
Steve cukup merasa heran karena Alice hanya diam dan tidak membalas pelukannya,,
Akhirnya Steve pun melepas pelukannya dan menatap wajah Alice yang juga menatapnya..
" Sayang,, ucap Steve sambil mengusap kepala Alice
" Kenapa dia Ada disini, untuk apa Yank,,
" Dia,, Dia,, cuma,, ucapan Steve menggantung dan Alice langsung menatapnya penuh selidik..
" Cuma mengucapkan ulang tahun dan ngajak diner,, ucap Steve ragu
" Oh,, jadi yang terus telpon dari pagi itu Tania
" Iya,,
Alice langsung berdiri namun Steve menariknya ke pangkuannya,
" Sayang,, ucap Steve dengan menempelkan dagunya diatas bahu Alice
" Yank,, aku lagi marah sama kamu..
" Sayang,, Aku Minta maaf,, aku beneran gag janjian dengannya..
" Berati kalo tadi aku gag ke sini kalian pasti akan makan bareng kan..
" Astaga Yank,, kamu tu ngaco ngomongnya
Gag mungkin lah, lagian mending aku makan bareng istri aku ini dari pada perempuan lain
" Gag udah gombal deh,,
" Kapan aku gombalin kamu zi Yank,,
" Terus kenapa kamu gag bilang kalo kamu ulang tahun
" Sayang,, ngapain aku bilang itu gag penting yang terpenting buat aku sekarang adalah kamu juga anak Kita..
Mata Alice berkaca-kaca mendengar ucapan Steve, Dia pun langsung memeluknya..
" Maafin aku Yank,, harusnya aku tau kamu ulang tahun,,
" Hei,, kenapa malah menangis,, aku kan bilang Yank itu gag penting,, tapi aku juga bahagia Yank,,
" Maksudnya
" Karena kejutan dari kamu, hadiah dari kamu dan yang paling membuat aku bahagia karena kita akan segera mempunyai anak itu adalah kado terindah buat aku selain mempunyai istri seperti kamu..
" Aku sayang kamu Steve,, Sayang banget,, jangan pernah tinggalin aku,,
" Gag akan pernah Yank,, aku juga dangat menyayangi kamu..
Steve pun melepaskan pelukannya, mengusap air mata dipipi Alice dan mengecup bibir Alice..
***********
Tania melanjutkan mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata membelah jalanan kota yang terlihat padat oleh kendaraan..
__ADS_1
Dia sangat emosi dengan apa yang sudah di lihatnya,,
Dia tidak menyangka laki-laki yang dulu sangat mencintainya sekarang sudah menjadi milik orang lain,,
Dia tau semua ini adalah salahnya dulu, namun dia tidak akan menyerah sampai dia mendapatkannya kembali..
Apa yang sudah menjadi miliknya akan terus menjadi miliknya..
-
Setelah cukup lama Alice menemani Steve dikantornya dia pun mulai merasa bosan karena dia hanya duduk melihat Steve yang sedang membereskan berkasnya,,
" Yank,, aku pulang deh ya
" Lo kenapa,,
" Aku bosan Yank, dari tadi cuma liatin kamu dan aku gag ngapa-ngapain..
Steve melirik jam dan sudah pukul 12 siang akhirnya diapun mengajak Alice untuk makan siang diluar..
" Ya Udah kita makan siang aja gimana
" Em,, boleh deh Yank aku juga udah laper
" Bentar aku beresin ini dulu Ya,,
Alice mengangguk dan setelah selesai mereka pun berjala keluar dengan Alice memeluk lengan Steve..
-
" Sayang,, aku boleh tanya sesuatu ucap Steve
" Kenapa kamu langsung ke kantor bawa cake juga kado, dan dari mana kamu tau kalo aku suka dengan jam tangan seperti ini, terus kapan kamu membeli semuanya..
Alice membulatkan matanya mendengar pertanyaan Steve yang beruntun..
" Yank,, kamu nanya apa introgasi coba banyak banget,,
Steve hanya menolehnya dan tersenyum..
" kenapa aku ke kantor bawa cake juga kado karena suami aku ini ulang tahun..
Masa seorang istri gag tau kesukaan suami sendiri kan kita selalu bareng,,
Aku beli semua itu saat akan menuju kantor kamu,, ucap Alice
" Terus pasti dibalik semua itu ada alasan tersendiri dong Yank,,
" Karena aku sangat menyayangi juga mencintai Kamu Yank,, aku gag mau kehilangan kamu, cuma kamu yang aku punya, cuma kamu yang peduli dengan aku, cuma kamu yang membuat aku bahagia ucap Alice dengan meneteskan air matanya..
Entah mengapa Alice perasaan Alice campur aduk setelah mengucapkan alasanya..
Steve yang semula fokus dengan jalanan pun kemudian menoleh kearah Alice dan memperlambat jalannya..
Alice terlihat menunduk dan menyeka air matanya..
Steve langsung menepikan mobilnya dan memeluk Alice..
__ADS_1
" Sayang, aku gag punya pikiran sedikit pun untuk ninggalin kamu, aku juga sangat mencintai kamu juga anak kita, jadi aku mohon sama kamu buang semua rasa takut kamu itu,, karena semua itu tidak akan pernah terjadi..
" Kamu janji sama Aku Steve..
" Aku janji sama kamu,
Steve pun mengecup kening Alice dan mengusap kedua pipinya..
" Jadi kamu masih mau makan,
" Makan,, aku laper Yank..
Steve kembali melanjutkan mobilnya dan menuju restoran sesuai dengan keinginan Alice..
*********
Tania langsung masuk ke dalam rumahnya,
Dia pun melihat Aldi sedang duduk didepan Tv..
" Kamu sudah pulang Al,,
" Udah, Kaka dari mana
" Kantor Steve,,
" Mau apa Ka,,
" Bukan urusan kamu,, Al kamu bilang akan membuat Steve menjauhi perempuan itu tapi kapan,, selama ini hanya kaka yang usaha dan kamu,,
" Ka,, Sabar dulu,, Alice sedang hamil muda dan aku gag mau membuatnya celaka..
" Maksud Kamu, Al, kamu menyukai Alice
" Iya Ka, Al menyukai Alice dari pertama melihatnya dan Aldi akan berusaha merebutnya..
" Bagus dong, kalo kamu menyukai perempuan itu,, kamu bawa dia pergi dan jangan kembali lagi, dan Steve bisa kembali dengan Kaka..
" Al udah merencanakan semuanya Ka, tapi Al masih menunggu beberapa bulan lagi Al gag mau dia kenapa-kenapa,,
" Baiklah Al,, kaka percaya sama kamu,,
Tapi kaka minta kamu secepatnya membawa dia pergi. Ucap Tania dengan berjalan meninggalkan Aldi yang masih menatapnya..
Tania pun langsung masuk ke dalam kamarnya dan melempar tas juga sepatunya.. Dia pun merebahkan badannya diatas ranjang..
"Jadi selama ini Al menyukai perempuan itu, itu bagus, berti Al akan merebutnya dan membawanya pergi,, dengan begitu Steve akan kembali lagi bersamaku dan kita akan hidup bahagia,, hahahaha" gumam Tania
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai,,
Masih pada setia menunggu kelanjutan ceritanya,, 🤔🤔🤔
Like,, Vote,, komen kalian dong yukk bantu author kumpulin point juga dong,,
Love,, Love, Love,, you All
__ADS_1
💋💋💋💋💋💋