Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Aneh Rasanya,,


__ADS_3

Vano dengan sabar menyuapi Cila makanan di Butik, namun lagi lagi Cila terus menggelengkan kepalanya dan menutup mulutnya saat Vano menyendok makannya..


" Sayang,, makan sedikit.. Perut kamu kosong..


" Baunya gak enak Mas,, aku gak mau..


Vano mencium makanannya, dan kembali menatap wajah istrinya yang masih menutupi hidungnya..


" Ini sangat wangi, dan bukannya ini makanan Yang biasa kamu beli bareng Mela..


" Iya.. Tapi aku gak mau lagi makan itu..


Baunya bikin aku mual..


Vano menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya, namun ini lah Vano yang selalu sabar juga sayang menyayangi istrinya dia pun tersenyum..


" Ya sudah,, kamu sekarang mau makan apa Mas akan belikan..


" Em,, aku ingin makan sate padang, bebek goreng sama soto Mas.. Kayaknya enak banget ya..


Vano membulatkan matanya,,


Tidak biasanya Cila makan sebanyak itu..


" Sayang,, kamu serius..


Terus apa sate padang, bukannya kamu gak suka makanan itu..


" Tapi sekarang aku pengin Mas,, Ucap Cila dengan merengek


" Baiklah Tuan Putri,, apa pun yang Anda minta pasti langsung hamba belikan..


Cila tersenyum senang,,


" Kamu ditunggu di sini, Mas beli dulu ya..


Ucap Vano mengusap lembut kepala Cila


Cila menahan tangan Vano yang akan beranjak,,


" Aku ikut ya Mas..


" Tapi badan kamu masih lemas, wajah kamu juga masih pucat, kamu tunggu di sini ya Mas cuma sebentar..


Cila langsung kesal dan melepaskan tangannya, dia menyilangkan kedua tangan diatas dada,,


" Hey,, jangan kesal gitu ya.. Nanti cantiknya ilang..


" Terserah,,


Cila beranjak akan keluar tapi Vano langsung menarik tangannya..


" Oke.. Kamu boleh ikut ya..


Cila tersenyum mendengar ucapan dari suaminya, dia pun mengambil tas di mejanya..


Dan akan memakai sepatunya..


" Mas,, bisa minta tolong lagi..


" Kenapa,,


" Tolong sepatunya..


Vano berjalan menghampiri dan berjongkok di depan istrinya, memakaikan sepatu di kaki mulusnya..


Cila tersenyum melihat suaminya..


CUP,,


" Makasih suamiku,,


Yuk kita jalan,, Cila memeluk lengan Vano dan mereka berjalan keluar..


-


Vano terus berpikir dengan tingkah istrinya yang tidak seperti biasanya,,


Kadang ngambek, kadang senang juga bertambah manja kepadanya..


Walaupun Vano tidak merasa keberatan dengan semua itu tapi dia merasa aneh karena Cila bukanlah wanita seperti itu..


Tiba-tiba lamunannya buyar saat Cila mengatakan sesuatu..

__ADS_1


" Mas stop,,


Ciit,,,


" Aduh Mas,, Hati-hati.. Untuk kepala aku gak kepentok..


Vano mengernyitkan kepalanya,, bukannya dia sendiri yang meminta berhenti dadakan kenapa malah menyalahkan orang lain..


" Astaga sayang,, kan tadi kamu yang minta berhenti,,


" Hehehe,, iya Mas Maaf,,


Aku pengin beli itu Mas.. Ucap Cila dengan menunjuk gerobak Empe-empe di pinggir jalan..


" Engga engga, perut kamu kosong masa mau makan gituan.. Itu asem sayang kuahnya kamu gak suka..


" Tapi aku pengin Mas.


" Kamu boleh makan itu setelah makan nasi ya..


" Ya udah kalo Mas gak mau, aku beli sendiri..


Cila membuka pintu mobilnya dan akan keluar..


Vano menghela napasnya..


" Oke oke,, Mas temani..


Vano turun dari mobil dan menggandeng tangan istrinya..


" Kamu pengin Mas..


Vano menggelengkan kepalanya,


" Pa,, mau satu porsi ya..


" Iya Neng,, silahkan duduk dulu..


Mereka duduk di salah satu kursi yang masih kosong dan tidak lama pesanannya datang..


Cila tersenyum dan langsung akan menyendok sambel di depannya namun Vano segera menjauhkannya..


