Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 PEMAKAMAN


__ADS_3

Setelah Cila keadaan Cila sudah lebih Tenang dengan Alice yang selalu menemaninya,


Jiwa keibuan Alice membuat Cila lebih tenang, dia pun sudah mencoba ikhlas atas kepergian Bu Nita..


" Mom,, Kapan Ibu akan di makamkan..


" Sore ini Nak,, gapapa Kan,,


" Cila boleh minta tolong sama Mommy,,


" Boleh dong,, kamu mau minta apa sayang..


" Ibu di makamin di pemakaman dekat rumah ya Mom, dekat Makam Ayah Cila


" Baiklah,, Mommy akan meminta Pak Hendra untuk mengurus semuanya ya..


" Sekarang kamu makan dulu,, dari semalem kamu belum makan Nak..


" Cila gak laper Mom,,


" Tapi sayang,, kamu harus makan, badan kamu sangat lemas,,


" Yang di katakan Mommy benar Yank,,


Kamu makan ya, atau kamu pengin makan apa biar aku belikan,, Ucap Vano yang tiba-tiba berdiri disana..


Cila hanya menggelengkan kepalanya,,


Dia sama sekali tidak lapar, dan tidak ingin makan apa-apa..


" Biar Kakak aja Mom yang suapi Cila..


" Ya sudah,, Mommy tinggal dulu ya..


Alice keluar ruangan,


Sedangkan Vano duduk di samping Cila untuk menyuapinya..


" Kamu makan ya,,


Vano menyendokan makanan ke mulut Cila


Namun Cila hanya diam dan tidak membuka mulutnya..


" Sayang please,, sedikit saja..


Cila menatap wajah Vano yang memohon, dia pun mengangguk..


Vano tersenyum dan kembali menyuapinnya..


-

__ADS_1


Alice berjalan menghampiri Steve yang duduk di ruang Tunggu dengan memainkan ponselnya..


" Pa,, Ucap Alice mengusap bahu Steve


Steve menoleh dan tersenyum, dia memegang tangan Alice dan menciumnya..


" Bagaimana Cila Mom,, apa dia mau makan..


" Vano sedang membujuknya,,


Oya di mana Pak Hendra Pa...


" Masih mengurus administrasinya Mom,, kenapa..


" Cila minta kita makamin Bu Nita di dekat Rumahnya, di samping Makam ayahnya..


" Bentar,, Biar Papa Telpon Hendra..


Alice mengangguk dan melihat Steve yang langsung menghubungi Hendra..


" Halo Hen,, Kamu siapkan pemakaman bu Nita di dekat Rumahnya tepat di samping makam Ayah Cila..


" Oke,,


Steve menutup panggilannya dan menatap Alice yang melamun..


" Hey,, Mommy kenapa melamun hem,,,


" Kasihan Cila Pa,, Mommy jadi inget dulu saat Mommy sendiri..


Alice menoleh dan tersenyum..


Steve telah membuatnya melupakan masa lalunya bahkan sekarang Alice sudah sangat bahagia mempunyai keluarga seperti mereka..


Alice langsung menyenderka kepalanya di bahu Steve..


************


Semua Persiapan pemakaman Bu Nita sudah siap, Alice juga Steve pun sudah bersiap namun mereka ke ruangan Cila untuk memberi tahukannya..


Saat Alice dan Steve masuk, terlihat Cila sedang berbaring menatap keluar jendela dan Vano sendiri masih duduk di sampingnya..


" Cila sayang,, Ucap Alice


Cila menoleh dan tersenyum melihat Alice..


Alice pun menghampirinya..


" Mommy sama Papa makamin Ibu dulu ya Nak,, Ucap Alice mengusap kepala Cila


" Mom,, Cila ikut ya..

__ADS_1


" Tapi Nak,, badan kamu masih lemah Sayang..


" Yang Mommy bilang benar Nak,, Kamu istirahat saja ya,, Vano akan menjaga kamu..


" Pa,, Mom,, Cila mohon ya..


Cila mau ikut ke pemakaman Ibu,,


" Sayang,, Apa kamu kuat,, kamu masih sangat lemas..


" Please..


Alice menatap Steve dan mengangguk, akhirnya mereka pun mengijinkan Cila untuk Ikut ke pemakaman..


Mereka pun berjalan menuju mobilnya, Vano memapah Cila yang memang masih sangat lemah..


-


Sesuai dengan permintaan Cila jika Bu Nita akan di makamnya di Samping makam Ayahnya..


Dan mereka sudah berada di Pemakaman..


Alice menggenggam tangan Alice, sedangkan Steve dan Vano terlihat membantu membopong tubuh Bu Nita..


Alice memeluk Cila saat melihat Cila mulai menangis,, Alice pun tak kuasa menahan air matanya..


-


Alice berjongkok di depan makam Bu Nita, dia menangis dan terus mengusap batu Nisa..


" Ibu,, Ibu yang tenang di syurga ya..


Ibu sudah bertemu dengan Ayah di sana,,,


" Maafin Cila yang belum membuat Ibu bahagia, Maafin Cila yang selalu membuat Ibu khawatir, maafin Cila yang selalu merepotkan Ibu..


" Cila sayang Ibu,, Cila sayang Ayah.. Ucap Cila memeluk Batu Nisa Bu Nita dan terus menangis..


Vano mengusap lengan Cila, dia memeluknya, menenangkan gadisnya..


Dia pun berjanji akan lebih menjaganya..


Alice yang tidak tega melihat Cila langsung memeluk Steve dan menangis di pelukannya, dia merasakan kesedihan Cila saat ini..


" Ibu,, Vano janji sama Ibu,, Vano bakal menjaga Cila sampai kapan pun..


Ibu yang tenang di sana..


-


Setelah cukup lama mereka berada di sana karena Cila yang tidak mau pulang namun berkat bujukan akhirnya Cila pun menurut dan meninggalkan makam..

__ADS_1


Vano terus memapahnya,,


Cila rapuh sekarang, sebagai laki-lakinya Vano bertanggung jawab untuk kembali membuatnya bahagia dan kembali tersenyum..


__ADS_2