
Kehidupan Alice setelah Tania mendekam di penjara pun lebih tenang tidak ada lagi teror yang diterimanya, begitupun dengan Steve yang sudah tidak khawatir saat meninggalkan Alice untuk ke kantornya..
Sedangkan Aldi sendiri, menurut cerita dari Nana juga Nasya dia sedang berada di luar negeri karena dia sedang mengunjungi ibunya..
Tapi walaupun Tania sudah dipenjara, Steve masih terus memantau keberadaan Alice dan tetap menyuruh Jono untuk mengawalnya kemana pun..
Seperti saat ini Alice ingin berjalan-jalan ke Mall untuk membeli perlengkapan anaknya sebenarnya Steve sudah janji akan menemaninya namun karena ada meeting yang tidak bisa ditinggal akhirnya Alice pergi sendiri dengan hanya ditemani Jono juga Joni..
-
" Yank,, kamu beneran gapapa pergi sendiri atau gini aja deh besok aja kita perginya ya aku bakal temani kamu ucap Steve
" Sayang, aku gapapa pergi sama Jono juga nanti aku bawa satu pelayan oke buat bantu aku..
" Ya udah kamu ajak mereka, dan suruh mereka buat bantu kamu juga temani kamu kemana pun..
" Iya siap Sayang,, nanti aku bilang mereka
" Baik lah Yank, aku berangkat dulu ya
" Hati-hati dijalan Yank, kerja yang bener ya
" Kamu tuh ya,, kamu juga hati-hati kabari aku jangan lupa ucap Steve mengecup kening Alice..
" Daaaad sayang,,
Alice kembali masuk setelah mobil Steve sudah tidak terlihat..
Dia pun menghampiri pelayan dan menyuruh mereka bersiap karena dia akan mengajak keluar..
" Mba,, tolong temani aku ya.. kita ke Mall beli perlengkapan anak aku
" Baik Nona..
" Sebentar saya ambil tas dulu di kamar..
-
Alice berjalan dengan di buntuti oleh Pelayan juga pengawalnya, Steve benar-benar sangat posesif terhadapnya..
Dia pun terlihat memasuki sebuah toko perlengkapan bayi..
Alice langsung berjalan dan mengambil semua yang diinginkannya, semua yang terlihat lucu langsung diambilnya..
" Mba,, saya mau ini, itu, itu juga itu ya mba ucap Alice tersenyum..
Setelah berada di kasir untuk membayarnya Alice hanya menunggu di kursi sedangkan pelayan juga Joni yang disuruhnya untuk mengurus..
" Mba,, tolong bayar semua ya ini kartunya saya nunggu disini ya,, cape ucap Alice
__ADS_1
" Baik Non,
Mereka pun berjalan menuju kasir sedangkan Alice duduk dan ditemani Jono..
Setelah mereka kembali dengan beberapa paper bag ditangannya, Alice mengajak makan karena sudah jam makan siang..
Merekapun menuju sebuah restoran dekat dengan toko itu..
" Kalian pesen saja, ucap Alice
" Baik Nona terimakasih
Mereka terlihat memesan makanan dan Alice pun ikut memesan makanan..
Alice langsung mengambil ponselnya dan menggeser tombol hijau..
" Halo Yank,, ucap Alice
" Kamu lagi dimana Yank,, ucap Steve diseberang
" Aku masih di Mall, ini baru mau makan siang, kamu dimana apa masih meeting
" Masih meeting Yank, kamu di restoran mana
" Di Xxx Cafe Yank,,
" ooh ya udah kamu makan dulu, kalo udah selesai langsung pulang ya terus Istirahat jangan lelah Oke
Alice pun kembali memasukan ponselnya dan langsung menikmati makanan Pesanannya begitupun dengan pelayan juga pengawalnya..
**********
Di sebuah Restoran Hotel ternama Terlihat Steve dengan beberapa orang sedang meeting dengan makan siang juga di sana..
" Tuan Steve menelpon istrinya,, ucap salah satu mitra kerjanya
" Iya,, barusan istri saya.. Kenapa Tuan Alex
" Tidak,, sepertinya anda sangat mencintai istri anda
" Saya sangat mencintainya apalagi dia sekarang sedang mengandung anak saya
" Jadi anda sudah menikah dan akan segera mempunyai anak Tuan, ucap seorang lain
" Ya dan ini anak pertama saya..
" Wah wah,, Selamat Tuan Steve
" Terimakasih..
__ADS_1
-
Alice yang sudah sampai di rumahnya pun langsung menyuruh mereka membawakan belanjaan ke dalam kamarnya..
" Kalian langsung bawa ke kamar aja ya.. Ucap Alice
" Baik Nona..
Alice berjalan menuju dapur dan membuka lemari pendingin, dia pun menuangkan air putih di dalam gelas dan meneguknya..
Rasanya sangat lelah padahal dia hanya pergi sebentar..
Alice kembali berjalan menuju kamarnya,
Alice tersenyum menatap banyak paper bag diatas meja dan semua adalah perlengkapan anaknya..
" Sayang, liat mommy sudah membeli banyak barang buat kamu,, mommy sudah gag sabar nunggu kamu lahir,, dan pastinya papa kamu juga sangat menantikan kehadiran kamu" ucap Alice mengelus perut buncitnya..
Alice duduk dan membuka satu persatu dia melihat semuanya dengan rasa bahagia, dia sangat beruntung karena anaknya bisa mempunyai semua tidak seperti dirinya dulu yang harus bekerja saat menginginkan sesuatu..
Ceklek..
Pintu terbuka dan masuklah seseorang dengan mengerutkan keningnya menatap kamarnya yang hampir penuh dengan belanjaan..
" Sayang,, kamu beli semua ini ucap Steve duduk disebelah Alice
" Iya,, tadi aku khilaf Yank,, semau bagus juga lucu jadi aku ambil semua deh,,
Steve hanya menggelengkan kepalanya, dia tidak menyangkan Alice masih bertingkah menggemaskan seperti ini padahal dia sudah akan menjadi seorang ibu..
" Kamu liat ini Yank,, Lucu kan,, ucap Alice sambil melihatkan sepatu bayi
" Iya sayang semua lucu, apa kamu yang pilih semua,,
" hem,, karena kita belum tau anak kita jadi aku beli beberapa warna deh kan bisa dipake buat cowo apa cewe Yank
Steve pun ikut membuka paper bag lainnya,
" Yank,, kamu gag marah kan aku beli segini banyak ucap Alice menatap Steve
" Hei,, aku kerja buat kalian,, buat kamu juga buat anak kita,, kenapa harus marah coba ucap Steve dengan menangkup wajah Alice dengan kedua tangannya..
" Tapi nanti kita beli lagi ya, ucap Alice cengengesan
" Besok kita pergi dan beli lagi Oke,, semua yang kamu inginkan kita beli
" Makasih sayang,,
Alice langsung memeluk tubuh Steve, dia terlihat sangat bahagia..
__ADS_1
Steve pun tidak kalah bahagia dengan Alice dia membalas pelukan Alice dan mengecup kepalanya..