
Alice terbangun karena mendengar suara ponsel Steve yang terus berdering,
Dia pun menoleh ke samping dan melihat Steve yang masih tertidur pulas dengan memeluknya dan sepertinya dia tidak mendengar ponselnya berdering..
Alice pun menggoyangkan tubuh Steve untuk membangunkannya..
" Yank,, bangun Yank,, ucap Alice
" Hem,, kenapa Yank,, ucap Steve dengan suara khas bangun tidurnya..
" itu ponsel kamu bunyi terus Yank,,
" Biarin aja Yank,, masih pagi,,
Steve tetap dalam posisinya dan sama sekali tidak menghiraukan ponselnya yang terus berdering..
Alice pun hanya menurutinya karena dipun sama sekali tidak bisa bangun, tangan Steve masih memeluknya erat..
Sampai akhirnya ponselnya sudah tidak berdering dan diapun kembali terlelap..
********
Ditempat Lain Tania langsung melempar Ponselnya karena Steve tidak sama sekali mengangkat telponnya..
Ini adalah hari ulang tahun Steve dan Tania akan mengucapkan dengan menelfon namun sayang rencananya.
-
Steve terbangun karena merasakan cahaya yang masuk ke dalam kamarnya..
Dia pun meregangkan otot-ototnya dan melihat Alice yang masih terlelap dia pun mencium keningnya, pandangan matanya menuju perut Alice dia pun tersenyum dan menyapa anak nya..
" Pagi kesayangan papa,, ucap Steve mengusap juga menciumnya..
Dia pun membiarkan Alice tertidur..
Steve berjalan menuju kamar mandi karena dia sudah harus pergi ke Kantornya setelah beberapa hari terus menemani Alice..
Sekitar 20menit Steve keluar berjalan mengambil baju di dalam lemari dan memakainya..
Alice membuka matanya dan melihat Steve sedang bersiap-siap pun langsung berjalan menghampiri..
" Kok kamu gag bangunin aku Yank,, ucap Alice
" Kamu sangat nyenyak aku gag tega banguninnya..
" Kamu mau ke kantor Yank,,
" Kamu gapapa kan aku ke kantor
" Gapapa,, ucap Alice membantu Steve mengancing kemejanya..
Steve melihat Alice dan tangannya memeluk pinggang rampingnya..
" Selesai,, ucap Alice
" Makasih sayang,, ucap Steve mengecup bibir Alice..
" Aku belum mandi,,
" Emang kenapa hem,,
" Aku malu Yank,,
" Aku udah melihat semua sayang, kenapa harus malu
" Dih,, udah aku mau mandi dulu kamu tunggu aku dibawa ya..
" Oke Sayang..
Alice berjalan masuk ke dalam kamarnya dan Steve mengambil Ponsel diatas meja dan melihat banyak panggilan masuk disana..
Steve membulatkan matanya setelah melihat Tania yang terus menelponnya, dan mengirimkan pesan ucapan ulang tahun dan mengajaknya untuk bertemu..
" Mau apa lagi perempuan itu, gumam Steve dengan emosi..
Alice yang keluar kamar mandi merasa heran dengan Steve yang masih duduk dengan menatap ponselnya..
" Kamu masih disini Yank,, ucap Alice
" Oh Ya,, nunggu kamu ucap Steve dengan menghapus pesannya..
__ADS_1
" Ya Udah yuk, kita turun kamu harus sarapan udah siang,,
Merekapun langsung turun dan menuju meja makan, namun Alice malah menuju ruang tengah karena dia masih merasa mual ketika melihat nasi..
Steve langsung membuatkan susu untuk Alice dan membawanya ke ruang tengah..
" Sayang,, minum dulu susunya..
" Makasih Yank,,
Alice terus meneguknya,
-
Alice pun mengantar Steve sampai di depan mobilnya, Alice memang masih belum berangkat kuliah karena Steve masih melarangnya..
" Aku berangkat ke kantor dulu ya,, kamu hati-hati dirumah, jangan cape-cape Oke..
" Iya sayang,,
Steve pun kemudian berjongkok dan berbicara dengan anak di dalam perut Alice
" Sayang,, papa berangkat kerja dulu kamu baik-baik sama mommy ya,
" Iya papa,, papa juga hati-hati ya, ucap Alice
Steve tersenyum mendengat dia pun mengecup kening Alice dan masuk ke dalam mobilnya..
Alice langsung masuk setelan mobil sudah tak terlihat..
-
Alice langsung berjalan menuju taman samping rumahnya dan bermain ponsel disana, dia melihat-lihat perlengkapan bayi..
*********
Tania terlihat akan bersiap, dia akan menemui Steve di kantornya karena Steve tidak menjawab pesannya atau bahkan menelponnya balik..
Diapun terlihat menyiapkan sebuah kado untuknya, dengan perasaan sangat senang berharap Steve akan kembali dengannya dia pun berjalan menuju mobilnya..
-
Alice beranjak akan menuju kamarnya namun Pak Hendra memanggilnya..
