main dulu sam Mommy ya..


" Ya,,,


Mereka terus bermain ayunan di sana,


Tiba-tiba Vano menghampiri mereka..


" Nah itu Kaka,,


" Ade nyari Kaka ya,, kita main ayunan ya..


" Kaka,, Main,,


Alice membiarkan kedua anaknya bermain bersama, Vano yang begitu sayang dengan Adiknya selalu menjaga bahkan dia terlihat sangat protektif..


" Ade,, jangan pegang itu kotor,, Ucap Vano saat melihat Gea mengambil batu..


Vano pun langsung membersihkan tangan Gea..


Alice menoleh saat melihat Satpam rumahnya membukakan gerbang rumah mereka..


Alice heran karena terlihat Satpamnya seperti berbicara dengan seseorang namun tidak masuk ke dalam..


Dia pun berjalan menghampiri..


" Kaka,, Tolong jaga Ade sebentar ya..


Mommy mau liat ke depan,,

__ADS_1


" Iya Mom,,


Saat Alice sudah dekat, dia mendengar jika seseorang menyebut namanya..


" Paman Herman,, Ucap Alice


" Nak,, Paman ingin bicara dengan kamu..


" Pa,, biarkan masuk,,


" Tapi Nyonya..


" Gapapa,, Steve gag akan marah..


" Baik Nyonya..


Alice pun berjalan masuk dan diikuti Paman Herman, mereka duduk di kursi taman karena Alice juga harus melihat anak-anaknya bermain..


" Ada perlu apa Paman kemari,, Ucap Alice


" Nak,, Paman minta maaf..


Paman benar-benar bingung harus bagaimana lagi berucap terimakasih kepada kamu..


" Maksud Paman, Apa keadaan Tasya sudah membaik


Paman, berjanji akan segera mengembalikan uang kamu Nak


" Paman tidak usah memikirkan uang itu, Aku dan Steve ikhlas membantu kalian


" Tapi Nak,, kami selalu berbuat jahat kepada kamu,, kenapa kamu masih mau membantu kami..


" Paman, Bibi juga Tasya keluarga Alice, dan sudah sepatutnya aku membantu Kalian


" Paman Malu dengan kamu Nak,,


" Sudah lah, Aku sudah melupakan semuanya..


Steve yang sudah sampai di depan rumah melihat Alice sedang berbicara dengan seseorang langsung mendekat..


" Mau Apa lagi Anda menemui istri Saya..


Apa uang yang saya berikan masih kurang,,


" Sayang,, , Ucap Alice kaget

__ADS_1


" Maafkan Saya Tuan, Saya kemari hanya untuk berterima kasih dengan kalian..


" Nak,, Paman bener-bener minta maaf kepada kamu setelah apa yang sudah kami lakukan terhadap kamu,,


Paman janji untuk tidak lagi mengganggu kamu juga keluarga kamu..


Paman juga akan membawa Bibi dan Tasya kembali ke kampung..


Setelah mengucapkan semua itu, Paman Hendra langsung berjalan keluar..


Entah mengapa hati Alice merasa sangat sedih mendengar ucapan Pamannya..


Mereka adalah keluarga satu-satunya, dan sekarang mereka kembali berpisah bahkan entah mereka bisa kembali bertemu atau tidak..


Air matanya menetes begitu saja di pipinya..


Steve yang melihatnya pun langsung menarik dan memeluknya..


" Aku benar-benar sudah tidak mempunya keluarga lagi Yank,,


" Ssttt,, kamu jangan bicara seperti itu Yank,,


Kamu masih ada Aku, Vano juga Ade yang selalu ada buat kamu..


Alice terus menangis dalam pelukan Steve,,


Walaupun mereka selalu berbuat jahat kepadanya tapi Alice tidak pernah membenci mereka..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


. Readers Kesayangan,,


Untuk Episode berikutnya sudah mulai cerita tentang Vano dan Gea dewasa Ya..


Author juga bakal langsung kasih kalian Visual mereka saat dewasa..


Tapi,,


Author minta tolong sabar ya,,


Karena Author butuh waktu buat nulisnya masih sedikit gambaran soalnya..


😁😁😁


Semoga kalian masih selalu setia dengan ceritanya..

__ADS_1


Love you all


πŸ’‹encha


__ADS_2