
Setelah seharian jalan-jalan akhirnya Alice mengajak Cila menuju sebuah Butik langganannya..
Dia akan membeli baju di sana,
" Mommy akan mengajak kamu ke Butik Langganan Mommy,, di sana banyak gaun juga baju yang bagus sayang,,
Nanti Kita liat-liat ya..
" Iya Mom,,
Alice dan Cila masuk ke dalam Mobil,
Setelah sekitar 30menit akhirnya mereka sampai di depan sebuah Butik..
Cila menatap Butik itu,,
Ya itu adalah Butik Beauty, Butik milik Tante Diana..
Cila terus berdiri dan memandang Butik itu..
Dia bingung harus bagaiman, tidak mungkin dia tidak masuk ke dalam, namun juga tidak mungkin lagi jika dia menceritakan semua kepada Alice..
Alice menatap Cila yang melamun,,
" Cila,, Kok malah melamun,, Yuk kita masuk..
" Ah,, Iya Mom,,
Tiba-tiba ponsel Cila berdering, dia pun pamit untuk mengangkat telponnya dulu..
" Mom,, Cila angkat telpon dulu ya..
" Oke sayang,, Mommy masuk dulu ya..
" Iya Mom,,
Alice masuk ke dalam Butik sedangkan Cila terlihat menerima telpon dari seseorang..
-
Alice berjalan masuk, dia melihat sekeliling..
Dan Melihat gaun di sana..
Tiba-tiba seorang wanita menghampirinya..
" Jeng Alice,, apa kabar.. ucap Tante Diana
" Ah Mba,, Baik.. Mba sendiri gimana
" Baik dong,, Oya baru kelihatan kemana aja..
" Iya Mba,, saya ikut suami di Jerman..
" Pantes saya jarang melihat..
__ADS_1
Silah-silah,, banyak model terbaru dari Butik Kami,, Kita juga baru saja pakai desainer baru..
Alice berjalan melihat-lihat gaun di sana..
Namun dia sepertinya kurang menyukainya, dia lebih suka dengan desain dulu..
" Gimana Jeng,, Ini bagus-bagus Lo,, desain baru dan belum ada di butik lainnya..
" Mba,, Desainer yang biasa dengan saya mana ya.. Kok saya gak lihat..
" Nita Maksud Jeng Alice..
" Iya Mba,, Kemana dia..
Saya lihat juga gak ada ya desain dia..
" Nita sudah saya pecat Jeng,, dia sudah merugikan saya..
Tante Diana terus menjelekan Bu Nita di depan Alice, Dia tau jika Alice sangat menyukai Desain Bu Nita dan selalu membeli gaun hasil jahitannya..
-
Cila yang baru saja akan masuk ke dalam Butik tiba-tiba tangannya di tarik oleh seseorang..
Cila menoleh dan ternyata itu adalah Sintya..
" Aduh,,, Rintih Cila
" Mau apa lagi Lo ke sini Hah,,
" Lo bener-bener gak tau malu banget ya..
Ibu Lo sudah dipecat dan Lo ke sini pasti akan mencari Irvan kan..
Gag usah mimpi deh Lo, Tante Diana juga gak bakal menerima Lo..
" Maksud kamu apa si,, Aku gag pernah ya deketin Irvan..
" Mana ada maling ngaku,,
Gara-gara Lo sekarang Irvan jauhin gue, Irvan gag mau ketemu sama gue.. Semua itu pasti karena Lo kan..
Sintya terus menghina Cila,,
Sebenarnya Cila sangat kesal dengan sikap Sintya namun dia juga menahan emosinya karena di dalam ada Mommy Alice dan dia tidak mau mempermalukannya..
Suara Sintya terdengar sampai dalam Butik, Alice dan Diana yang sedang mengobrol pun mendengarnya..
" Sebentar Jeng Saya lihat di Luar dulu,, silahkan Jeng Alice lihat-lihat dulu
Diana langsung berjalan keluar karena penasaran dengan keributan di luar,,
" Astaga Ribut apa si ini,,
" Tante Liat, wanita ini masih berani ke Butik pasti dia akan mencari Irvan kan..
__ADS_1
" Oh jadi kamu,,
Ngapain kamu ke sini lagi Hah,, gag usah mimpi kamu bisa bertemu dengan Irvan lagi..
Dan asal kamu tahu aja ya,, sampai kapan pun saya tidak akan merestui kamu..
Saya tidak mau mempunyai menantu seperti kamu, kamu itu cuma mau memanfaatkan Irvan kan,, Kamu orang miskin tidak sebanding dengan Irvan Cila..
" Cila,, Sayang,, Kamu kenapa Nak.. Ucap Alice menghampiri Cila yang meneteskan air matanya..
" Jeng Alice,, Kok kenal dengan wanita murahan ini
" Maaf Mba,, siapa yang mba bilang wanita murahan..
" Itu Cila,, dia kan wanita murahan,, dia juga ibunya sama saja Jeng,,
" Astaga Mba Diana..
Jaga ya mulut Mba,, Jangan asal nuduh Mba.. Cila anak yang baik dan bukan wanita murahan Seperti yang Mba bilang..
Dan asal Mba Diana tau, Cila adalah calon menantu Saya..
Saya kecewa dengan sikap Mba Diana..
Dan Saya tidak akan lagi berlangganan di Butik Ini..
Alice langsung menggandeng Cila meninggalkan BUtik itu, dengan Diana dan Sintya yang masih berdiri mematung di sana..
-
Alice memeluk Cila yang terus menangis, dia memang tidak tau masalah antara mereka sampai Diana menganggapnya wanita murahan..
Alice pun tidak mau menanyakan ini kepada Cila dengan melihat Cila yang terus menangis seperti ini..
Alice hanya terus menenangkan Cila yang masih memeluknya..
-
Diana masih tidak percaya dengan ucapan Alice jika Cila adalah calon menantunya..
Namun jika memang semua ucapannya benar dia pun harus bersiap-siap mendapatkan nasib buruk karena dia tau siapa Alice juga keluarganya..
" Tante,, siapa wanita yang bersama Cila tadi kok dia bilang kalo Cila calon menantunya..
" Kamu gak tau siapa wanita itu,,
Dia adalah Alicia Vernandes istri dari Steve Vernandes Pengusaha No 1 se ASIA
" Apa tante bilang,, tapi kenapa Cila bisa bersama dia, dan dia bilang jika Cila calon menantunya..
" Sintya,, Tante takut,, bagaimana jika mereka tidak terima dengan ucapan kita dan akan balas dendam..
" Tante tenang saja,,
Sintya akan bilang sama Papa, Papa pasti kenal dengan mereka dan Papa pasti bisa kok mengatasi ini semua..
__ADS_1
Diana hanya terdiam, dia takut jika akan terjadi sesuatu dengan keluarga atau butiknya..