Istri Kecilku

Istri Kecilku
Part 106 Foto itu lagi,,


__ADS_3

Wajah Maya terus terlihat berseri,


Dia terus membayangkan jika Alice pasti akan marah dan meninggalkan Steve..


" Hahaha,, Kita liat aja Sayang,,


Aku pasti bisa dapetin kamu, dan perempuan kecil itu akan pergi meninggalkan kamu"


Ucap Maya dalam mobil..


-


Steve sampai di Kantornya dengan wajah yang kesal, dia masih kesal dengan tingkah Maya yang seenaknya saja..


Dia pun menyenderkan kepalanya pada kursi kebesarannya..


Tiba-tiba ponselnya berdering,,


Wajahnya langsung berubah dan senyuman langsung menghiasi saat melihat siapa yang menelponnya..


Dia pun menggeser tombol warna hijau..


" Hai Papa,, Ucap Alice dengan Vano yang duduk dipangkuannya..


" Hay Mommy,, Hay,, Vano,,


Kalian lagi pada ngapain ni,,


" Lagi kangen sama Papa..


" Papa juga selalu kangen kalian,,


" Pa-pa uyang,,, Ucap Vano


" Bentar lagi Papa pulang ya sayang,,


Vano main sama Mommy sama Bu lila dulu ya..


" I-ya,, da-dah,,, Ucap Vano dengan melambaikan tangannya..


" Dah Sayang,, Love You all


" Love you Papa,,


Steve menutup ponselnya dan Meletakan diatas Meja..


Dia pun membuka Leptopnya dan mengecek email masuk..


-


Di Rumah Alice sedang bermain dengan Vano dan bu Lila di samping rumah..


Ting,, Tong,,


Suara bel rumahnya berbunyi, dan terlihat pelayan berjalan dan membukanya..


" Maaf Nyonya ada paket buat Anda,, Ucap pelayan


" Dari siapa Mba,,


" Gag ada naman pengirimannya Nyonya


Alice pun menerimanya,


Dia tidak membukannya dan kembali bermain dengan Vano..


" Ma-ma,, tutu,, Ucap Vano


" Jagoan Mommy pengin susu,, bentar Mommy bikin dulu ya


" Biar saya saja Nyonya,, Ucap bu lila


" Oya bu, makasih..


Alice pun memangku Vano yang terlihat mengantuk..


" Vano ngantuk sayang,,


Bu lila yang sudah kembali langsung memberikan susu kepada Vano dan langsung meminumnya..


Tidak lama Vano tertidur dipangkuan Alice..


" Biar Den Vano saya pindah ke kamar Nyonya..


" Iya Bu,, kasihan nanti badannya pada sakit tidur kayak gini


Alice menuju kamarnya dengan membawa amplop coklat..

__ADS_1


Saat sudah di dalam kamar, dia pun membuka amplop nya..


Matanya membulat saat melihat isi dalam amplop tersebut,, .


Beberapa foto yang memperlihatkan Steve dengan seorang wanita sedang makan bersama, dan ada satu foto yang membuat Alice sedih saat perempuan itu memegang tangan Steve..


Seketika air matanya mengalir dipipinya,


Hatinya hancur melihatnya,


Ting,, ting,, ting,,


Ponsenya berdering, Alice mengernyitkan alisnya menatap nomor asing di layar Posnelnya..


Alice pun mengangkatnya..


" Halo,, Ucap Alice


" Bagaimana apa kamu sudah membuka amplopnya,, Ucap seseorang diseberang


" Siapa ini,, Apa maksud kamu,,


" Hahaha,, Kamu gag perlu tau siapa saya..


" Maksud kamu apa kirim foto Ini,,


" Sayang,, kamu memang sangat polos..


Apa kamu kira selama ini suami kamu sibuk bekerja,, kamu gag tau jika suami kamu selalu makan siang bersama saya,,


" Jadi,, perempuan di foto itu kamu,,


" Iya itu saya,, Kami sudah sangat dekat,,


Setiap hari Steve selalu mengajak saya ketemu, makan siang,, kamu gag merasa sekarang Steve jarang makan siang dirumah lagi kan,,


Alice hanya terdiam,


Memang beberapa hari ini Steve tidak makan siang dirumah, biasanya dia selalu mengajaknya makan siang diluat atau dia selalu makan siang di rumah..