" Kamu gak suka pedas Sayang,,


Vano menggelengkan kepalanya,,


Dia tau jika istrinya tidak menyukai masakan pedas dan juga perutnya sedang kosong..


Cila yang merasa kesal pun menurut dan memakannya..


Vano terus menatap Istrinya yang sangat lahap memakannya..


" Mas mau,,


" Engga buat kamu aja,, makanya pelan pelan..


Vano mengambil tisu dan membersihkan bibir Cila..


" Enak Yank,, Ucap Vano saat melihat mangkuk sudah kosong..


" Enak Mas,,


Vano membuka tutup botol Mineral watter dan memberikannya..


" Kamu minum dulu,,


Cila menerimanya dan meneguknya..


Setelah membayar, Vano menghampiri Cila dan menggandeng tangannya kembali ke mobil..


" Sekarang kita mau kemana lagi Yank..


" Em,, sate padang dulu deh Mas kayaknya.. Perut aku masih laper..


Vano memutar tubuhnya dan menatap istrinya yang mengusap perutnya..


" Sayang,, apa kamu gak papa..


Gak biasanya kamu makan banyak seperti ini Lo..


" Gak tau Mas,, rasanya aku ingin makan banyak hari ini Ucap Cila dengan mengedip kedipkan matanya..


Vano yang merasa gemas melihat tingkah istrinya pun langsung mengecup singkat bibir Cila..

__ADS_1


Cup,,


" Gak usah goda Mas, nanti kalo Mas khilaf gimana hem..


" Gak usah menggoda juga Mas udah tergoda kan sama aku..


Vano mengernyitkan keningnya mendapatkan jawaban dari istrinya, dia pun melepaskan sealbetnya dan mendekatkan wajahnya, Cila yang merasa ada hawa tidak enak pun langsung memundurkan wajahnya..


" Mas,, kita gak lagi di rumah Oke..


Vano tersenyum licik langsung menarik sealbet untuk memasangkan ditubuh Cila..


" Memangnya kamu kira Mas mau ngapain Coba hem,,


Cila merasa kesal dengan sikap Vano yang memainkannya, dia pun langsung menyilangkan kedua tangannya dan menatap lurus..


Vano tersenyum senang berhasil menggoda istrinya, dia segera melajukan mobilnya dan menuju restoran yang diminta istrinya..


Selama dalam perjalanan Cila masih terlihat kesal dan sama sekali tidak berbicara atau bahkan melihat Vano..


" Yank,, kok jadi diem..


Perasaan dari tadi kamu terus ngomong deh..


Vano menoleh dan Cila masih dalam posisinya..


" Sayang,, Panggil Vano karena tidak ada jawaban dari istrinya..


Sampai akhirnya mereka sampai di depan restoran padang..


Vano menatap Cila yang terlihat kesal..


" Hey,, yuk turun..


Katanya pengin makan sate padang..


" Udah gak pengin,,


" Lo ini kita sudah sampai Lo Yank,,


Beneran kamu gak pengin..


Cila terus terdiam, namun Vano malah terus menggodanya..


Dia merasa senang melihat istrinya yang sedang kesal seperti ini..


" Em, Mas denger kalo sate padang di sini enak banget Lo,, restoran ini kan sangat terkenal.. Bumbu satenya hem,, di lidah sangat lezat.. Tapi kamu uda gak pengin ya udah kita pulang ke rumah aja..


" Eh Mas jangan pulang,,


Aku masih mau makan sate pandangnya,, Ucap Cila tersenyum dan menampilkan gigi putihnya..


" Tadi kamu bilang udah gak pengin,,


" Tapi sekarang pengin lagi Mas..


" Kamu tuh ya,, bikin gemas Mas Aja..


Ya udah kita turun yuk..


Cila tersenyum dan langsung membuka pintu mobilnya, menggandeng tangan Vano dan berjalan masuk ke dalam restoran..


***********


Selamat pagi,,


Selama beraktifitas walaupun masih Stay At Home.. 😉😉


Vote Like komen kencengin yuk,,


Author paling seneng deh kalo baca komen dari kalian, menambah semangat nulisnya apa lagi kalo kalian Vote.. 😍😍


Terus ikuti ceritanya Kesayangan..


Jangan lupa juga mampir Yuk di..


* Cinta Dalam Perjodohan


* Kau lah wanitaku


Love you all


eNcha 😘

__ADS_1


__ADS_2