
Steve merasa tidak tegal melihat Alice yang terisak, dia sendiri tidak menyangka hati istrinya benar-benar tulus untuk memaafkannya..
Steve membawa Alice menuju sofa dan mengusap air matanya..
" Kamu tunggu disini bentar ya,, ucap Steve sambil berjala menuju meja kerjanya..
Dia terlihat menelpon disana namun Alice tidak begitu mendengarkannya..
Tok,, Tok,, Tok,,
" Permisi Tuan, Anda memanggil Saya..
" Kembalikan semua aset milik Keluarga Alex Wahid,, ucap Steve tegas..
" Baik Tuan,, ucap Andri dan berjalan keluar ruangan
Alice terus menatap Steve, dia tidak menyangka kalo Steve bakal menurutinya..
Steve berjalan mendekati Alice dan tersenyum..
" Kamu jangan sedih lagi ya,, semua akan kembali hari ini..
" Makasih,, ucap Alice dengan langsung memeluk Steve..
" Asal membuat kamu selalu bahagia akan aku lakuin Sayang,,
Alice tersenyum mendengar ucapan Steve dia terus memeluk Steve..
Steve melihat jam di dinding dan sudah menunjukan pukul 12 siang diapun mengajak Alice untuk makan siang bareng..
" Sayang,, kita makan siang bareng yuk mumpung kamu di sini..
" Yuk,, aku juga udah laper,, ucap Alice dengan memegang perutnya..
Steve berdiri dan menggandeng tangan Alice keluar kantornya, namun dia menuju berhenti Saat melihat Andri,,
" Ndri,, Saya makan siang dengan istri Saya..
" Baik Tuan, Nona hati-hati..
Steve pun kembali berjalan dengan terus menggandeng tangan Alice,
Semua mata karyawan memandangnya, sebagian sudah ada yang tau kalo bosnya sudah menikah Namun baru pertama kali mereka melihat istri bosnya yang ternyata masih sangat muda dan cantik..
Steve melajukan mobilnya menuju sebuah restoran.
Mereka masuk dan sebagian dari pelayan membungkuk badannya ketika melihat Steve masuk..
" Selamat datang Tuan, Nona,,
Alice tersenyum ramah sedangkan Steve hanya diam dan terus berjalan..
Mereka duduk di salah satu kursi sebelah pojok dan mereka langsung memesan makanannya.
Alice menatap Tv yang tergantung disudut ruangan dan terlihat berita mengenai keluarga Alex Wahid yang kembali membaik bahkan kabar kebangkrutannya pun sudah hilang..
__ADS_1
Alice menatap Steve yang ternyata juga memandangnya..
" Makasih Steve, ucap Alice tersenyum..
" Semua gag gratis Sayang,, ucap Steve tepat ditelinga Alice
Alice menelan air ludahnya mendengar ucapan Steve, dia sudah mengerti arah pembicaraan suaminya..
Steve sendiri tersenyum licik menatap wajah Alice..
Tidak lama pesanan Mereka pun datang, mereka langsung menikmatinya dengan sesekali Alice menyuapi Steve..
Setelah mereka membayar semua makanan merekapun kembali masuk ke dalam mobilnya..
Saat Steve sedang menyetir tiba-tiba ponselnya Berdering dan dia langsung mengangkatnya..
" Halo Ndra, Kenapa,,
" Ok, Saya segera ke sana,,
Steve langsung memutuskan panggilannya dan memutar mobilnya kembali ke perusahaannya..
Alice menatap bingung, karena wajah Steve berubah menjadi dingin tidak seperti saat mereka di restoran..
Alice memberanikan diri untuk bertanya..
" Steve,, Ada apa
Steve menolah dan hanya tersenyum,,
Mobilnya berhenti di depan perusahaannya kemudian Steve langsung menggandeng Alice kembali masuk ke dalam..
Alice bingung, sebenarnya ada apa kenapa Steve bersikap seperti ini..
Steve langsung membawa Alice menuju ruangannya dan terlihat di sana ada seorang laki-laki paruh baya dengan duduk di kursi roda, dan seorang wanita serta pelayan mereka..
Alice tidak mengenali mereka siapa..
" Tuan, Nona,, ucap Andri saat melihat Steve masuk.
Kedua orang itu langsung berdiri, dan membungkukkan badannya kepada Steve..
" Jadi,, mau apa kalian kemari,, ucap Steve dingin..
" Saya Mengucapkan benar-benar terimakasih Tuan sudah mengembalikan semuanya, mengembalikan semua aset milik Keluarga saya juga semua mitra kerja saya juga sudah kembali, Saya benar-benar minta maaf atas kesalahan yang anak saya lakukan,, Ucap Laki-laki itu
Ya mereka adalah Alex Wahid dengan istrinya yang ingin bertemu dengan Steve.
Alice kaget karena dia baru mengetahuinya..
" Kalian tidak usah berterimakasih kepada Saya, berterimakasih lah kepada istri Saya yang sudah di hina oleh anak Anda..
" Nona,, terimakasih,, saya minta maaf atas kelakuan Nasya kepada Anda ucap wanita tersebut..
Alice hanya tersenyum dan menghampiri wanita tersebut dan memeluknya..
__ADS_1
" Saya sudah memaafkan Nasya, Saya tau sebenarnya Nasya anak yang baik,, Ibu gag usah berterimakasih juga minta maaf kepada Saya..
" Kamu bukan hanya cantik Nona tapi juga hati kamu sangat baik,,
Steve terus menatap Istri Kecilnya betapa beruntungnya dia memilikinya..
Benar kata wanita itu Alice tidak hanya cantik tapi juga mempunyai hati sangat baik..
" Kalo begitu kami pamit Tuan, Nona.. Terima kasih atas waktu kalian..
Mereka pun berjala keluar,
Alice berniat akan mengantar mereka sampai depan pintu namun tangannya langsung di tarik Steve dan diapun jatuh dipangkuan Steve..
" Kamu memang benar-benar baik Sayang,, ucap Steve dengan memeluk pinggang Alice
Alice heran kenapa Steve tiba-tiba jadi seperti ini bukannya dia tadi marah..
" Iya Dong,, siapa dulu,, Alice Salim,, ucapnya
" Alice Vernandes Sayang,,
Alice tertawa Melihat ekspresi wajah Steve yang terlihat kesal..
Namun tiba-tiba wajah Steve berubah, dia tersenyum licik kepadanya..
Alice langsung menghentikan tawanya dan menatap mata Steve yang seakan akan menerkam mangsa..
" Sayang,, apa kamu sedang menggodaku,, ucap Steve dengan mengangkat satu alisnya..
Alice menjadi sangat bingung dengan ucapan Steve, dia pun baru menyadari kalo dia duduk dipangkuan Steve dan tangannya yang memeluk lehernya..
Dengan segera Alice beranjak namun Steve malah menahannya..
Steve memajukan wajahnya dan Alice langsung menutup matanya,
Steve mencium lembut bibir Alice dan tangannya menarik tengkuk Alice untuk memperdalam ciumannya..
Steve menghentikan ciumannya dan mengusap bibir Alice yang basah karenanya..
Alice langsung membenamkan wajahnya di bahu Steve karena merasa malu..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai,, Hai,, Hai,,,
Raider Kesayangan,,,
Masih nunggu kah Kelanjutannya Cerita Istri Kecilku,,
Tenang Author bakal tiap hari Up,,
Like, Vote juga komen kalian Author tunggu ya..
Love You All
__ADS_1
💋💋💋