" Ah Iya,, kenapa Pa..
" Apa Nona belum tau kalo hari ini Tuan ulang tahun,,
" Apa,, kenapa baru kasih tau aku Pa,, aduh aku bener-bener gag tau,, aku akan bersiap-siap tolong Pak Hendra bilang sana mereka untuk mengantar saya ke kantor Steve..
" Baik Nona..
"Astaga,, kenapa aku sama sekali gah tau ulang tahun suami sendiri coba, istri macam apa aku ini" gerut Alice sambil masuk ke dalam kamarnya..
Dia pun mengambil dress bunga berwarna putih dipadukan dengan jaket jeans warna biru muda dan di pun memakai snacker putih tidak ketinggalan dia mengambil sling bag hitam kecilnya..
" Ayo,, kita ke Kantor Steve ucap Alice saat sudah di depan mobilnya..
" Baik Nona,,
Merekapun langsung menuju kantor Steve namun tiba-tiba Alice berpikir dia akan membelikan Tar juga membeli kado buatnya..
" Em,, Kita mampir di toko kue juga Mall dekat Kantor Steve ya..
" Baik Nona..
-
Alice turun dari mobil dengan membawa dua paper bag ditangannya diapun berjalan masuk ke dalam kantor..
" Selamat Siang Non,, ucap Resepsionis..
" Siang,, Apa Steve ada diruangan Mba
" Tuan ada di dalam Nona
" Oke Terimakasih Mba..
Alice pun kembali berjalan masuk, dia langsung menuju ruangan Steve..
Langkahnya terhenti saat dia mendengar suara seorang wanita di dalam ruangan..
__ADS_1
" Aku menyesal Steve, aku masih sangat mencintai kamu,,
" Terlambat,, saya sudah menikah dan akan segera mempunyai anak,,
Alice merasa sangat penasaran diapun membuka pintunya..
Ceklek,,
Pintu terbuka, dan terlihat seorang wanita dengan pakaian super minim berdiri di depan Meja Steve, sedangkan Steve terlihat duduk dengan memandang leptopnya..
" Sayang,, ucap Steve berdiri dan langsung menghampiri Alice yang berjalan mendekat..
Tania pun menoleh dan tersenyum sinis ke arah Alice..
" Kamu apakan Steve sampai dia menikahi kamu,, ucap Tania
" Saya hanya memberikan apa yang dia mau,, ucap Alice
" Kamu sengaja kan membuat diri kamu hamil agar Steve terus bersama kamu,,
" Tidak,, kehamilan aku itu atas kehendak Yang diatas juga karena Steve yang menginginkannya..
Sebagai sesama perempuan harusnya anda tau apa yang anda lakukan, Steve sudah menikah dan akan mempunyai anak kalo saya jadi anda saya akan berhenti mengejarnya dan akan berusaha ikhlas..
Tania terlihat sangat geram mendengar ucapan Alice, dia pun langsung berjalan keluar dan terdengar keras suara pintu tertutup..
Steve memandang Alice dan langsung memeluknya, entah karena dia takut Alice akan marah atau karena ucapan Alice kepada Tania..
" Yank,, lepasin ah,, ucap Alice mendorong tubuh Steve
" Sayang,, Aku minta maaf
Alice mengeryitkan dahinya dia bingung dengan ucapan Maaf Steve..
" Aku beneran gag ngapa-ngapain sama dia
Alice berjalan menuju sofa dan terlihat duduk disana, sedangkan Steve terus membuntutinya..
Alice terlihat membuka paper bag yang dibawanya..
Steve bingung melihat tingkah Alice..
" Yank,, kamu.. Ucap Steve
" Selamat Ulang tahun suamiku,, Maaf aku telat ngucapinnya,, aku baru tahu dari Pak Hendra..
Steve tersenyum, dia merasa lega ternyata Alice tidak marah kepadanya..
" Make A wish dulu Yank, baru kamu tiup lilinnya..
Steve pun terpejam dan setelah kemudian dia meniup lilin..
" Makasih sayang,, ucap steve mencium kening Alice..
Alice pun kembali membuka pepar bag satunya dan memberikan kotak kecil kepadanya..
" Apa ini Sayang,,
" Buka aja,, semoga kamu suka Yank..
Steve pun membuka kotaknya dan melihat sebuah jam tangan, Steve pun tersenyum dan langsung mengambil bahkan langsung memakainya dan melepas jam tangan lamanya..
" Sayang,, kamu kapan beli semua ini
" Bagus Yank,, kamu suka
" Suka sekali Sayang,, makasih ya
Steve menarik Alice ke dalam pelukannya dia merasa sangat bahagia, mendapatkan kejutan dari Istrinya..
Sebenarnya dia tidak berharap mendapatkan kejutan seperti ini..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sore Kesayangan,,, 😘😘
Selamat malam minggu, semangat ngumpulin point, semangat ngumpulin Vote..
Bantu Author dong biar makin semangat Up,,
Like,, Vote juga Komen kalian mana nie,,
__ADS_1
Love You All
💋💋💋