Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 IRVAN


__ADS_3

Setelah kejadian itu Irvan menjadi bertambah kesal dengan Sintya..


Dia bahkan malas untuk bertemu atau bahkan berbicara dengannya..


Irvan langsung masuk ke dalam rumahnya sedangkan Sintya yang terus mengikuti terus memanggilnya..


" Irvan tunggu,,


" Irvan,, Teriak Sintya kesal..


Dinda yang mendengar teriakan Sintya langsung keluar..


" Astaga Sintya,, kenapa kamu teriak-teriak si..


" Aku lagi sebel Tante,,


" Sebel kenapa si,, cerita sama tante ya..


" Tante tau,, tadi aku ketemu dengan perempuan penggoda itu,


" Astaga,, kanapa lagi dia..


" Tante,, Sepertinya dia akan membuka Butik dan mereka pasti sengaja melakukan itu untuk membuat Butik tante sepi..


" Apa,, dia Juga Buka Butik..


Tapi dia dapet uang dari mana memangnya..


" Tante masih ingat perempuan yang bersamanya tempo hari,,


" Alice maksud kamu,,


" Entahlah siapa namanya yang jelas dia pasti menggoda anaknya agar dia mendapat kan banyak uang..


" Benar-benar itu perempuan murahan sekali tapi pantas si kan Ibunya juga seperti itu..


Mereka kekurangan kasih sayang laki-laki..


" Terus kenapa tadi kamu memanggil Irvan..


" iih tante,, aku jadi sebel..

__ADS_1


Masa Irvan malah ninggalin aku, padahal dia liat aku habis di tampar sama Alice itu..


" Astaga sayang,, kamu di tampar..


" Iya Tante,, Liat pipi aku jadi merah kan..


" Irvan benar-benar ya,, kamu tenang saja ya,, Tante bakal bilangin Irvan..


" Ya Udah Tan, aku pulang dulu deh..


" Iya sayang, kamu Hati-hati ya..


-


Di dalam kamarnya..


Irvan terus menatap foto Cila yang terpajang di setiap dindingnya..


Dia sangat menyukai Cila sejak lama,,


" Cila,, kenapa kamu lebih memilih laki-laki itu ketimbang aku,, aku sangat mencintai kamu, aku gak rela melihat kamu bahagia dengan orang lain Cila..


Hanya aku yang bisa membuat kamu bahagia, hanya aku yang pantas untuk bersama kamu..


Tidak ada satu orang pun yang boleh memiliki kamu Cila.." gumam Irvan


Ceklek,,


Pintu kamarnya terbuka, dan terlibat Diana berjalan masuk menghampiri Irvan yang duduk di sofa..


" Irvan,, Mama mau bicara


" Mama mau bicara apa lagi Ma,,


" Mama kecewa dengan tingkah kamu yang meninggalkan Sintya begitu saja, dia itu perempuan dan kamu juga liat kan dia di tampar,, harusnya kamu membelanya bukan malah kamu meninggalkan dia..


" Kamu ngapain terus memikirkan perempuan gatel itu, kamu harusnya sadar dulu dia mendekati kamu karena tau kamu kaya tapi sekarang setelah dia mendapat yang lebih kata dari kamu dia meninggal kamu kan..


" Ma,, Cukup mama menghina Cila..


Cila bukan orang seperti itu Ma, Irvan lebih tau semua tentang Cila dari pada Mama..

__ADS_1


" Kamu berani bentak Mama cuma karen membela gadis itu,,


" Irvan bukan membela Cila Ma,,


Cuma mama sudah keterlaluan menghina Cila Ma..


Asal mama tau, Irvan sangat mencintai Cila dan Irvan gak mau menerima Sintya..


Irvan langsung berjalan keluar dan menutup pintu kamarnya dengan sangat keras..


Dinda merasa sangat marah dengan tingah Irvan, Irvan sebelumnya belum pernah seperti ini kepadanya..


Dan cuma gara-gara Cila Irvan berani membentaknya..


" Ini semua karena wanita gatal itu,


Irvan gak pernah membentak aku, tapi sekarang dia sudah berani membentak aku seperti ini,, aku harus membuat perhitungan dengan mereka ". gumam Dinda


-


Irvan melajukan mobilnya dengan kecepatan sangat tinggi,


Hatinya sangat kacau, Cila yang sudah tidak lagi menganggapnya, Cila yang sudah bertunangan dengan laki-laki lain, dan kini Mama nya malah menjodohkannya dengan wanita yang sangat tidak disukainya..


" Aagrh,,, Irvan berteriak sambil memukul stir mobilnya..


" Semua ini karena Cila..


Aku gak akan biarkan mereka hidup bahagia, aku bakal merebut Cila kembali,, Cila hanya boleh dimiliki oleh aku, tidak ada satu orang pun yang bisa mengambil Cila dari aku..


Irvan kembali melajukan mobilnya,


Entah kemana dia akan melaju, yang pasti dia hanya ingin menenangkan pikirannya..


-


Irvan memarkirkan mobilnya di depan sebuah Klup malam..


Dia langsung memesan Minuman di sana,,


Untuk menghilang semua pikirannya dia terus meminumnya..

__ADS_1


Bayangan Cila selalu saja muncul di pikirannya,, senyuman Cila, wajah Cantik Cila.. Semua tentang Cila benar-benar selalu membayang di pikirannya..


__ADS_2