Istri Kecilku

Istri Kecilku
Season2 Semakin perhatian


__ADS_3

Semenjak Vano sudah menyatakan perasaannya kepada Cila dan semenjak hubungannya mereka sudah terjalin Vano semakin perhatian dengan Cila..


Hampir setiap hari setiap jam Vano selalu menghubungi Cila walau hanya cuma menanyakan sedang apa, sudah makan, jangan terlalu lelah,, istirahat..


Seperti saat ini,,


Cila sedang duduk melihat Bu Nita yang sedang menjahit tiba-tiba ponselnya berdering..


Senyuman Cila terlihat sumringah saat menatap layar ponselnya yang terdapat Id Kivano di sana, dengan segera dia menggeser tombol hijau..


" Halo Van,,


" Kamu lagi ngapain, apa sudah makan, gimana keadaan kamu, ingat kamu jangan terlalu lelah..


" Astaga Vano,, kamu kalo tanya tuh satu-satu


" Maaf sayang,, aku terlalu khawatir,, aku gag mau kamu kenapa-kenapa..


Blus..


Wajah Cila memerah mendengar ucapan Vano apalagi Vano yang memanggilnya dengan sebutan sayang..


" Halo,, sayang,, kamu gag kenapa-kenapa kan,,


" Ah ya,, Aku gag papa Van..


" Syukurlah,,


" Apa kamu gag sibuk hampir setiap jam kau menghubungiku..


" Kalo hanya menghubungi mu gag aku akan selalu mempunyai waktu sayang,,


" Ya sudah,, kamu kembali kerja ya..


Aku bakal ingat semua pesan kamu Oke..


Kamu gag usah khawatir,, aku sudah membaik..


" Baiklah sayang,,


Cila menutup panggilannya dan meletakan ponselnya di atas meja..


Dia pun berjalan mendekati Bu Nita..


" Siapa,, Nak Vano lagi yang menghubungi kamu


" Hem,, siapa lagi Bu,, hampir setiap jam dia menghubungi Cila dan menanyakan hal yang berulang..


" Berarti dia sangat perhatian juga menyayangi kamu Sayang..


Cila hanya tersenyum, memang benar yang dibilang oleh Bu Nita jika Vano memang sangat menyayanginya terlihat dari sikapnya yang juga posesif kepadanya..


" Oya Bu,, sini biar Cila bantu,,


" Kamu harus banyak istirahat Nak, kamu baru saja sembuh..

__ADS_1


" Tapi Cila bosen bu,, hanya tiduran terus gag ngapa-ngapain..


" Ya udah kamu tolong bantu Ibu masuki baju-baju itu ke dalam plastik ya Nak..


" Siap Bu,,


Cila pun mulai membantu Bu Nita,


Bu Nita merasa bahagia melihat anaknya sekarang, dia pun bersyukur Cila mempunyai kekasih yang sangat menyayanginya..


-


Vano tersenyum menatap layar ponselnya yang bergambar foto Cila sedang tersenyum..


Hari-harinya pun lebih berwarna dan wajahnya sering tersenyum sekarang..


" Van,, ini berkas yang Lo minta Ucap Doni yang tiba-tiba masuk dan memberikan sebuah berkas


" Apa ini,, perasaan gue gag nyuruh Lo deh


" Astaga Vano, apa Cinta sudah membuat Lo melupakan segalanya..


" Ini semua data tentang laki-laki yang Lo minta..


" Hahaha,, sori-sori Don,, gue bener-bener Lupa.. Oke thanks ya..


" Tapi Lo gag juga kan sama janji Lo..


" Janji apa lagi Don,,


" Bonus gue Van,,


" Jadi dia anak pemilik Butik Beauty,,


Tapi Butik itu bukannya Butik langganan Mommy ya.. ". Gumam Vano menatap kertas di hadapannya..


*******


Hari sudah sore,,


Cila yang sudah terlihat cantik dengan kaos polos dan celana jeans panjangnya duduk di teras rumahnya memandang rintikan hujan..


Cila memandang mobil yang tiba-tiba berhenti tepat di depan rumahnya, namun dia tau jika itu bukan mobil Vano..


Irvan keluar dengan memakai payung..


" Hey,, kamu ngapain berdiri disitu


" Kak Irvan,, Ucap Cila dengan sedikit rasa malas, sebenarnya dia lebih senang jika Vano yang datang ke rumahnya..


" Cila,, kamu belum jawab pertanyaan Kakak,, kamu sedang ngapain,,


" Gag lagi apa-apa Kak, Cila cuma sedang memandang hujan


" Tapi kamu baru sembuh,, kita masuk ya..

__ADS_1


Cila terdiam dan langsung berjalan masuk, namun langkahnya terhenti saat mendengar suara mobil, dia pun segera menoleh..


Senyumannya terlihat di wajah cantiknya..


Vano turun dan berjalan masuk..


Cila langsung menghampirinya,,


Pandangan Vano tertuju pada Irvan yang berdiri menatapnya..


" Kenapa gag pake payung,, kamu jadi kehujanan,, Ucap Cila mengusap wajah Vano yang sedikit basah..


" Cuma gerimis,, kamu ngapain di depan..


" Aku nunggu kamu,, Ucap Cila manja


" Sekarang aku udah datang,, kamu mau apa hem,,


Mereka seakan mengabaikan keberadaan Irvan disana, dan Irvan sendiri merasa bingung dengan mereka apa hubungan mereka, kenapa laki-laki itu sering menemui Cila..


" Cila,, Kalo begitu Kakak pulang dulu Ucap Irvan


" Iya Kak,, Hati-hati


Irvan berjalan melewati mereka, tatapan matanya terus kepada Vano yang juga melihatnya..


" Kita masuk ya,, Ucap Cila


Vano mengangguk dan di pun berjalan mengikuti Cila yang menarik tangannya..


" Sebenarnya siapa laki-laki itu, kenapa mereka sangat dekat,, dan Cila sepertinya juga menyukai dia..


Gue gag akan biarkan mereka dekat.. Cila hanya milik gue, dia harus jadi milik gue, "


gumam Irvan dalam mobil..


Irvan pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh,,


Dia benar-benar merasa sangat kesal melihat kedekatan mereka..


Bahkan Cila sendiri langsung menganggapnya tidak ada saat bertemu dengan laki-laki itu..


\=\=\=\=\=°\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Met Hari Minggu Kesayangan..


Yuk,, semangat kumpulin poin..


Semangat kasih Vote, Like, juga komen kalian..


Terus ikuti kelanjutan ceritanya..


Nikmati juga yuk,, Novel terbaru Author Cinta Dalam Perjodohan..


Semoga kalian juga menyukainya..

__ADS_1


Love you all


😘😘😘😘


__ADS_2