
Setelah mereka bertemu dengan Keluarga Alex Wahid Steve langsung membawa Alice pulang karena memang sudah sore..
" Yank, kita pulang apa kamu mau kemana ucap Steve saat mereka di dalam mobil
" Em,, pulang langsung aja,,
" Siap Tuan Putri,,
Alice tersenyum mendengar ucapan Steve..
Dia tidak menyangka akan diperlakukan seperti ini apalagi oleh seorang Steve Vernandes yang terkena akan sikap dinginnya..
Tapi kalo bersamanya dia bahkan tidak terlihat dingin bahkan sangat romantis juga selalu memanjakannya..
Dalam perjalanan mereka terdiam dengan pikiran masing-masing,,
Alice yang tidak pernah menyangka akan hidupnya sekarang, sedangkan Steve yang sangat bahagia mempunyai istri kecil seperti Alice bukan hanya cantik, berhati baik Bahkan dia bisa membuatnya jatuh cinta kepadanya..
Mobil mereka masuk dalam sebuah gerbang tinggi, bangunan yang sangat megah..
Ya itulah rumah mereka..
Steve langsung menggandeng tangan Alice masuk ke dalam rumahnya..
" Selamat sore Tuan, Nona ucap Hendra
" Sore Pak Hendra,, ucap Alice tersenyum
Mereka berjalan menuju kamarnya, Alice langsung meletakan tasnya dan melepas sepatunya dia langsung berjalan menuju kamar mandi, sedangkan Steve terlihat merebahkan badannya karena seharian harus mengurus Perusahaan..
Alice keluar kamar mandi dengan sudah memakai celana pendek diatas lutut dengan kaos polosnya dia menatap Steve yang ternyata memejamkan matanya dengan masih menggunakan pakaian lengkap kerja juga sepatunya pun belum dicopotnya..
Alice menghampirinya dan mencopot sepatunya, Alice memandang wajah Steve dari dekat dan tangannya menyentuh wajahnya, dia pun mendekatkan wajahnya dan mencium kilas bibirnya..
Dia pun beranjak keluar dan membiarkannya tidur..
Alice berjalan menuju dapur dan melihat pelayan yang sedang memasak..
" Masak apa Mba,, ucap Alice
" En,, Non,, Ini masak sup..
" Biar saya yang masak Mba,,
" Jangan Non, ini sudah tugas saya..
" Gapapa,, lagian saya juga masak untuk suami saya..
" Tapi Non,,
__ADS_1
Alice tidak mendengarkan dan dia tetap mengambil alih untuk memasak..
Dia memang tidak mahir memasak namun dulu dia pernah diajarkan ibunya masak..
Di dalam kamar Steve membuka matanya..
Astaga kenapa aku ketiduran, gumamnya..
Dicarinya Alice namun tidak ada di kamar, dia pun menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya..
Alice masih sibuk masak, sebagian makanan sudah matang tinggal di tata di meja..
Dia pun melanjutkan untuk memasak sup karena melihat Steve yang kelelahan dan dia pun berinisiatif membuatkannya..
Steve berjalan turun, dia melihat Alice yang sedang memasak di dapur,,
Dia pun mendekatinya dan memeluknya dari belakang..
" Sayang,, ucapnya
Alice yang sedang memotong sayuran pun merasa kaget dan pisaunya mengenai jari Alice..
" Aw,,, rintih Alice dengan memegang jarinya
" Astaga,, Sayang,, Maaf Maaf aku gag sengaja,, sakit ya,, ucap Steve dengan memegang jari Alice..
Steve langsung membawa Alice duduk dan dia pun sibuk mencari kota P3K,,
Steve langsung memplester lukanya, dia menatap Alice..
" Sayang,, Maaf ya gara-gara aku ngagetin kamu jadi gini ucap Steve menunduk
" Hei,, ini hanya luka kecil Steve lagian dulu aku juga sering kena pisau saat membantu ibu..
Steve langsung memeluk Alice,,
" Aku gag akan biarkan kamu terluka sedikitpun Yank,,
" Aku percaya Steve, ucap Alice dengan mendongakkan kepalanya..
Aku lanjut bikin sup nya dulu, ucap Nya
" No,, kamu duduk aja biar aku yang lanjutin ucap Steve berjalan menuju dapur..
Alice tersenyum dan menyangga tangannya melihat suaminya yang sedang memasak dia terlihat lebih tampan saat memasak..
Hendra yang akan masuk ke dalam dapur pun dibuat kaget melihat Tuannya yang sedang memasak,
Alice memandangnya dan mengangguk memberinya isyarat untuk membiarkannya..
__ADS_1
Hendra pun berjalan balik keluar dapur..
Alice berjalan mendekat, dia ingin melihatnya
" Apa kamu bisa masak Steve..
" Apa zi yang engga bisa dilakukan oleh seorang Steve,, ucapnya sombong..
" Ok,, Ok,, aku bakal cicipin masakan kamu
Steve pun melanjutkan memasaknya dan Alice hanya berdiri memandangnya..
Setelah semua matang, Alice akan menatanya di meja namun Steve melarangnya,,
" No Sayang, tangan kamu terluka biar semua aku aja ok..
Alice pun membiarkannya dan duduk di kursi makan,
Steve bahkan mengambilkan makan untuk Alice dan langsung menyuapinya..
" Steve,, aku bisa sendiri
" Tangan kamu luka Yank,, kamu nurut aja ok
" Jari aku luka sedikit,
Steve pun tidak mendengarnya dan bahkan terus menyuapi Alice..
" Steve,, masakan kamu enak ternyata ucap Alice sambil mengunyah makanan dimulutnya
" Terus,, gimana cara kamu buat berterimakasih hem,, ucap Steve
Alice langsung membulatkan matanya, dia tau pasti Steve menginginkan sesuatu darinya..
Steve tersenyum licik menatap Alice yang hanya terdiam dan tidak menjawab..
Dia selalu sukses membuat Alice memantung dengan ucapannya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Raider Kesayangan,,
Apa kabar Kalian.. 😘😘
Makasih sudah setia nunggu Author.. Maaf kalo Up lama,,
Author bingung udh Up tapi masih terus review.. 😢😢
Like Vote Komen kencang kalian dong.. 😁😁
__ADS_1
Love You All
💋💋💋