" Kenapa diam,, apa yang sayang bilang benar kan,,


" Oya,, terserah kamu mau bilang apa.


Yang pasti saya lebih percaya dengan suami saya.. Ucap Alice dengan menutup ponselnya..


Apa benar semua yang dikatakan perempuan itu,, apa benar Steve sudah membohonginya..


********


Steve berjalan masuk dan melihat rumah yang sepi, biasanya jam segini Alice dan Vano menunggunya..


" Mba,, Alice sama Vano dimana..


" Den Vano tidur Tuan, kalo Nyonya sepertinya di kamar, dari siang Nyonya tidak keluar kamar..


Steve khawatir, dia pun segera menaiki tangga dan menuju kamarnya..


Dilihatnya Alice berbaring diatas ranjang,,


Steve menghampirinya..


" Sayang,, Kamu,, ucapan Steve terputus saat mendengar Alice yang terisak


" Sayang,, kamu kenapa nangis,,


Alice duduk dan mengusap air matanya...


" Sayang,,


PLAK,,


Alice menampar tangan Steve saat akan menyentuhnya..


" Sayang,, kamu kenapa zi..


" Kamu yang kenapa Steve, kamu bohong sama aku,,


" Maksud kamu apa zi Yank,,


Alice berjalan mengambil foto dan langsung memberikannya..


" Apa maksud semua itu, jadi ini alasan kamu selama ini udah gag pernah lagi makan siang bareng aku


Steve menatap satu per satu foto,


Dia merasa kaget, dia bingung,,

__ADS_1


" Kenapa kamu diem,, kamu gag bisa jawab kan,,


" Sayang,, denger Yank,, aku bisa jelasin


" Jelasin apa lagi hah,, semua udah jelas..


" Yank,, kamu salah paham..


Kamu dengerin aku dulua ya..


Alice bangkit dan akan berjalan keluar namun perutnya sakit,,


" aaww,, rintih Alice dengan memegang perutnya


" Astaga Yank,, Kamu kenapa


" Lepas,, aaaawww...


" Yank,, kamu boleh marah sama aku tapi please,, perut kamu kenapa


" Sakit,,, Hiks,, hiks,, hiks,,


" Kita ke Rumah Sakit,,,


" Engga,, aku mau tidur


Steve membantu Alice berbaring dan mengusap perut Alice..


Setelah cukup lama,


Alice merasa lebih baik, dia pun memalingkan wajahnya..


" Sayang,, dengerin aku..


Kamu jangan seperti ini Oke, kamu harus dengerin aku,, aku gag mau salah paham ini terus berlarut,,


Alice tetap diam dan tidak mau menatap Steve..


" Oke kalo kamu gag mau liat aku, tapi pleas dengerin aku,,


Aku gag pernah anjak kamu makan siang karena memang aku sedang sibuk, ada proyek kerja sama dengan Perusahaan Daniel, dan perempuan yang ada di foto itu sama sekali tidak seperti yang kamu pikirkan


Saat itu Aku ada janji dengan Daniel, namun Maya yang datang karena Daniel harus kembali ke Kota S,, kita memang makan siang bersama dan itu hanya sekali..


" terus kenapa dia menatap kamu seperti itu, dan kalian pegangan tangan..


" Kamu tau gimana Maya kan Yank,,


Dia berusaha goda aku, dan saat aku akan pergi dia menarik tangan aku, bukan kita bergandengan Yank,,


Aku gag mungkin ngelakuin semua itu Yank, Oke kalo kamu belum percaya, aku bakal batalin Kerja sama dengan mereka..


Ucap Steve dengan mengambil ponselnya


" Engga,, Engga,,


" Jadi,,


" Ya aku percaya sama kamu,,


Steve tersenyum dan langsung memeluknya..


" Jangan seperti ini lagi ya,, aku khawatir terjadi sesuatu dengan kamu juga anak kita..


Aku sangat mencintai kalian..


" Maafin aku,,


" Aku janji bakal urus semua..


Alice mangangguk dan memeluk Steve erat..


Dia tidak mau kehilangan Steve, dia sangat mencintai juga menyayanginya..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pelakor gag akan tahan lama kok,, 😁😁


Kencengin dong Vote nya..


Like juga Komennya..


Bakal makin seru nantinya Reader..


Tetap ikuti kelanjutan ceritanya..


Love you all

__ADS_1


😘😘😘😘


__ADS_2